Kalo tokeknya bunyi lagi ikutin aja pak dengan cara ngedehem agak keras juga boleh sebanyak yang tokek bunyi..... walhasil si tokek akan minder dan kabur dari rumah pak jay....
________________________________ From: jaerony [mailto:[email protected]] Sent: Monday, April 05, 2010 2:17 PM To: [email protected] Subject: [porsenipar] Mengusir Tokek He..he..he..... hi..hi..hi..... "Membawa rejeki!!!", ini yang saya suka, sebab lagi nunggu transferan saat ini. Tapi, kalo dikaitkan dengan bunyi yang 9 kali, ini yang miss alias nggak kena. Sebab, si tokek maksimal bunyinya cuma 6 kali, kebanyakan 5. Gimana caranya biar jadi 9 ya? Dalam rangka tokek, 'ntar pulang mo beli senter (karna nggak punya), jebakan tikus (umpannya (jangkrik) mo minta Pak Ujang yang lagi miara arwana), cari tukang tembakau (siapa tahu orang Bojong masih ada yang suka nyirih dan ngelinting rokok), dan apa lagi ya? Rgds / Jaerony.- ----- Original Message ----- From: Edwi Tobing <mailto:[email protected]> To: [email protected] Sent: Monday, April 05, 2010 2:05 PM Subject: Re: [porsenipar] Mengusir Tokek Boleh Share kan Pak Jae, Tokek itu ada artinya lho Pak, - kalau di kota dibilang orang kaya (pedagang yang punya toko) - Suka makan darah melalui nyamuk yang suka cium orang - Tokek tidak dipakai diantara KPK dan Kepolisian karena Tokek itu punya suara lantang jadi berbahaya kalau sampai ketahuan Jaksa. - Juga tokek itu periang, karena akan bunyi tidak lihat keadaan cuaca - membawa rejeki, kalau berbunyi lebih dari 9 kali - tokek suka di rumah yang banyak tanaman nya Saran yang terbaik, tokek jangan diusir dari rumah, karena tidak baik akibatnya Pak, jadilah penyayang binatang, kasihan kan Pak, sudah tidak punya saudara masih di usir lagi.... kemana dia akan pergi nya.... diluar banyak kejahatan dll, --- On Mon, 4/5/10, jaerony <[email protected]> wrote: From: jaerony <[email protected]> Subject: Re: [porsenipar] Mengusir Tokek To: [email protected] Date: Monday, April 5, 2010, 6:24 AM Naah ini ... Ternyata jaman sekarang cari orang jual tembakau itu sudah susah. Kalau di Jakarta biasanya menyatu dengan yang jualan sirih tapi yaitu, nggak jelas di mananya! Kalau di kampung (dulu) banyak jenis-jenis tembakau dengan harganya masing-masing dijual belikan. Emang sih di rumah masih ada 1/2 bungkus Gudang Garam Filter, tapi rasanya kurang. Mesti beli rokok yang murahan nih. Atau ada yang mau berhenti merokok? Silakan buat saya rokoknya buat ngusir si Tokek ya. He..he..he.... Wass / Jaerony.- ----- Original Message ----- From: A. Yahya Sjarifuddin To: [email protected] Sent: Monday, April 05, 2010 1:02 PM Subject: Re: [porsenipar] Mengusir Tokek Kalau kata orang cina sih, tokek bawa hoki pak, tapi jangan pernah percaya! hehehe... Ini saya forward dari internet, wallahu'alam bener apa enggak, karena belom pernah coba :) -- A. Yahya Sjarifuddin. Masalah seputar rumah tangga nyaris tidak pernah reda, Setiap kali pasti ada gangguan yang muncul..dan itu sangat wajar. Berikut beberapa masalah dan penanganannya : <http://catatantukang.blogspot.com> Mengusir Tokek Bunyinya yang sangat mengganggu, apalagi di malam hari selain membuat suasana istirahat gak nyaman, kadang juga membuat anak-anak takut Cara mengusirnya : Taburkan tembakau di tempat-tempat mereka nongkrong, pasti tokek akan ngacir..karena tokek tidak menyukai bau tembakau Membersihkan Bekas Permen Karet Kadang kita tidak sabar membersihkan barang-barang yang terkena permen karet, setiap dibersihkan pasti masih ada yang tertinggal, gak usah bingung..Ambil es batu dan masukkan dalam kantung plastik. Usapkan Es batu tersebut ke noda permen karet sampai permen karet mengeras, setelah itu pasti dapat dengan mudah dilepas Melepas striker Anak-anak seringkali menempelkan aneka stiker pada mebelair, kaca dll. Untuk menghilangkannya jangan dikerik dengan pisau atau benda tajam lainnya, karena akan merusak mebel. <http://catatantukang.blogspot.com> Caranya : Teteskan sedikit minyak goreng pada stiker terus biarkan sebentar sampai minyak meresap, setelah itu gosok mebel dengan lap yang halus dan lembut. Ulangi beberapa kali sampai stiker benar-benar bersih Kran air mampat Biasanya terjadi karena kotoran dan pengapuran yang menyumbat kepala kran, bila ini terjadi nyantai aja...lepaskan kepala kran lalu rendam dengan air cuka semalaman, setelah itu bilas dengan air bersih dan pasanglah kembali kran, cara ini juga bisa digunakan apabila kran mulai berbunyi waktu diputar. Mengusir Lumut Lumut yang sering tumbuh di permukaan surfaca taman, terutama yang terbuat dari bata, adukan semen dan batu kali, <http://catatantukang.blogspot.com> tentu hal ini sangat tidak enak dipandang. Cara membersihkan : * Campurkan 1 lt air dengan 1 sendok makan kaporit, aduk sampai rata terus siramkan pada bagian yang berlumut, biarkan sampai beberapa jam terus sikat dan siram dengan air bersih * Siram bagian yang berlumut dengan air aki atau HCL, sebanyak 3-5 kali dalam 1 jam..dengan cara ini lumut pasti mati Read more: http://catatantukang.blogspot.com/2009/05/masalah-dan-cara-cara-penangan annya.html#ixzz0kCdilbU4 On 4/5/10 12:34 PM, jaerony wrote: Dear Bapak/Ibu, Ada yang pernah punya pengalaman mengusir tokek dari rumah kah? Kalau ada tolong di-share ya. Begini, Setelah beberapa waktu yang lalu disibukkan dengan tikus got yang bersarang di halaman depan dan akhirnya bisa diracun setelah dicoba beberapa jenis racun. Terakhir, sangat simpel memakai buah pace / mengkudu yang dipotong-potong sekira ukuran 1 x 2 cm lalu ditebar ditempat yang sering didatangi tikus. Saya perhatikan tikus-tikus sudah mulai enggan berkunjung ke tempat yang dulu dipakai langganan. Nah sekarang ... Sekira dua minggu yang lalu rumah kedatangan tokek. Saat itu tokek "bersarang" di belakang / dapur, jadi meskipun sering bunyi posisinya rada jauhan. Setelah dua malam menginap (berpindah dari depan ke dapur), tadi malam tiba-tiba si tokek datang lagi, kali ini di atas langit-langit kamar. Sebenarnya, kami sih boleh-boleh saja rumahnya dipakai buat sarang (asal sementara :)), tapi yang jadi pusing dan jadinya nggak bisa tidur si tokek berbunyi dengan selang waktu tiap 10 menit. Itu dari sore sekira jam 21.00 trus sampai habis subuh. Saya mikir apa ya nggak cape? Lha, dia itu "manggil" siapa sih? He..he..he... Menurut kawan di Cirebon yang pelihara tokek, mereka itu akan bunyi jika dari sekawanan ditempatkan berbeda (satu ekor satu tokek). Mereka akan bunyi besahut-sahutan. Lah, mungkin ini juga dulunya hidup sama sodaranya lantas berpisah entah kenapa. Jadinya, mungkin panggil-panggil sodaranya itu ya? Tadi pagi saya naik ke atas plafon tempat tokek bunyi, eh ... dianya nggak ada. Apa mungkin sudah pindah ke kamar sebelahnya? Pusing deh kalo 'ntar malam bunyi lagi!!! Nah, kalau ada yang mau nangkep buat dipelihara silakan tuh, asal mau krekelan ke atas plafon rumah. Ditunggu sharingnya ... Wassallam / Jaerony.- -- This message has been scanned for viruses and dangerous content by MailScanner, and is believed to be clean.
