Cuma nggak enaknya, kesan kesebelasan dengan personel Gaek (kata P.Yahya, 
"tua-tua keladi") menjadi kurang berspektif masa depan.

Bandingkan dengan Arsenal atawa Barca yang pemainnya muda-muda, kalau mereka 
menang sekarang kita masih bisa berharap konsistensi kemenangannya di masa 
mendatang!

Wass / Jaerony.-
  ----- Original Message ----- 
  From: rano supriyono 
  To: [email protected] 
  Cc: rw 14 
  Sent: Wednesday, April 27, 2011 9:11 AM
  Subject: Bls: [porsenipar] Jangan Tepikan Giggsy


        pak jay......prediksi ini terbukti kan....The Welsh Wizard  akhirnya 
mencetak gol. salah satu hal yang ditakuti lawan terjadi. ini membuat pintu 
peluang Setan Merah menuju final terbuka lebar. dan sebagai penggemar sejati 
Giggsy, saya harap dia akan selalu membuat kejutan di laga-laga berikutnya.
        btw...final nanti ada nobar gak nech?? ajak-ajak ya....

        salam...
        rgiggs_1602


        --- Pada Sel, 26/4/11, jaerony <[email protected]> menulis:


          Dari: jaerony <[email protected]>
          Judul: [porsenipar] Jangan Tepikan Giggsy
          Kepada: [email protected]
          Tanggal: Selasa, 26 April, 2011, 12:36 PM


          100% saya setuju dengan judul berita di atas !!!

          Beberapa pertandingan di Liga yang lalu -- mungkin ini strategi 
Ferguson -- saat di babak awal MU kalah, Fergi memasukkan Giggs atau Nani dan 
berbaliklah keadaan menjadi MU yang menang. Giggs dan Nani menjadi kreator bagi 
Rooney, Berba maupun Chicarito untuk mencetak gol.

          Pertandingan ini akan menarik karena Schalke di bawah pelatih baru 
mampu membuat kejutan dengan dimotori oleh Raul.

          Nonton yukkkk ...


          Wass / Jaerony.-

          
-------------------------------------------------------------------------------



          Selasa, 26/04/2011 12:17 WIB 
          Jelang Schalke vs MU 

          Jangan Tepikan Giggsy 

          Rossi Finza Noor - detiksport

          Gelsenkirchen - Usia Ryan Giggs memang sudah 37 tahun, tapi perannya 
untuk Manchester United masih ada. Jika melihat catatan yang dibuatnya 
belakangan, Giggsy belum pantas untuk ditepikan.

          Giggs punya peran penting dalam kelolosan United ke babak semifinal 
Liga Champions. Pada dua laga melawan Chelsea di perempatfinal, ia memang tak 
mencetak gol. Tapi, ingat bahwa dialah yang mencetak assist untuk 'Setan Merah' 
dalam dua laga melawan Chelsea.

          Assist pertama diberikannya untuk Wayne Rooney pada laga di Stamford 
Bridge. Sedangkan dua lainnya ia berikan untuk Javier Hernandez dan Park 
Ji-Sung pada laga di Old Trafford.

          Catatan lainnya, Giggs adalah pemberi assist untuk empat gol terakhir 
United di Liga Champions. 

          Respek pun hadir dari veteran lainnya, Raul Gonzalez. Bahkan, bomber 
Schalke itu sampai ingin bertukar jersey dengan The Welsh Wizard seusai laga.

          "Bagi Giggs, bermain di level seperti ini pada usia 37 tahun 
sangatlah luar biasa. Saya ingin bertukar kaos dengan Ryan Giggs setelah 
pertandingan. Akan menjadi kebanggaan tersendiri bisa memiliki kaosnya," ujar 
Raul seperti dilansir Herald Sun.

          Giggs dan Raul adalah dua pesepakbola yang tercatat dengan rekor 
penampilan terbanyak di Liga Champions saat ini. Jika Giggs sudah menorehkan 
134 penampilan, maka Raul sudah mencatat 142 penampilan.

          Satu-satunya pesepakbola yang berada di atas Giggs, selain Raul, 
adalah Paolo Maldini yang memiliki catatan 139 pertandingan. Namun, Maldini 
sudah pensiun dan catatannya dipastikan sudah berhenti.




          ( roz / nar ) 

       

Kirim email ke