Kalau menurut saya, rumah-rumah yang kosong perlu SEGERA dibeli oleh
penghuni yang ada saat ini. Kalau nantinya dikontrakin penanggung jawabnya
jadi jelas.

 

Wass / Jaerony.-

 

  _____  

From: A. Yahya Sjarifuddin [mailto:[email protected]] 
Sent: 09 Maret 2010 16:09
To: rw 14; [email protected]
Subject: [rw14-2331] Penggerebekan Teroris di Pamulang

 

Perlunya peran aktif dan partisipasi warga terutama dalam
pencegahan adanya warga/pendatang baru yang mungkin
mencurigakan.  Wallahu'alam.

    -- A. Yahya Sjarifuddin.

Selasa, 09/03/2010 15:52 WIB
Penggerebekan Teroris di Pamulang
Hanya Bercelana Dalam, 2 Pria Digelandang Densus dari Rumah dr Fauzi
Didi Syafirdi - detikNews


(Foto: Didi Syafirdi/detikcom)

Jakarta - Dua pria berhasil diamankan oleh Tim Densus 88. Mereka berdua
diciduk dari rumah dokter Fauzi yang beralamat di Gang Asem, Jalan Dr
Setiabudi, Pamulang, Banten.

Salah seorang warga, Suranto menceritakan, sebelum Densus 88 menggerebek
rumah dokter Fauzi, ia melihat dua pria lari ke dalam rumah. Tidak beberapa
lama kemudian, puluhan Densus 88 langsung menyerbu masuk ke dalam.

"Ada dua orang yang dibawa keluar rumah oleh Densus. Saat dibawa, mereka
mengenakan celana dalam dengan kondisi wajah ditutup kain hitam dan tangan
diborgol ke belakang," kata Suranto.

Dua orang tewas dalam penggerebekan di rumah dokter Fauzi. Fauzi yang
berprofesi sebagai dokter umum diduga tidak ada di dalam rumah saat
penggerebekan berlangsung.

Fauzi sendiri sudah cukup lama menempati rumahnya. "Sudah puluhan tahun,
tapi kalau ada orang lain tinggal di sana (di rumahnya), saya tidak kenal,
mungkin pendatang," pungkasnya.

Sebelumnya, Mabes Polri mengumumkan BR dan SB adalah orang yang berhasil
ditangkap. Sedangkan R dan H adalah orang yang terpaksa ditembak mati oleh
polisi karena berusaha melawan. (mok/iy)



<<image001.jpg>>

Kirim email ke