Ini juga gara-gara sikap dan action presiden kita yang lamban.

Kalau sudah begini, saya merindukan sosok JK nih, sayang
jagoan saya ini kalah kemarin :)

Sambil baca Media Indonesia di Pakuan tadi pagi, Effendi
Ghazali bilang, sekarang malah sudah mulai ngeri, karena sudah
ada gejala penguasa yang ingin membenturkan pendukung KPK
dengan pendukung Polisi (gaya-gaya Orde Baru).

Semoga nggak berlarut-larut deh pertunjukan Wayang Orangnya nih... :(

    -- A. Yahya Sjarifuddin.



amin widada wrote:
>  Semua pihak bersumpah "demi Allah" dan bicara Tuhan ...
> Bingung jadinya penonton, mana yang benar mana yang salah...
> Sebagian penonton sudah tidak sabar, dan mulai menghakimi...
> Sebagian masih bersabar, menunggu sambil tetap berpikir jernih ...
> Wallau a'lam. Tuhanlah yang Maha Tahu.
>  
> --amin
>
> Pada 10 November 2009 16:27, jaerony <[email protected]
> <mailto:[email protected]>> menulis:
>
>     Selasa, 10/11/2009 16:03 WIB
>     Disebut Penahanannya Dikondisikan
>     *Antasari: Tuhan Tak Pernah Tidur, Kebenaran Mulai Terungkap*
>     *Didi Syafirdi* - detikNews
>
>     **
>     *Jakarta* - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar terkejut saat Wiliardi
>     Wizar menyebut penahanannya dikondisikan polisi. Antasari pun
>     optimistis kebenaran mulai terungkap.
>
>     "Saya sangat terkejut ketika Wiliardi diperiksa dan mengatakan
>     targetnya Antasari," kata Antasari pelan sambil merokok.
>
>     Antasari lantas menitikkan air mata saat sidang diskors di
>     Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera, Selasa (10/11/2009).
>
>     Antasari menekankan ia tidak pernah merencanakan pembunuhan
>     terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin
>     Zulkarnaen. Maka itu, selama 6 bulan ini Antasari tetap tegar
>     berada di dalam tahanan.
>
>     "Tuhan tidak pernah tidur. Begitu orang menzalimi saya, kebenaran
>     mulai terungkap," imbuh Antasari.
>
>     Sebelumnya, Wiliardi menyatakan saat diperiksa polisi dikatakan
>     bahwa Antasari adalah sasaran petinggi kepolisian. "Pukul 00.00
>     WIB saya diperiksa dengan didatangi oleh Direktur Reserse Polda
>     Metro Jaya yang katanya itu perintah atasan," kata Wiliardi
>     berapi-api.
>
>     Wiliardi bersumpah kesaksian tersebut sesuai kejadian sebenarnya.
>     Bahkan dia berani bersumpah.
>
>     "Demi Allah ini saya bersumpah, (petinggi polisi itu menyatakan)
>     sasaran kita hanya Antasari. Demi Allah saya bersumpah, biar mati
>     lampu ini, mati saya Pak," ujar Wiliardi.
>
>     *(nik/iy)*
>      
>     
> http://www.detiknews.com/read/2009/11/10/160312/1239093/10/antasari-tuhan-tak-pernah-tidur-kebenaran-mulai-terungkap
>
>

Kirim email ke