Dalam manajemen safety ada yang namanya "unsafe condition" dan "unsafe
action".

 

Kebiasaan perilaku tidak aman (unsafe action) biasanya berimplikasi pada
penciptaan kondisi tidak aman (unsafe condition) oleh yang bersangkutan.
Yang perlu diperhatikan sesuai prioritas adalah safe condition dulu, apakah
garasi / tempat mobil dalam area yang aman tidak sempit dan sebagainya. Yang
kedua baru kita lakukan hal yang benar/aman. Kemudian, tindakan sembrono
(unsafe action) antara lain juga tidak memperhatikan kiri-kanan
depan-belakang termasuk kebiasaan anak-anak yang berpikir sesuai fantasinya.

 

Jadi, siapa di antara member milis ini yang setiap melakukan kegiatan tidak
mempertimbangkan kedua hal di atas? 

Ingat, kita warga Bojong ini setiap hari disuguhi pemandangan seperti itu,
yaitu : penumpang berjubel di pintu gerbong kereta yang merupakan unsafe
condition. Jika kita ikut-ikutan bergelantungan, maka kita itulah pelaku
unsafe action. Sebuah pemandangan yang menganggap remeh atas masalah
keselamatan.

 

Moga-moga kita tetap mencari kondisi yang aman dengan melakukan tindakan
aman. Amiiin ...

 

Wass / Jaerony.-

+++ lagi belajar OHSAS nech . ++++

 

  _____  

From: A. Yahya Sjarifuddin [mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, May 21, 2010 11:14 AM
To: [email protected]
Subject: [porsenipar] Anak Tewas Terlindas Mobil Ayah

 

Ada request dari warga untuk share artikel ini di Milis, semoga bisa menjadi
pelajaran bagi kita semua.
Trims.

    -- A. Yahya Sjarifuddin.


Anak Tewas Terlindas Mobil Ayah
<http://video.liputan6.com/videodetail/201005/277795/Anak.Tewas.Terlindas.Mo
bil.Ayah>  


Taufan Yudha 

19/05/2010 21:00 | Kecelakaan

Liputan6.com, Pati: Seorang bocah berusia dua tahun tewas akibat terlindas
mobil ayahnya yang diparkir di pekarangan rumahnya di Desa Puri, Kecamatan
Pati Kota, Pati, Jawa Tengah, Rabu (19/5). Ketika memanaskan mobil, sang
ayah tak menyadari anaknya berada di kolong mobil.

Korban terlindas roda mobil sebelah kiri dan tewas di tempat, dengan luka di
bagian kepala. Orangtua korban, Sutaan dan Sian, menangis dan berteriak
histeris saat menyadari kelalaiannya. Mereka sempat memberikan pertolongan
kepada korban, tapi nyawanya tak tertolong lagi.

Polisi yang mendengar kejadian tersebut langsung melakukan penyelidikan.
Orangtua korban yang masih shock sempat mengamuk dan mencoba
menghalang-halangi polisi untuk melakukan olah TKP. Hingga saat ini,
keduanya masih shock dan kerap berteriak histeris.(PAG/SHA)


http://buser.liputan6.com/berita/201005/277795/Anak.Tewas.Terlindas.Mobil.Ay
ah

<<image001.gif>>

Kirim email ke