Artikel yang bagus dari milis sebelah siapa tahu berguna. 
Tidak cuma nyinyir gunjingin para caleg yang stres misalnya.

Have a nice day!

Wass / Jaerony.-

***************************************************************

TEKANAN HIDUP


Masalah atau tekanan hidup adalah bagian dan kehidupan di dunia dan tidak 
seorangpun yang dapat mengelakkannya. Hidup di dunia penuh dengan Tekanan. 
Siapapun kita, apapun, Profesi anda, usia anda,jabatan anda tidak akan bisa 
menolong. Usaha yang kita lakukan dengan sekuat tenaga terkadang hanya 
membuahkan Sebuah himpitan yang berat. Bagaimana supaya kita tetap kuat di 
dalam tekanan hidup yang kian hari kian berat terasa dalam menjalani. Tekanan 
hidup atau dalam bahasa Inggrisnya ‘stress’ berasal daripada perkataan yunani 
“stringere” yang berarti “ketat” atau “tegang”.

Hidup memang kadang tidak memberi kita banyak pilihan. Ada saatnya kita harus 
menerima tekanan kehidupan. Persoalannya adalah bagaimana menyikapi tekanan 
itu. Ibarat sebuah ban, jika dipompa sesuai ukuran akan bagus untuk dugunakan, 
tapi jika diberi tekanan angin berlebihan akan meledak. Satu hal yang kita 
tidak boleh lupa, jika ban itu tidak diberi tekanan berupa angin, maka ban 
tersebut tidak berguna. Demikian juga hidup, tekanan bisa kita jadikan momentum 
untuk maju, walau selangkah demi selangkah. Umumnya orang yang mampu memanage 
tekanan hidup akan bersikap lebih dewasa dan akan lebih arif dalam menjalani 
hidup. Tapi orang yang tidak mampu keluar dari tekanan, hidupnya biasanya akan 
jalan stagnan, mundur atau bahkan hancur berkeping-keping seperti ban yang 
kelebihan tekanan.

Tekanan yang dihadapi manusia dalam hidup dikelompokkan dalam tiga sumber. 
Pertama, tekanan oleh kejadian katastrofik yang terjadi tiba-tiba dan tidak 
terduga. Kedua, tekanan masa transisi terkait dengan tahapan perkembangan 
jiwa.Ketiga, tekanan berlanjut dalam hidup keseharian. Dalam satu waktu manusia 
akan sekaligus menghadapi ketiga kelompok sumber tekanan hidup dan kompleksitas 
interrelasi ketiganya. Yang harus digarisbawahi adalah tidak ada masalah 
kehidupan tunggal karena setiap masalah biasanya merupakan akumulasi dari 
berbagai masalah terdahulu yang berlanjut dan diawali keberadaan salah satu 
sumber yang berkembang dan mengimbas pada kedua kelompok sumber masalah yang 
lain.

Hal-hal yang bisa menyebabkan tekanan: pengalaman dan perubahan dalam 
kehidupan, orang, kehilangan kontrol, tidak punya harapan, rasa bersalah. 
Pandangan atau sikap mental yang baik dikembangkan: mengetahui siapa diri 
sendiri, menerima diri sendiri sebagaimana adanya, mengembangkan suatu sikap 
mengucap syukur, belajar menjadi puas dalam keadaan yang dialami. Berikut 
beberapa tips menangani tekanan:

* mengembangkan sikap mental yang positif
* Selalu Bersyukur atas apa yang kita miliki
* komitmen pada nilai-milai dasar dan tetap berpegang padanya
* membuat tujuan yang jelas dan tepat
* menentukan rencana untuk mencapai tujuan
* meminta nasihat pada orang yang kompeten
* menghitung beban hidup dengan seksama dan memenuhinya
* Belajar mencatat selalu
* menetapkan prioritas
* meluangkan waktu untuk mengasihi dan berbagi
* refresing atau berhenti sejenak dari kepenatan Hidup sehari-hari
* selalu memiliki Harapan
* Mendekatkan diri pada Tuhan YME

Seseorang dihadapkan pada dua kelompok dalam menghadapi tekanan, yaitu

(1) mencari untuk kemudian berusaha memenuhi syarat tertentu sehingga tekanan 
hidup dapat diatasi, Seseorang yang merasa cukup kompeten mengatasi situasi 
tertekan akan berkembang pula caranya memberi respons khusus. Orang itu akan 
mencoba menilai situasi secara obyektif dan memilih solusi paling tepat di 
antara berbagai alternatif solusi yang terpikir.Setelah menentukan strategi, 
dia akan melakukan aksi tertentu dan selanjutnya menilai umpan balik. Apakah 
strategi/teknik solusi itu efektif atau gagal dalam penyelesaian masalah, 
perubahan sikap akan tetap terjadi.

(2) melindungi diri dari kemungkinan mengalami gangguan fungsi dan 
disorganisasi fungsi psikologis. setiap orang memiliki cara individual 
mempertahankan keutuhan integritas fungsi kepribadiannya, terutama apabila 
menghadapi ancaman serius dari tekanan hidupnya.Cara mengatasi tekanan jenis 
itu disebut orientasi pertahanan diri. Responsnya lebih tertuju untuk 
mempertahankan diri dari kemungkinan luka hati atau gangguan keseimbangan 
mentalnya daripada menyelesaikan permasalahan.

Terkadang Tekanan hidup kita, yang secara psikologis, sebenarnya dapat pula 
berguna untuk merangsang munculnya potensi-potensi yang terpendam dalam diri 
seseorang, serta merangsang terjadinya proses kreativitas yang intensif. Hidup 
dalam situasi yang normal biasanya malah membuat orang jadi malas, kurang 
kreatif dan kurang produktif. Bukan situasi normal itu yang jadi masalah. Tapi 
manusia memang pada dasarnya membutuhkan stimulan yang kuat untuk bergerak. Dan 
tekanan hidup merupakan salah satu stimulan itu. apabila dalam konteks 
kecenderungan manusiawi kita tidak menyukai tekanan hidup, maka dalam konteks 
pengembangan jiwa, kita terkadang justru membutuhkan rangsangan tekanan hidup 
untuk meledakkan potensi-potensi kita yang terpendam. Walaupun kenyataannya 
tidak semua orang bisa sukses melewati tekanan.

Kecemasan dan Tekanan kita saat ini bisa jadi merupakan kekuatan utama yang 
menggerakkan pada masa kebangkitan diri. Inilah mata air yang memberikan energi 
untuk bergerak dan bergerak, melangkah tertatih-tatih sembari jatuh dan bangun, 
meraba dalam ketidakpastian. Namun bagaimanapun jua kita bergerak walau dalam 
tekanan. Kita semua dirundung kecemasan dan tekanan karena jarak yang jauh 
antara idealisme dan realitas, antara harapan dan kenyataan. Kita merasakan 
jarak yang jauh tersebut, menjadi cemas dan menggerakkan badan kita. Boleh 
jadi,ada mereka yang tidak merasakannya, maka bisa jadi mereka tidak cemas dan 
tidak bergerak. Semoga kita dijauhkan dari hal ini. Itulah masalahnya. Senjang 
antara penderitaan dan perasaan tentang penderitaan itu, dan sebuah tekanan 
yang berakhir pada sebuah kesempatan atau sebuah kehancuran.

Tekanan-tekanan itu begitu menghimpit kehidupan kita, yang membuat di antara 
kita yang merasa tak bebas lagi melangkah dalam menjadikan diri ini sebagaimana 
seharusnya menjadi. Langkah-langkah yang sebelumnya gagah, menjadi tertahan 
seakan-akan tidak ada lagi jalan dan cara lain untuk menuju pencapaian-pencapai 
an yang lebih baik di masa depan. Jika kita ikhlas dalam menjalani dan menerima 
semua yang terjadi dalam kehidupan ini,maka sebetulnya banyak hikmah dan 
pelajaran yang dapat kita petik untuk kita lebih berani berjalan.Mudah- mudahan 
tulisan ini dapat menjadikan kita menjadi pribadi yang lebih berbahagia dalam 
kedamaian yang penuh kesyukuran.Masalah atau tekanan hidup adalah bagian dan 
kehidupan di dunia dan tidak seorangpun yang dapat mengelakkannya. Karena itu, 
marilah kita renungkan dan hadapi semua tekanan hidup untuk kehidupan yang 
lebih baik.

Salam Sukses dan Bahagia
Depok, 12 April 2009
Erwin Arianto
http://erwin- arianto.blogspot .com

-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE

Kirim email ke