Semoga ada wakil dari putra/putri di BDB II yang bisa ikut 
Danone Nations Cup, apalagi bisa seperti Irvin Museng yang 
berhasil dikirim ke Ajax 

        -- A. Yahya Sjarifuddin.

Kamis, 03/07/2008 15:19 WIB
Danone Nations Cup
Percaya Pada Mimpimu
Rossi Finza Noor - detiksport

Jakarta - Believe in your dreams, percaya pada mimpimu. Begitulah
slogan yang selalu diusung oleh Danone Nations Cup (DNC) sejak
pertama kali digelar tahun 2000. Ya, "Piala Dunia" anak-anak ini
memang ingin mengajarkan anak-anak untuk dapat mewujudkan
mimpinya.

Kejuaraan yang dikhususkan untuk anak-anak berusia 10-12 tahun
ini dibuat dengan tujuan menciptakan suasana kegembiraan dan
persahabatan khas Piala Dunia. DNC ingin agar anak-anak tidak
sekadar bermain sepakbola, tetapi juga menikmatinya. Ada empat
nilai yang dijunjung oleh DNC, yakni keterbukaan, keikutsertaan,
sportivitas, dan kegembiraan.

Setiap tahunnya anak-anak dari berbagai negara di belahan dunia
(termasuk Indonesia) akan berkompetisi di Prancis untuk
memperebutkan trofi juara. Prancis adalah negara pertama yang
keluar sebagai juara tahun 2000 yang kemudian diikuti oleh
Reunion Island (2001), Argentina (2002), Afrika Selatan (2003),
Spanyol (2004), Rusia (2005), kemudian Reunion Island lagi
(2006), dan terakhir adalah (kembali) Afrika Selatan (2007).

Tahun ini ada 40 negara yang ikut berpartisipasi, termasuk
Indonesia. Prestasi anak-anak "Merah-Putih" di kejuaraan ini juga
tergolong bagus. Hasil terbaik yang pernah diperoleh mereka
adalah masuk posisi empat besar pada tahun 2006. Pada perhelatan
terakhir tahun 2007, Indonesia berada di posisi 29 besar.

Pada edisi tahun 2005 Indonesia mencetak sejarah dengan menjadi
tim yang paling produktif dalam sejarah DNC. Mereka berhasil
menorehkan 24 gol sepanjang kompetisi, meski akhirnya hanya hanya
menempasti posisi 11 dari 32 negara yang ikut serta.

Edisi tersebut juga mencatat nama anak Indonesia, Irvin Museng,
sebagai topskorer turnamen dengan 10 gol. Akibat penampilan
impresifnya itu, Irvin pun diundang untuk mengikuti seleksi masuk
akademi Ajax Amsterdam. Dari sekitar 3.000 anak yang mengikuti
seleksi, Irvin akhirnya terpilih. Ia pun menjadi satu-satunya
anak asal Asia yang saat itu berada di akademi Ajax.

"Itulah yang menjadi value dari kejuaraan ini. Di sini setiap
anak bisa mendapat pembelajaran mengenai teknik bermain
sepakbola," tandas Sekjen PSSI Nugraha Besoes pada konferensi
pers DNC di STC Senayan, Jakarta, Kamis (3/7/2008).

"Apa yang DNC tawarkan pada anak-anak adalah tidak hanya
kesempatan untuk mengukir nama Indonesia. Yang lebih penting
adalah kesempatan untuk memperoleh pengalaman yang tak terbeli.
Bertemu dan berkumpul dengan teman-teman dari seluruh dunia dalam
suasana akrab dan penuh nuansa persahabatan," kata Senior Brand
Manager Danone Aqua George Yudistira.



--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007 
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-

| Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------

Kirim email ke