Di forum Detik.com, Pak Akbar ini banyak dikomentari netter. Intinya beliau
banyak bertanya ke Menkeu Sri Mulyani, tapi belum tuntas jawaban bu
Menkeu selalu dipotong dengan pertanyaan lain. Intinya menurut kebanyakan
netter, sikap Pak Akbar ini kurang simpatik dan profesional.

Wallahu a'lam, saya gak menyaksikan sendiri, jadi tidak tahu persisnya. Tapi
yang jelas, menjadi anggota pansus memang tidak hanya butuh modal
vokal+keberanian, tapi juga modal knowledge yang cukup. Terutama menghadapi
teknokrat yang brilian di bidangnya ... Bukan bermaksud merendahkan,
background Pak Akbar adalah Sastra ...

--amin
Pada 13 Januari 2010 10:04, jaerony <[email protected]> menulis:

>  Ada member ini yang roker tapi juga simpatisan atau aktivis Partai
> Hanura?
>
> Kabar baik bagi Anda!
> Suatu saat mungkin Anda bisa nemuinya di KRL Depok Express. Tapi nitip
> pesen ya, tolong yang diomongin lebih banyak masalah ke-KRL-an saja.
> He...he...he....
>
> Dianya itu anggota Pansus Century. Sebelum kenalan coba dech lihat di TV
> kaya' apa orangnya ....
>
> Wass / Jaerony.-
>
> *****************************************************************
>
>
> Rabu, 06/01/2010 10:27 WIB
> *Akbar Faizal Setia dengan KA Ekspres
> *
>
> Jakarta - Dia kini sudah duduk sebagai anggota DPR periode 2009-2014.
> Namun, dia masih saja mempertahankan kebiasaannya: menumpang kereta api (KA)
> Ekspres saat berangkat kerja. Dia adalah Akbar Faizal, politisi dari Partai
> Hanura.
>
> Naik KA Ekspres, bukan berarti dia tidak punya mobil. Suami dari Andi
> Syamsartika Virawati ini lebih sering menyimpan mobilnya di gedung DPR.
> "Pernah saya menyimpan mobil di gedung DPR sampai seminggu, karena saya
> terus bersidang tiap hari. Pergi dan pulang kantor selalu menggunakan KA,"
> kata Akbar saat berbincang-bincang dengan detikcom, Selasa (5/1/2010).
>
> Akbar tinggal di sebuah perumahan di Depok, Jawa Barat. Setelah menjadi
> anggota DPR, dia tetap tinggal di rumahnya itu bersama keluarga. Tinggal
> agak jauh dari gedung DPR yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta,
> Akbar tentu punya masalah serius: kemacetan!
>
> Akan boros waktu dan biaya untuk BBM, bila Akbar menggunakan mobilnya untuk
> pergi dari rumah ke kantor maupun saat pulang dari kantor ke rumahnya di
> Depok. Karena itu, dia masih tetap setia dengan kebiasaannya dari dulu:
> menumpang KA Ekspres Depok-Jakarta.
>
> "Saya naik dari Stasiun KA Depok Lama dan turun di Dukuh Atas dengan ongkos
> Rp 9.000. Belum tentu dapat tempat duduk. Seperti sekarang ini, saya juga
> berdiri, KA penuh sesak," kata Akbar yang saat dihubungi sedang berangkat
> dari rumahnya menuju gedung DPR.
>
> Dari Stasiun Dukuh Atas, Akbar memiliki beberapa pilihan untuk menuju
> gedung DPR. Kadang-kadang dia menumpang taksi, kadang juga naik ojek. "Kalau
> naik ojek, biasanya Rp 10.000. Tapi saya biasa memberi Rp 15.000. Tapi,
> lebih sering saya naik taksi," ujar ayah dari tiga anak: Gagah Ananda
> Faizal, Adinda Saraswati, dan Gading Takhta Akbar itu.
>
> Saat pulang menuju Depok, Akbar juga lebih sering naik KA juga. Tapi,
> biasanya dia naik dari Stasiun Gondangdia atau Stasiun Gambir. "Biasanya
> ikut KRL ke Bogor, terakhir pukul 22.00 WIB," ujar Akbar yang mengaku
> menumpang KA sudah dilakukan sejak dulu, sebelum jadi anggota DPR.
>
> Karena sering naik KA, praktis dia sering menginapkan mobilnya di gedung
> DPR. "Saya menyimpan mobil saya di DPR, karena kadang-kadang saya memiliki
> acara dewan di luar gedung DPR," kata politisi yang kini jadi anggota Pansus
> Angket Century DPR itu.
>
> Sebelum menjadi anggota DPR, Akbar Faizal pernah bekerja sebagai wartawan
> dan konsultan komunikasi. Dia pernah menjadi redaktur di majalah SWA, Harian
> Nusa, dan Manado Post. Dia juga pernah bekerja di Jawa Pos Surabaya dan
> Harian Pedoman Rakyat Makassar.
>
> Politisi kelahiran 21 Desember 1968 itu menyelesaikan sarjananya di
> Fakultas Bahasa dan Sastra IKIP Ujung Pandang dan menyelesaikan S2-nya di
> Komunikasi Politik UI. Akbar yang pernah menjadi aktivis HMI itu saat ini
> duduk di Komisi V DPR. Di DPP Hanura, Akbar dipercaya sebagai Wakil Sekjen
> Bidang Politik, Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah.
> (asy/nrl)
>
> Sumber : http://www.detiknew s.com/read/ 2010/01/06/ 102726/1272471/
> 608/akbar- faizal-setia- dengan-ka- 
> ekspres<http://www.detiknews.com/read/2010/01/06/102726/1272471/608/akbar-faizal-setia-dengan-ka-ekspres>
>
>
> Original Message :
>
>
>    *From:* 
> ferdian<http://us.mc507.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
>
> .
> __,_._,___
>
>

Kirim email ke