Maaf pak yg jam 7.21 juga ga ada ya? Dan tumnen2nya Bodrex jam 7.45 sdh msk st. Bojong Gede....harusnya u/ instansi yg melayani masyarakat tdk libur..spt imigrasi, kelurahan, KAI, pajak dsb Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message----- From: "jaerony" <[email protected]> Date: Mon, 16 May 2011 13:05:48 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [porsenipar] PT KAI Kurangi Kereta, Penumpang Mengeluh Jadwal KRL Kacau Perkiraan saya bakal mengalami kesengsaraan terbukti pagi ini. KRL yang saya tumpangi sudah penuh sesak sesampai di Bojong Gede. Pas kondektur periksa karcis saya tanya, "Ada KRL yang dibatalin*) ya Pak?". "Ya, yang 7.15". Tipikal, pegawai semacam pegawai KAI ini kalo libur senengnya minta ampun. Kedua, terbukti, mereka lebih melayani atasan (baca: Menteri dan atasan lainnya) daripada Customer. Mau dibawa ke mana negara ini? Just sharing ... Wass / Jaerony.- *) dibatalin = tidak dijalankan. ********************************************************************************* Senin, 16/05/2011 10:06 WIB PT KAI Kurangi Kereta, Penumpang Mengeluh Jadwal KRL Kacau Lia Harahap - detikNews Jakarta - Berdasarkan keputusan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, Senin (16/5/2011) ini dinyatakan sebagai Cuti Bersama. Penumpang mengeluh karena jadwal KRL kacau. PT Kereta Api Indonesia (KAI) ternyata mengurangi kereta. Seorang penumpang KRL jurusan Bogor-Jakarta bernama Reza Amriel, misalnya, mengeluhkan pelayanan KRL yang ikut berubah karena libur bersama hari ini. "Saya yang harusnya berangkat pukul 07.15 WIB jadi pukul 09.20 WIB, akibatnya terjadi penumpukan penumpang di Stasiun Bogor," kata Reza kepada detikcom. Sementara PT KAI mengakui ada pengurangan kereta pada cuti bersama hari ini. Pelayanan disesuaikan menjadi pelayanan hari libur. "Karena keputusan pemerintah bahwa ini hari libur nasional, maka PT KAI mengacu pada keputusan itu dengan pola yang kita terapkan pola pelayanan saat hari libur," ujar Kepala Humas Daops I Mateta Rizalulhaq, kepada detikcom, Senin (16/5/2011). Mateta mengatakan, sesungguhnya tidak ada jadwal yang terganggu. Sebab, pola pelayanan untuk hari libur menyebabkan beberapa kereta tidak beroperasi. "Kan memang kalau lagi libur sebagian kereta tidak dijalankan," katanya. Mateta menambahkan, saat pemerintah mengeluarkan keputusan itu, PT KAI menindaklanjuti dengan mengeluarkan telegram. PT KAI menurutnya juga telah memberikan pengumuman kepada para penumpang. "Saat itu (Jumat, 14 Mei) langsung kita keluarkan telegram pada sore harinya yang menjelaskan bahwa kita mengikuti kebijakan itu. Dan biasanya juga para penumpang jika dikatakan libur, mereka sudah tahu jadwal jam operasional kereta," ungkap Mateta. (lia/nwk)
