Pernah lihat tetangga kita mungutin sampah di halamannya sendiri? Lha, kalau di 
halamannya sendiri tidak pernah gimana halaman orang? Ngimpi kali ye ....
"Pan, sudah bayar orang buat mungutin!". Good, itu termasuk perbuatan mulia 
ngasih pekerjaan kepada orang lain.

Sekarang coba lihat pada saat orang lain itu (pembantu, tukang kored dsb.) pada 
liburan semisal Lebaran, apakah masih ada sampah? Apakah mereka tetap pada 
komitmennya soal kebersihan? Tetap dibersihin bagaimanapun caranya meski harus 
mungutin sendiri. Bisa?

Kata AA Gym, segala sesuatu seyogyanya bisa kita mulai dari diri sendiri (mulai 
saat ini, mulai yang terkecil, mulai dari diri sendiri).

Just sharing saja .... peace!

Wass / Jaerony.-
  ----- Original Message ----- 
  From: rano supriyono 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, January 04, 2010 2:44 PM
  Subject: Bls: [porsenipar] Lihat, Tuh.. Bule Punguti Sampah


        wah..kalo penduduk bogor dari awal semuanya bule-bule seperti ini, 
pasti orang-orang dari daerah lain gak perlu ke luar negeri ya kalo mau piknik. 
ke bogor aja...toh kotanya pasti mirip di eropa, australia atau amerika sana...
        well...gimana masyarakat bogor? kapan kita bisa seperti mereka? yang 
notabene mereka adalah bukan asli dari bogor...

        salam damai...


        --- Pada Ming, 3/1/10, A. Yahya Sjarifuddin <[email protected]> 
menulis:


          Dari: A. Yahya Sjarifuddin <[email protected]>
          Judul: [porsenipar] Lihat, Tuh.. Bule Punguti Sampah
          Kepada: [email protected]
          Tanggal: Minggu, 3 Januari, 2010, 6:13 PM


          Lihat, Tuh.. Bule Punguti Sampah
          Jurnal Bogor, 10 March 2009 


           
          Lima belas pelajar Jakarta Internasional School (JIS) membersihkan 
sampah dan menanam pohon di sepanjang Jalan Soleh Iskandar, kemarin. 

          Bogor - Warga Bogor bagai dipermalukan oleh 15 remaja bule, pelajar 
Jakarta International School. Di hari libur kemarin, di saat mayoritas remaja 
kita jalan-jalan ke mal, para remaja bule itu malah memunguti sampah di 
sepanjang Jalan Soleh Iskandar. Kalau warga Bogor tidak malu, ya.. keterlaluan.
          Pemandangan unik itu ditangkap wartawan Jurnal Bogor di dekat 
pertigaan Yasmin, tepat tengah hari kemarin. Ternyata para remaja bule itu 
sejak pagi sudah membersihkan sampah di sepanjang Jalan Soleh Iskandar. 
‘’Kebetulan, kami mengisi liburan di Bogor. Begitu melihat sampah, tidak enak 
dipandang. Kami bersihkan,’’ kata Maria Bianea Vega, asal Australia, kepada 
Jurnal Bogor.
          Para remaja bule ini bukan sengaja meledek warga Bogor. Mereka juga 
tidak bekerja setengah hati. Bahkan, mereka tidak butuh pujian untuk 
kegiatannya itu. Teriknya sinar matahari yang memanggang tubuh mereka, tak 
membuat mereka loyo. Justru mereka terlihat bersemangat.
          Namun, sesekali mereka mengusap keringat yang membasuh wajahnya. 
‘’Bogor is really hot,’’ ujar Maria. Maklum, di negara mereka barangkali 
suhunya lebih segar, sebab tidak ada sampah di jalanan.
          Menurut Maria, ia dan 14 orang temannya membersihkan sampah di 
sepanjang jalan tersebut karena merasa prihatin melihat banyaknya sampah di 
jalan.
          “Ketika melihat banyak sampah di jalan itu kami langsung turun dan 
memungutinya. Kalau bukan kita semua, siapa lagi yang peduli dengan 
kebersihan,” tutur Maria. Ucapannya seperti dia warga Bogor saja.
          Maria menambahkan, selain memunguti sampah, me-reka pun menanam 
seratus pohon di sepanjang median jalan tersebut. “Kami juga menanam pohon di 
median jalan tersebut. Lihat aja tuh, gersang sekali. Mudah-mudahan apa yang 
kami lakukan bisa menggugah masyarakat lainnya, sekaligus dapat mengurangi efek 
pemanasan global,” ujarnya dengan bahasa Indonesia yang terputus-putus.
          Lebih lanjut Maria menambahkan, kepedulian terhadap kebersihan ini 
bukan untuk mencari sensasi, tapi sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah 
kebersihan.
          “Kami tinggal di Indonesia, jadi kamipun mencintai Indonesia termasuk 
Kota Bogor. Kalau bukan kita yang menjaga kebersihan kota dan bangsa ini, siapa 
lagi,” ungkapnya seraya mengajak masyarakat Bogor untuk peduli terhadap 
kebersihan dan ikut menanam pohon di daerah yang gersang.
          Aldho Herman Indrabudi 


------------------------------------------------------------------------------
  Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger
  Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!

<<bule-web-250x170.jpg>>

Kirim email ke