pak jae...ada ulasan yang sebaliknya gak pak? Lima Cara MU Menghancurkan 
Barcelona...
saya tunggu ya pak...makasih... (atau yang lain mungkin?)
 
salam sport14...
rgiggs_11
 


--- Pada Kam, 26/5/11, jaerony <[email protected]> menulis:


Dari: jaerony <[email protected]>
Judul: [porsenipar] Lima Cara Barcelona Kalahkan Manchester United
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 26 Mei, 2011, 4:34 PM






Lima Cara Barcelona Kalahkan Manchester United
KAMIS, 26 MEI 2011 | 15:29 WIB
Besar Kecil Normal


TEMPO Interaktif, Jakarta - London - Barcelona dan Manchester United bakal 
bertarung menentukan siapa yang terbaik di Eropa pada final Liga Champions di 
Stadion Wembley, 28 Mei 2011. Barcelona menang di laga terakhir melawan 
Manchester United pada 2009, tapi kali ini keadaannya berbeda.

Manchester United memetik pelajaran dari kekalahan mereka atas Barcelona di 
final Liga Champions 2009. Dengan kepiawaian Manajer Sir Alex Ferguson sebagai 
salah satu pengatur taktik terbaik dunia, Manchester United berusaha membalas 
dendam.

Banyak pengamat memfavoritkan Barcelona menjuarai Liga Champions musim ini. 
Namun, peluang Manchester United tetap terbuka. Apalagi, Manchester United 
dinilai memiliki kekuatan yang sanggup mengatasi kekuatan El Barca. Belum lagi 
Si Setan Merah bakal tampil di Stadion Wembley.

Barcelona memiliki pemain-pemain bintang seperti Lionel Messi, David Villa, 
Carlos Puyol, Xavi dan Iniesta, tetapi mereka harus menyuguhkan permainan 
terbaik untuk bisa mengalahkan Manchester United. 

Berikut ini lima hal yang harus dilakukan El Barca untuk menaklukkan Manchester 
United:

1. Gerard Pique dan Javier Mascherano Harus Mematahkan Chicharito
Bek Barcelona Eric Abidal kemungkinan tidak dimainkan karena baru pulih dari 
tumor di hatinya. Karena itu, Pep Guardiola kemungkinan menurunkan Carlos Puyol 
di kiri. Jika itu skema yang dipakai, Javier Mascherano bakal berduet dengan 
Gerard Pique di jantung pertahanan Barcelona.

Mascherano dan Pique kemungkinan bakal berhadapan langsung dengan penyerang 
Manchester United Javier "Chicharito" Hernandez. Pasalnya, ujung tombak 
Manchester United Wayne Rooney diperkirakan bergerak lebih ke belakang untuk 
memecah konsentrasi pertahanan Barcelona.

Setelah tampil gemilang membela tim nasional Meksiko, Chicharito berperan besar 
membawa Manchester United meraih gelar Liga Primer Inggris ke-19 musim ini. Ia 
telah membukukan 20 gol musim ini.

Chicharito dikenal dengan kecepatan dan insting mencetak gol serta umpan-umpan 
akurat. Pergerakannya yang konstan bakal menyulitkan bek-bek Barcelona. Gerakan 
Chicharito juga yang mengobrak-abrik benteng pertahanan lawan.

Barcelona juga bisa memanfaatkan pengalaman segudang Puyol untuk menahan laju 
Chicharito. Namun, ada kemungkinan Mascherano yang ditugasi mematikan 
Chicharito karena permainan Mascherano yang membaik musim ini.

Mascherano lebih dikenal sebagai gelandang bertahan. Ia tampil sangat gesit, 
awas, dan memiliki teknik untuk mengatasi Chicharito. Sedangkan, Pique kini 
tumbuh menjadi salah satu bek tengah terbaik di dunia.

Duet Mascherano dan Pique harus konsentrasi sepanjang pertandingan dan selalu 
mewaspadai pergerakan Chicharito. Kesalahan sedikit saja bisa berbuah petaka 
bagi Barcelona.

2. Pengalaman Carlos Puyol Penting untuk Menahan Antonio Valencia
Dengan belum pulihnya Eric Abidal, Carlos Puyol kemungkinan besar bakal mengisi 
posisi bek kiri. Banyak pengamat menilai Barcelona bukanlah Barcelona jika 
tanpa Lionel Messi. Padahal, Barcelona bukanlah Barcelona jika tanpa 
kepemimpinan Carlos Puyol di barisan pertahanan.

Kepemimpinan dan pengalaman Puyol bakal berperan penting bagi La Blaugrana 
untuk mengulangi kemenangan mereka saat mengalahkan Manchester United di final 
Liga Champions 2009.

Sejak pulih dari cedera musim ini, Antonio Valencia memamerkan perannya yang 
sangat penting di Manchester United. Ia tampil dengan kecepatan sehingga 
menjaga tempo permainan cepat Si Setan Merah.

Kecepatan Valencia terbukti saat Manchester United mengalahkan Chelsea 2-2 
bulan ini. Valencia membuat bek Chelsea Ashley Cole tidak berkutik. Padahal, 
Cole dianggap sebagai salah satu bek kiri terbaik saat ini. 

Pada 28 Mei 2011, Manchester United diperkirakan bakal menurunkan empat 
gelandang: Valencia, Park Ji-Sung, Ryan Giggs, dan Michael Carrick. Di 
pertandingan ini, pengalaman Puyol menghadapi gelandang atau penyerang terbaik 
dunia sangat penting untuk mematahkan Valencia. Apalagi, Manchester United 
terkenal dengan serangan yang dibangun dari sayap dan pemain seperti Valencia 
sangat berperan penting.

Valencia memiliki kemampuan yang hebat melepaskan umpan silang dari sayap. Ia 
pun memanfaatkan kecepatan yang dimilikinya untuk menjelajahi sayap kanan 
Manchester United.

Puyol harus berada dalam permainan terbaiknya untuk menghadapi Valencia. Namun, 
peran Puyol tidak hanya untuk mematikan Valencia. Ia juga sangat vital 
mengkoordinasi benteng pertahanan Barcelona.


3. Sergio Busquets Harus Mampu Mematikan Wayne Rooney
Dengan Javier "Chicharito" Hernandez yang berada di ujung tombak Manchester 
United, Wayne Rooney kemungkinan bermain lebih ke belakang. Rooney bisa membuat 
masalah bagi Barcelona lewat pergerakan dan umpan-umpan silangnya.

Jika Rooney tampil lebih ke belakang, Sergio Busquets bakal berhadapan langsung 
dengannya. Karena itu, Busquets harus terus mengawal penyerang tim nasional 
Inggris tersebut.

Gelandang bertahan Arsenal Alex Song menunjukkan kemampuannya mematikan Rooney 
saat Arsenal mengalahkan Manchester United 1-0.  Pemain asal Kamerun tersebut 
menjaga Rooney dengan telaten dan mencegah Rooney tampil kreatif.

Rooney biasanya bergerak nyaris di tengah lapangan lalu melepaskan umpan-umpan 
ke pemain di sayap. Hal itu membuat para pemain Manchester United lainnya 
berganti posisi sehingga mengganggu pertahanan lawan.

Kunci untuk mengatasi Rooney adalah terus menempelnya dan mencegahnya mengolah 
bola terlalu lama. Karena itu, Busquets harus menjaga agar Rooney tidak terlalu 
lama mengolah bola dengan cara menempel Rooney dengan ketat. 

Dengan membatasi kreativitas Rooney, Busquets mengurangi potensi ancaman 
serangan Manchester United.

4. Tetap Tenang dan Tidak Terpancing Menggunakan Trik Curang

Setelah Barcelona melakoni dua laga El Clasico melawan Real Madrid di semifinal 
Liga Champions, para pengamat mulai meragukan kekuatan Barcelona. Pasalnya, 
beberapa pemain Barcelona seperti Pedro, Dani Alves, dan Sergio Busquets 
terkadang berpura-pura terkena pelanggaran.

Belum lagi ada insiden yang memicu kontroversi ketika Busquets diduga 
mengomentari pemain Real Madrid Marcelo dengan nada rasis.  

Trik-trik curang seperti berpura-pura jatuh sangat berbahaya bagi tim. Sebab, 
trik-trik tersebut bisa menyebabkan kartu kuning untuk pemain.

Busquets dianggap sebagai pemain Barcelona yang sering berpura-pura jatuh 
seperti pada laga melawan Real Madrid. Hal seperti itu dianggap bakal merugikan 
Barcelona di final Liga Champions. Apalagi, kejadian saat melawan Real Madrid 
sudah menjadi pergunjingan media massa.

Adegan berpura-pura jatuh bakal merugikan jika wasit menghadiahi pemain yang 
melakukan itu dengan kartu kuning. Kartu kuning ini bisa berbahaya jika 
berujung menjadi kartu merah. Untuk mencegah itu, pemain-pemain Barcelona harus 
tetap tenang dan tidak melakukan trik-trik seperti itu.

5. Terus Menyerang dan Tak Gampang Menyerah

Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson piawai dalam mengatur strategi. Ia 
adalah jenis pelatih yang belajar beradaptasi dan memiliki segudang pengalaman. 
Karena itu, ia punya banyak solusi untuk berbagai taktik yang dimiliki lawan.

Pada pertandingan final Liga Champions 2009, Barcelona tampil dominan ketimbang 
Manchester United. Alhasil, Barcelona unggul 2-0. Namun, Ferguson bakal belajar 
dari kekalahan tersebut. 

Si Setan Merah merupakan tim yang bisa mengubah strategi dari menyerang ke 
bertahan dalam waktu yang sangat cepat. Dengan pemain-pemain yang memiliki 
kecepatan, Manchester United dikenal dengan serangan balik mereka yang cepat.

Melawan Arsenal yang memiliki tipe permainan menyerang mirip Barcelona, 
Manchester United tampil gemilang memanfaatkan serangan-serangan balik mereka 
yang cepat. Meski serangan Arsenal tidak setajam Barcelona, Manchester United 
masih tetapi bisa menerapkan strategi serupa.

Diperkuat bek-bek terbaik dunia seperti Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic, 
Manchester United juga memiliki pertahanan yang kokoh untuk membendung 
serangan-serangan Barcelona.

Oleh sebab itu, Barcelona harus terus mencoba menyerang untuk mencari gol. 
Manchester United bisa bertahan untuk waktu yang lama. Tetapi, mereka bisa saja 
frustrasi karena selalu ditekan. Karena itu, Barcelona harus tetap sabar dan 
menjaga ritme permainan mereka.

Sayap kanan Manchester United saat ini dianggap sebagai salah satu kelemahan Si 
Setan Merah. Barcelona bisa memanfaatkan celah tersebut untuk mencari gol. 
Pertahanan Manchester United yang kokoh juga bisa ditembus dengan serangan 
melalui umpan-umpan pendek seperti yang ditunjukkan Arsenal.
 
www.tempointeraktif.com
 

Kirim email ke