Yang nama nya Banjir atau bencana alam terjadi di seluruh penjuru dunia, jangan kita membudayakan untuk menyalahkan seseorang, karena belum tentu semua itu kesalahan orang tersebut, banyak kendala yg terjadi akibat Banjir di Jakarta al:
1. Tata ruang yg tidak baik 2. Pembangunan Jalan yang tidak di rencanakan s.d 25 - 50 th kedepan 3. Banyak Gedung atau Plaza dibangun tidak sesuai aturan 4. Pengguna kendaraan yg sangat meningkat 5. masih banyak daerah kumuh di Ibu Kota yg katanya ' Metropolitan' 6. Kebiasaan ora --- On Tue, 26/10/10, rano supriyono <[email protected]> wrote: From: rano supriyono <[email protected]> Subject: Re: [porsenipar] Cerita "Horor" tentang Jakarta yang Porak Poranda Semalam To: [email protected] Received: Tuesday, 26 October, 2010, 3:59 AM betul pak....coba deh anggota DPR yang mau ke eropa. gak usah ke negara lain. ke negeri VOC aja. biar bisa banyak belajar nanggulangin banjir di ibukota dan kota-kota lain di negeri ini yang sering banjir. Indonesia benar-benar negeri BAHARI...(BAHaya Air setiap haRI)!!! --- Pada Sel, 26/10/10, A. Yahya Sjarifuddin <[email protected]> menulis: Dari: A. Yahya Sjarifuddin <[email protected]> Judul: Re: [porsenipar] Cerita "Horor" tentang Jakarta yang Porak Poranda Semalam Kepada: [email protected] Tanggal: Selasa, 26 Oktober, 2010, 10:05 AM Selamat Datang di Jakarta, Kota Bahari :) Kita perlu Gubernur VOC lagi kayaknya ya.. biar cepet tuntas. -- A. Yahya Sjarifuddin. On 10/26/10 9:53 AM, jaerony wrote: > Jalur KRL Jakarta - Bogor yang semestinya bebas banjir ternyata > tidak bebas masalah. Dan lucunya, pantograf yang memang kerap jadi > masalah semalam "ikut-ikutan" membuat masalah itu. > Jadinya, penumpang KRL yang bermasalah tidak atau kurang "tune" > dengan topik masalah : banjir! alias masalahnya nggak mutu, > itu-itu melulu .... > *************************************************************************** > > Selasa, 26/10/2010 09:13 WIB > *Cerita 'Horor' Tentang Jakarta yang Porak Poranda Semalam *** > *Laurencius Simanjuntak* - detikNews > > > ** > *Jakarta* - Hujan lebat selama 2-4 jam yang memporakporandakan > Jakarta semalam menjadi horor tersendiri bagi sebagian warga > Ibukota. Bagi beberapa orang, pengalaman ini bahkan menjadi > pengalaman yang tak terlupakan. > > Ulama Aa Gym, saat berceramah di radio pada pukul 05.00 pagi > tadi, menceritakan, saat hendak mengisi ceramah di Masjid BI, Jl > MH Thamrin, Jakpus, pada pukul 19.30 WIB semalam, dia membutuhkan > waktu hingga 6 jam untuk mencapai masjid itu. > > "Jamaah juga sedikit, karena banyak yang terjebak macet," kata Aa > Gym, Selasa (26/10/2010). > > Coky, seorang pegawai swasta, juga harus menghabiskan waktu 4 jam > untuk sampai di rumahnya di Jatipadang, Jakarta Selatan. Ia > berangkat dari Matraman, Jakarta Timur, pukul 21.00 WIB dan tiba > pukul 01.00 WIB. > > "Saya naik taksi dari Matraman, dan tak bergerak saat ingin > melewati Pancoran, tepatnya di depan Universitas Sahid. Para > penumpang juga pada turun dari kendaraannya," kata Coky. > > Bingung mau menumpang apa, Coky akhirnya memilih jalan kaki sampai > pertigaan Kalibata, 1 km lebih dari Universitas Sahid. > > "Karena melihat Jl Raya Pasar Minggu sudah mendingan, dari situ > saya naik Metro Mini sampai Pasar Minggu, lalu naik ojek sampai > rumah," kata Coky. Ini merupakan pengalaman terpahitnya selama > tinggal di Jakarta. > > Pengalaman 'lembur' di jalan juga dialami oleh Haris, yang tiba di > rumahnya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, pada pukul 01.00 > WIB. Dari kantornya di Pasar Minggu, ia harus menghabiskan waktu > sampai 4 jam. > > "Saya naik Metro Mini M-75 dari Pasar Minggu. Karena di Buncit > dekat kantor Imigrasi banjir, Metro Mini akhirnya masuk ke Jalan > Siaga Raya," kata Haris. > > Namun jalan alternatif yang menembus Pancoran itu tetap macet. > "Nggak bergerak. Akhirnya Metro Mini muter balik lagi sebelum TMP > Kalibata dan akhirnya masuk terminal Pasar Minggu lagi," kisahnya. > > Haris baru bisa pulang ke rumahnya, saat Jl Buncit Raya sudah > mencair dan Metro Mini yang ia tumpangi melalui jalur yang benar. > "Saya akhirnya sampai rumah pukul 01.00 WIB," kata dia. > > Indra, juga seorang karyawan swasta, harus menghabiskan waktu 3 > jam untuk sampai rumahnya di kawasan Margonda, Depok, dari Lenteng > Agung, Jakarta Selatan. "Sepanjang jalan banyak genangan," kata Indra. > > Akibat Jakarta yang porak poranda semalam, kecaman pun dilancarkan > kepada Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, baik oleh penumpang di > jalan maupun lewat social media, seperti twitter. > > "Time line semalam dipenuhi kecaman kepada Foke, bahkan makian," > katanya. > > Hari ini hujan mengancam Jakarta lagi seperti semalam. > Kekhawatiran akan terjebak macet dan genangan berjam-jam membuat > warga agak malas beraktivitas di luar kantor. "Duh kok jadi trauma > begini ya kalo mau pulang kantor," tulis pembaca detikcom ber-ID Deje. > > > http://www.detiknews.com/read/2010/10/26/091309/1474906/10/cerita-horor-tentang-jakarta-yang-porak-poranda-semalam?991103605 -------------------------------------------------- Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007 -=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===- -= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =- | Official Website: http://www.porsenipar.web.id | ------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------
