Pernah pada 1-2 hari setelah Lebaran di rumah makan di Malang juga terjadi
marah-marah gara-gara lambat dilayani dan pesanan yang sudah "disanggupi"
ternyata tidak ada / kosong. Di sisi lain, konsumen masih banyak yang nunggu
makanan pesanannya termasuk kami sekeluarga juga sedang menunggu dengan
kondisi yang sama (lama).
 
Mestinya, menurut saya, cobalah dimengerti bahwa kemungkinan ada yang "nggak
beres" di internal mereka. Entah beberapa karyawan nggak masuk (karena
sakit, karena sedang berduka, karena kecelakaan dsb.dsb), petugas pembelian
tidak mendapat pasokan belanjaan yang dibutuhkan dan banyak lagi. Kalau
kelihatan nggak beres tinggalin saja. Selesai!
 
Itulah gambaran bagaimana orang mempersepsi "pelayanan" (atau secara umum
jasa pelayanan). Konsumen membutuhkan kesungguhan dalam realisasinya. Dan
coba lihat birokrasi di kita. Kalau dia merasa bagian dari birokrasi makanya
dia harus bercermin apakah dia sudah melakukan hal yang benar dalam
melayani? Kalau nggak, berarti dia sok kuasa; dan itulah kebanyakan yang
kita lihat.
 
Intinya, kalau aspek pelayanan tidak dipandang secara serius jangan harap
nilai tambah bisa didapatkan baik itu di warung, di organisasi komersil atau
organisasi yang tidak komersil. Wallahua'lam.
 
Salam / Jaerony.-
 

  _____  

From: Edwi Tobing [mailto:[email protected]] 
Sent: 28 Januari 2010 01:20
To: [email protected]
Subject: Re: Bls: [porsenipar] Bener-bener minus kelakuan anggota DPR (Dewan
Perwakilan paRtai).



Justru karena dia anggota DPRD di ributkan.... 
 
Bayangkan saja siapa yang enga dongkol + kesel + marah kalau sampai 1 jam
hidangan ga muncul-muncul, sementara kita kalau nunggu kereta telat 10 atau
30  menit sudah ngomel pada hal kita wong cilik kan, gimana kita wong
gede...
 
Sedikit inget waktu jaman saya masih muda dengan teman-teman sering ke
Puncak ada restoran favorit disana disaat jam makan siang sangat rame....
dan menunggu lama sekali... si pelayan yang akan kirim hidangan, dari antara
teman saya kebetulan ada anak dari wong Gede... dia usulin kalau hidangan
datang kita langsung cepat-cepat keluar (pergi) dan.... bener begitu pelayan
datang dan taruh hidangan dimeja dengan reflek kita semua pergi.... bisa
dibayangkan apa yang terjadi.....
 
Jadi semua orang akan mempunyai sifat yang sama apabila berurusan dengan
perut.
 
 
 
 


--- On Wed, 1/27/10, Eka Caska <[email protected]> wrote:



From: Eka Caska <[email protected]>
Subject: Bls: [porsenipar] Bener-bener minus kelakuan anggota DPR (Dewan
Perwakilan paRtai).
To: [email protected]
Date: Wednesday, January 27, 2010, 5:30 AM


Jangan merasa aneh Kang...itumah wajar, hukum buatan manusia digunakan oleh
manusia.   Makanya jangan jadi "Wong Kecil".  Kalau wong Besaaarrrr itu
dimasukin penjara aja gak muat.

--- Pada Rab, 27/1/10, rano supriyono <[email protected]> menulis:




Dari: rano supriyono <[email protected]>
Judul: Bls: [porsenipar] Bener-bener minus kelakuan anggota DPR (Dewan
Perwakilan paRtai).
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 27 Januari, 2010, 11:36 AM


aneh ya....kalo pejabat yang salah pas mau ditangkap harus pake prosedur.
giliran wong kecil kalo salah ya langsung tangkap.... masukin sel
(sebelumnya digebukin dulu)....lalu di vonis deh!!!


--- Pada Rab, 27/1/10, Achmad Yahya Sjarifuddin <[email protected]>
menulis:




Dari: Achmad Yahya Sjarifuddin <[email protected]>
Judul: [porsenipar] Bener-bener minus kelakuan anggota DPR (Dewan Perwakilan
paRtai).
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 27 Januari, 2010, 11:06 AM


Selasa, 26/01/2010 18:29 WIB
Pesanan Terlambat, Anggota DPRD Bekasi Todongkan Pistol ke Pelayan
Chazizah Gusnita - detikNews

Jakarta - Emosi anggota DPRD Kota Bekasi Nuryadi Darmawan memuncak
setelah 1 jam menunggu makanan pesanannya tak kunjung tiba. Dia marah
dan langsung menodongkan pistol ke seorang pelayan restoran di daerah
Cikunir.

"Ya betul (ada penodongan). Dia makan di situ (restoran). Kurang
lebih 1 jam, hidangannya nggak keluar-keluar. Dia marah-marah lalu
mengeluarkan pistol dan menodong pelayan," kata Kapolres Metro Kota
Bekasi Kombes Imam Sugianto kepada detikcom.

Imam mengatakan, peristiwa tak pantas itu terjadi pada 25 Januari
malam. Anggota DPRD dari Fraksi PDIP itu kesal pada pelayan karena
pesanannya lama datang. Peristiwa itu akhirnya dilaporkan pihak
restoran ke polisi.

"Mereka sudah lapor ke kita. Saksi sudah diperiksa ada 5 orang,"
ujarnya.

Namun untuk pemeriksaan Nuryadi tersebut, polisi akan melayangkan
surat izin ke Gubernur Jawa Barat. "Kan ada prosedurnya. Sedang kita
siapkan," tukasnya.

(gus/djo)

    -- A. Yahya Sjarifuddin


--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007 
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-

| Official Website: http://www.porsenipar.web.id
<http://www.porsenipar.web.id/>  |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------




  _____  

Terhubung langsung dengan banyak
<http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/pingbox/mailtagline/*http://id.messenge
r.yahoo.com/pingbox/> teman di blog dan situs pribadi Anda? 
Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!


  _____  

Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan  <http://id.mail.yahoo.com/>
bedanya sekarang! 


Kirim email ke