Asslmkm.Wr.Wb.

Sesekali mungkin kita mengikuti acara Hati Nurani di El-Shinta TV. Kita kadang 
trenyuh dengan penderitaan mereka. Meskipun terkesan mengekspos penderitaan 
tapi acara semacam ini perlu agar hati kita menjadi lunak.

Tanggal 10 April nanti (Jum'at) acara ini rencananya bakal diisi oleh kisah 
kawan kantor yang menderita kanker tulang sejak lebih dari 5 tahun yang lalu. 
Dia tinggal di sekitar daerah Desa Gunung Bunder, Pamijahan, Bogor bersama 
isteri dan seorang anak.

Berikut kutipan/salinan dari tulisan tangan asli si Irawan (kawan itu) yang 
ditulis sebelum melakukan operasi di Singapore. Juga sekedar himbauan jika 
sekiranya ada keluasan rezeki di antara anggota milis ini untuk sekedar 
membantu.

Wassallam / Jaerony.-

******************************************************************


Assalammu alaikum wr. Wb.



Pertama - tama Irawan dan Keluarga mengucapkan banyak - banyak terima kasih 
kepada semua yang berada di Keluarga besar PT Internusa. Atas bantuannya yang 
tidak henti-hentinya berupa materi dan doa yang diberikan kepada Irawan untuk 
menuju kesembuhan Irawan.

 

Maksud dan tujuan Irawan mengirim surat ini tiada lain, Irawan mau minta maaf 
atas kesalahan Irawan selama ini. Dan Irawan mau minta doa dan restunya kepada 
semua keluarga besar Internusa.

 

Kemarin tgl 8 September 2008 Irawan kontrol untuk terakhir kali setelah sekian 
lama Irawan menjalani pengobatan. Waktu dulu Bulan Mei bertepatan dengan ulang 
tahun PT Internusa Irawan di vonis telah bebas dari kanker. Tapi mungkin Allah 
berkehendak lain, ketika Irawan kontrol terakhir kali, ternyata penyebaran 
kanker Irawan menambah ganas dan menyebar ke seluruh bagian Sumsum dan Tulang.

 

Irawan sangat bingung dan syock. Apa yang terjadi dan apa yang harus Irawan 
lakukan. Seolah - olah Irawan tidak dapat menerima kenyataan ini.Tetapi Allah 
Maha Adil dan Penyayang, ketika Irawan bingung dan syock, Allah memberikan 
Rahmat serta Hidayahnya kepada Irawan.

 

Irawan dipanggil tim dokter yang menangani penyakit Irawan selama ini. Beliau 
adalah tim dokter yang sedang praktek di Indonesia. Dia adalah dokter-dokter 
dari Singapura, Jepang dan Cina.

 

Lalu Irawan diberi kesempatan untuk diobati di Singapura atas dasar penyakit 
Irawan dijadikan sebagai bahan penelitian, Praktek dan Experimen. Karena 
penyakit Irawan masih langka yaitu Sumsum ganas / Infeksi sumsum yang dengan 
cepat menggerogoti tulang sehingga orang yang mengidap penyakit itu enggak akan 
kuat karena tulang makin lama makin tipis bahkan sampai habis atau bisa di 
sebut kanker tulang.

 

Setelah Irawan dan keluarga pikir-pikir ini jalan terbaik buat Irawan walaupun 
Irawan diobati dengan cara dijadikan experimen atau percobaan. Dari pada Irawan 
di rumah tidak menentu hanya bisa menunggu ajal, karena biaya yang harus Irawan 
keluarkan bisa mencapai puluhan juta.

 

Mungkin ini semua jawaban atas doa Irawan, keluarga dan saudara-saudara Irawan 
yang ada di kantor. Dan mungkin ini Rahmat serta Hidayah yang diberikan Allah 
kepada Irawan untuk menuju kesembuhan.

            

Mungkin dengan cara ini Irawan berniat untuk ikhtiar agar Irawan bisa sembuh 
dan bisa membahagiakan keluarga Istri dan anak Irawan, tidak hanya bisa 
menyusahkan terus.

 

Dengan begitu Irawan mau minta doa dan bantuannya agar Irawan bisa berangkat 
berobat dan sembuh dari penyakit yang selama ini Irawan derita.

 

Kalau tidak ada halangan dan untuk mengurus surat-suratnya cepat Irawan bisa 
berangkat sebelum lebaran. Tapi kalau sebaliknya berarti Irawan berangkat 3 
hari setelah lebaran.

 

Irawan harap semoga semua yang peduli dengan penderitaan Irawan dan keluarga 
bisa memaafkan Irawan, karena Irawan  selama ini telah banyak menyusahkan, 
merepotkan, mengganggu dan selalu meminta bantuan biaya pengobatan yang sangat 
besar nilainya.

 

Semoga Bapak, Ibu, Mba dan saudara-saudara iklas dan tulus menyisihkan sedikit 
banyaknya Rizki untuk  Irawan agar Irawan mendapat kesembuhan.

 

Dan Irawan mengucapkan banyak terima kasih kepada Yth. Pak Iskandar Z yang 
tidak henti-hentinya memberikan bantuan pengobatan Irawan mungkin tidak akan 
terhitung nilainya, semenjak Irawan sakit sampai sekarang terus mengalir, 
seperti doanya yang dipanjatkan Pak Iskandar kepada Allah untuk kesembuhan 
Irawan.

 





Terima kasih kepada para pimpinan Irawan : Pak Farid, Pak Aep, Pak Hendi, Pak 
Budi, Pak Ervani, Pak Fence, Pak Novian, Pak Rudi, Pak Radian, Mba Tanti dll, . 
ygang dengan iklas dan sabar memberikan bantuan berupa Materi, Doa dan Saran 
yang tidak henti-hentinya dan tidak bosan-bosannya diberikan kepada Irawan.

 

Terima kasih banyak kepada Mba Puji dan Mba Farah, yang begitu sabar dan Iklas 
memberi saran dan mengkoordinir mengumpulkan bantuan dari keluarga besar PT 
Internusa yang ada di Atrium, Ancol, Gudang,  WQA, Cab. Bandung, Cab. Cikarang 
dll.

 

Dan terima kasih banyak kepada Bapak, Ibu, mba Saudara keluarga besar PT 
Internusa yang tidak henti-hentinya menyisihkan sedikit banyaknya rizki guna 
membantu pengobatan Irawan dari semenjak Irawan sakit sampai sekarang tidak 
henti-hentinya.

 

Terima kasih semuanya, semoga Allah membalas kebaikan ini dengan rizki yang 
melimpah dan dijadikan Amal Ibadah untuk bekal di Akherat nanti.

 

Untuk mengakhiri surat Irawan, Irawan memohon Saudara-saudara keluarga besar PT 
Internusa, PT FPS, PT WQA , PT Intan untuk sudi menyisihkan sedikit banyaknya 
Rizki untuk memberikan sedikit perhatian kepada Anak Irawan yang masih 
memerlukan susu dan istri Irawan yg sangat memerlukan biaya kematian orang 
tuanya,  dan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri layaknya seorang muslim 
membayar Zakat.

 

Tolong Bapak, Ibu, mba, Saudara-saudara beri kesempatan Istri dan Anak Irawan 
kebahagiaan. Selama ini Irawan sakit mereka sangat menderita. Kekurangan 
sandang pangan dan perhatian sampai sampai tgl 29 Agustus istri Irawan menjadi 
Yatim Piatu.

 

Dengan keadaan istri dan anak Irawan bahagia dirumah menambah kuat mental dan 
tegar Irawan ketika menjalani pengobatan.

 

Mungkin sampai disini surat dari Irawan. Apabila ada kata-kata yg kurang 
berkenan dihati, Irawan minta maaf yang sebesar-besarnya.

 

 

                                                                                
                Wassalamualaikum wr.wb

                                                                                
                     (Irawan dan keluarga)



*************************************************

 



Update terakhir dari kawan di MTF+ (Majelis Taklim FPS Plus, Atrium Senen, 
Jakarta Pusat) :



From: budi satoto 
To: [email protected] ; [email protected] ; Novian Amrah Putra ; 
Fentje ; RDN 
Sent: Friday, April 03, 2009 5:46 PM
Subject: Kisah Irawan


Assalaamu'alaikum wr.wb.

Hari ini Irawan (teman kita di IHB Ancol) datang ke Atrium setelah sekian lama 
tidak masuk karena berobat, dan kebetulan ngobrol cukup lama dengan saya.
Ada beberapa info yang ingin saya sampaikan :

1. Senin, tgl. 6 April jam 14, ybs berangkat berobat lagi ke RS. Elizabeth 
Singapura untuk yang keempat kalinya (cangkok tulang/ penggantian tulang 
besar), dikawal Peduli Kasih - SCTV, setelah operasi yang ketiga gagal.
Menurut info ybs, dari operasi itu peluang kembali normal 40%. Ada kemungkinan 
konsekuensi dari operasi itu kaki kanan akan lumpuh.
Wallaahu 'alam, hanya Allaah yang Maha Mengetahui seluruh rahasia yang ada di 
langit dan di bumi.

2. Selain mengawal berobat, Program Peduli Kasih - SCTV juga telah memberikan 
kios bangunan, alat-alat listrik, dan alat2 pertanian kepada Irawan dan Kelg 
untuk dikelola sebagai sumber nafkah.
Alhamdulillaah, kios ini telah mulai beroperasi 30 Maret 2009 lalu.

3. Ybs masih membutuhkan biaya-biaya akomodasi tambahan untuk dan selama 
berobat serta biaya rumahtangganya. Untuk itu, bagi teman2 yang ingin 
memberikan kepeduliannya (kalau bisa Senin sebelum jam 12.00, tapi setelah 
itupun dipersilakan...) bisa ditransfer ke istri ybs :

        PARWIH
        BANK MANDIRI
        REK. No. 1330005078134

Untuk Jakarta, bisa dikoordinasikan oleh Ibu Farah.

4. Lainnya : Ikuti kisah Irawan yang diliput oleh Elshinta TV dalam program 
Jalinan Kasih yang ditayangkan pada tgl. 10 April 2009 jam 13.30 atau 18.30.

Mohon bantuannya, agar bisa di-forward ke masing-masing timnya.

Semoga Allaah SWT memberikan kesabaran dan kekuatan untuk tetap sabar serta 
kesembuhan. Amin. 
Tks.

Wassalaamu'alaikum wr.wb.
BSA


 

Kirim email ke