Rekan-rekan,

 

Saya bukan pendukung ketiga calon presiden.

 

Setahu saya, Indonesia tidak keluar dari IMF, tapi melunasi hutang ke IMF
dan keluar dari CGI (mohon dikoreksi jika salah.)

 

Mengenai nama Boediono dan Rahmat Waluyanto (Dirjen Pengelolaan Hutang
Depkeu) sebagai wakil Indonesia di IMF, menurut saya adalah wajar dan itu
penugasan karena jabatan beliau.

 

Indonesia juga menjadi banyak member dari organisasi internasional, dan
sudah tentu yang ditugaskan sebagai wakil Indonesia adalah pejabat yang
berkaitan dengan organisasi internasional tersebut, misalnya kalau di OPEC
sudah tentu Menteri ESDM dan Dirjen Migas misalnya.

 

Wahyu

ID/1

 

 

From: hermawan hari wibowo [mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, May 25, 2009 10:16 AM
To: [email protected]
Subject: [porsenipar] Fakta Mengejutkan: Boediono adalah kaki tangan IMF di
Indonesia

 

Rekan-rekan semua,


Ada yang sangat menarik dengan klaim pemerintah SBY yang  bisa dibaca di
http://www.sbypresidenku.com/indikator/ekonomi/utangluarnegeri

Dalam bagian tersebut jelas disebutkan bahwa Indonesia sudah bebas dari
hutang IMF artinya Indonesia tidak bergantung lagi dengan IMF. Dalam
propaganda kampanye SBY Indonesia selalu disebutkan sudah keluar dari IMF
alias tidak anggota IMF lagi.

Ternyata.....

Lihat website resmi dari IMF yang diupdate 21 Mei 2009 di

http://www.imf.org/external/np/sec/memdir/members.htm#i

Perhatikan: Ada nama Indonesia dan.....siapakah orang Indonesia yang duduk
di sana......BOEDIONO.

Jadi BOEDIONO yang merupakan Cawapresnya Pak SBY yang disebut-sebut  sebagai
antek-antek IMF TERNYATA jelas terbukti kebenarannya. 
Artinya bersiaplah Bangsa Indonesia secara perekenomian dijajah oleh IMF
jika SBY-Boedino terpilih sebagai pemenang Pilpres 2009.

 

Kirim email ke