Iya pak, saya pengen juga kasih masukan nih ke pengurus KRL Mania agar
mendesak KA STA Sudirman agar menyediakan Mushola yang baik dan bersih.
Karena selama pembangunan stasiun sudirman ini, keberadaan musholanya
jadi terabaikan.
Btw, udah 2 kali saya ngalamain (termasuk hari ini) kereta Express
Bogor-TanahAbang terpaksa harus mengangkut penumpang dari Depok
Lama, Depok Baru, Pondok Cina karena ada beberapa jadwal kereta yang
ditiadakan.
Jadi penuh sesak deh.
-- A. Yahya Sjarifuddin.
jaerony wrote:
> Setelah sebelumnya dimuat di Media Indonesia, Sabtu kemarin (7/11)
> Pengurus milis "KRL-Mania" diekspos di Kompas.
> Dia itu memang pantas diekspos satu dan lain hal karena sikap "opEn (=
> care)"-nya terhadap anggota termasuk keaktifan milis ini berkomunikasi
> dengan PT KAI / PT KCJ serta kegiatan-kegiatan lainnya.
>
> Patut dicontoh nich!
>
> Salam / Jaerony.-
>
> *******************************************************
> **
> **
> *PT KCJ agar Beli Kereta*
>
> Sabtu, 7 November 2009 | 05:24 WIB
>
> Jakarta, Kompas - Pengguna kereta rel listrik mendesak PT Kereta Api
> Indonesia Commuter Jabodetabek untuk secepat mungkin membeli sarana
> kereta penumpang. Sebab, kepadatan penumpang di kereta dinilai hampir
> tak dapat ditolerir lagi. Tiap hari, masyarakat mengadu nyawa duduk di
> atap kereta atau bergelantungan di pintu kereta.
>
> Demikian dikatakan pengurus Kereta Rel Listrik (KRL) Mania, Agus
> Aimansyah, Jumat (6/11) di Jakarta. KRL Mania adalah sebuah organisasi
> massa pengguna KRL dengan 4.300 anggota.
>
> KRL Mania juga mulai menggalang dukungan di jejaring sosial Facebook
> untuk meminta pemerintah dan PT Kereta Api Commuter Jabodetabek untuk
> memperbaiki layanan.
>
> Sejak akhir Oktober, PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek
> (KCJ) menggelar tender internasional pengadaan sekitar 40 unit KRL
> bekas. Armada KRL itu untuk mengantisipasi proyeksi 665.000 penumpang
> di lintas Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang tahun 2010.
>
> "Jumlah KRL tak lagi sebanding dengan jumlah penumpang, bahkan sering
> kali menembus rasio 150 persen dibanding ketersediaan sarana sehingga
> harus ditambah. Tapi, yang kami cari adalah kereta listrik bekas,"
> kata Sekretaris Perusahaan PT KCJ Makmur Syaheran, pekan lalu. Kini,
> ada 386 unit KRL.
>
> Target awalnya, tahun ini, PT KCJ mendatangkan 88 gerbong KRL. Namun,
> Agus menyangsikan target itu tercapai. "Pergantian tahun tak sampai
> dua bulan lagi, apakah mungkin PT KCJ mampu merealisasikan janjinya
> untuk penambahan kereta," ujarnya.
>
> Ferdian Rahman, pengurus KRL Mania, menekankan agar PT KCJ membuat
> terobosan agar rangkaian KRL Ekonomi yang rusak di dipo dapat
> dijalankan kembali. Tujuannya, meminimalisasi "rangkaian pendek" yang
> hanya empat kereta penumpang dalam satu rangkaian.
>
> Lalu, perawatan sinyal, wesel, rel, telekomunikasi harus mendapat
> anggaran yang memadai sehingga mengurangi gangguan perjalanan.
> "Terkadang, penumpang dengan karcis langganan, tetapi pelayanannya
> tidak maksimal. Uang tak dapat diminta kembali," kata Ferdian. (RYO)
>
>
>
> http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/11/07/05244518/pt.kcj.agar.beli.kereta
>