Rabu, 23/02/2011 16:12 WIB 

Suporter Ajak Masyarakat Gabung Demo PSSI 
Mohammad Resha Pratama - detiksport



Jakarta - Ribuan suporter sepakbola Indonesia hari ini berhasil menyegel dan 
menutup kantor PSSI. Untuk memberi tekanan makin besar buat PSSI, masyarakat 
diajak untuk bergabung ke Senayan.

"Kami sangat ingin masyarakat yang tidak tergabung dengan komunitas suporter 
untuk ikut bergabung dengan gerakan ini," ujar korlap gerakan Revolusi Merah 
Putih, Zen RS, kepada detiksport di depan kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu 
(23/2/2011).

"Sepakbola Indonesia dan PSSI adalah simbol bagaimana korupsi dan koruptor 
selalu punya cara untuk kembali mendapatkan posisinya. Menolak Nurdin kembali 
memimpin PSSI adalah langkah simbolik untuk mengatakan bahwa kita tak sudi 
dipimpin koruptor."

Diterangkan Zen, aksi hari ini tidak cuma diikuti oleh kelompok-kelompok 
suporter tapi juga ada elemen masyarakat yang lain, seperti ICW, Kontras, 
beberapa organ gerakan Mahasiswa, termasuk alumnus gerakan 98. 

"Aksi ini harus diperluas sehingga elemen masyarakat lain akan lebih banyak 
yang bergabung. Diharapkan, semuanya akan jadi bola salju yang memuncak pada 
kongres PSSI bulan depan. Jika kian besar dan massif gerakan ini, PSSI dan para 
pemilik suara di kongres akan mendapatkan sinyal jelas bahwa mereka akan 
berhadapan dengan massa dan masyarakat di dalam kongres. Bukan tak mungkin 
kongres bisa diambil alih oleh warga dan rakyat," tuturnya.
( mrp / a2s ) 







Rabu, 23/02/2011 14:55 WIB 

Kantor PSSI Disegel Suporter Sampai Nurdin Turun 
Mohammad Resha Pratama - detiksport



Jakarta - Pendudukan kantor PSSI oleh suporter sepakbola Indonesia dilanjutkan 
dengan penyegelan pintu masuk markas organisasi sepakbola itu. Mereka berjanji 
akan menjaganya sampai Nurdin Halid turun.

Penyegelan itu terjadi sekitar pukul 14.40 WIB, Rabu (23/2/2011), di tengah 
aksi demonstrasi yang masih berlangsung dan melibatkan ribuan orang tersebut.

Tiga perwakilan suporter menyegel pintu masuk dengan rantai besi, lalu 
memasanginya spanduk bertuliskan "Gedung Rezim Mafiabola-Judi-KoruPSSI disegel 
oleh masyarakat sepakbola Indonesia".

Diiringi lagu Satu Nusa Satu Bangsa, aksi itu disambut oleh ribuan suporter 
dengan teriakan dan yel-yel. Polisi ikut mengawasi penyegelan tersebut.

Menurut salah seorang koordinator lapangan, Priyatno, kantor PSSI akan terus 
disegel sampai Nurdin Halid turun dari jabatannya sebagai ketua umum PSSI.

Saat ini demo masih berlangsung, masih terus dilakukan orasi-orasi, dalam cuaca 
mendung. ( a2s / arp ) 

Kirim email ke