Cerita menarik yang mungkin applicable di lingkungan kita di kompleks. Setiap 
warga semestinya tahu nomor telepon berikut :
  a.. Kepolisian 
  b.. Rumah Sakit 
  c.. Dinas Pemadam Kebakaran dan
  d.. PLN
Wass / Jaerony.-


----- Original Message ----- 
From: Sandly Anthony 
To: [email protected] ; [email protected] 
Sent: Tuesday, June 26, 2012 12:05 PM
Subject: [HSE Indonesia] [Sharing] Pengalaman Unik Saat Keadaan Darurat


  

بسم الله الرحمن الرحيم

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hanya ingin sekedar berbagi dengan teman-teman sekalian dan diharapkan dari 
pengalaman saya ini kita semua dan khususnya pihak terkait bisa saling bekerja 
sama untuk kedepannya.


Pada Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2012 sekitar pukul 03.30 WIB. Lokasi rumah

Berbunyilah hp saya dengan kerasnya.. Dengan kondisi mengantuk dan mencoba 
mencari serta dibantu istri tercinta untuk menemukan hp tersebut maka dapatlah 
hp tersebut.

Kemudian setelah diangkat, terdengarlah suara teman kerja saya yang tidak asing 
lagi.
“Maaf Ton.. Aku nelponnya malam. Terjadi kebakaran di depan rumahku, tolong no 
Dinas Pemadam Kebakaran.”

Agar pembaca tidak salah paham perlu saya sampaikan lokasi kebakaran (alamat 
rumah teman saya)
Jl. Pusaka, Pasar 11 Tembung. Arah ke Kampung Kolam. (Wilayah Kab. Deli Serdang)
Dari Simp. Kantor Polisi sekitar 500 - 1 Km

Alamat saya,
Jl. Letda Sujono Medan (Kodya Medan)

Dengan kondisi kaget saya menjawab, 

“Ntar ya, di cari dulu..” (Telp dimatikan).


Kantuk hilang seketika, otak pun tiba-tiba dipaksa online dan loading dengan 
cepat sehingga berpengaruh kepada tangan yang bergetar ga karuan untuk mencari 
no HP Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan.

Selang 2 atau 3 detik dari telpon sebelumnya, teman saya nelpon lagi,
“Udah Ton…”

Langsung saya jawab dengan kaget, 

“Belum! Ntar…”


Dalam kondisi panik, -alhamdulillah- saya teringat pada Bapak Huddin P. 
Hasibuan -semoga Allah menjaga dan melindungi beliau- beliau salah satu 
pembicara saat Pelatihan Penanganan Keadaan Darurat oleh Dinas Pemadam 
Kebakaran Kota Medan.

Saya sms nomor beliau kepada teman saya dan berharap tidak ada korban jiwa.


Pada Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2012 sekitar pukul 03.38 WIB Lokasi rumah
Saya coba telp teman saya untuk mengetahui keadaan disana namun “sedang sibuk”.

Pada Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2012 sekitar pukul 03.39 WIB
Saya teringat kembali bahwa saya ada menyimpan file no penting saat keadaan 
darurat, kemudian mencoba menelpon Dinas Pemadam Kebakaran pada nomor 
0614557067 namun tidak diangkat. Mungkin Tim Pemadam Kebakaran sedang bersiap 
untuk ke lokasi.

Pada Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2012 sekitar pukul 03.40 WIB Lokasi rumah
Saya berhasil menghubungi teman saya, dan katanya dia berhasil menghubungi 
Bapak Huddin P. Hasibuan. Kemudian teman saya meminta tolong agar saya 
menghubungi PLN agar mematikan aliran listrik di daerah tersebut.

Pada Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2012 sekitar pukul 03.42 WIB Lokasi rumah
Saya menelpon Call Centre PLN +6261123.

Pada awalnya saya mohon bantuan agar mematikan aliran listrik di wilayah 
tersebut karena ini ada kondisi darurat, yaitu kebakaran. Saya sampaikan lokasi 
kebakaran arah ke kampung kolam, dari Simp. Kantor Polisi dekat. (Saat itu saya 
kurang tau alamat jelasnya namun lokasi kebakaran dekat Simp. Kantor Polisi dan 
mengarah ke Kampung Kolam)

Malah operator bertanya seperti tidak terjadi keadaan darurat,
“Bapak tinggal dimana?”
“Lokasi dimana, kalau ga jelas kami ga bisa buat laporan”
“Sebentar ya pak kami laporkan dulu. Mohon tunggu sekitar 1-2 menit.” 
ADA MUSIK SEBAGAI NADA TUNGGU?!!

Tersambung lagi dengan si operator, langsung saya ingatkan lagi,
“Ini kondisi darurat kok malah nanggapi kayak hal biasa”
“Saya ingin no. telp yang bisa saya hubungi di daerah sana!”

Dengan santai si operator ngejawab,
“Kalaupun Bapak nelp kesana nanti juga disambung kemari.”

Kesal mendapat jawaban seperti itu, telp langsung saya matikan. ^_^

Saya lihat pada hp lama berbicara SEKITAR 5 MENIT 23 DETIK NAMUN HASILNYA NIHIL.

Saya benar-benar kecewa dengan cara OPERATOR DALAM HAL INI ADALAH PLN dalam 
mengahadapi kondisi darurat. 

Pertanyaan,
APAKAH PIHAK PLN TIDAK BISA MEMBEDAKAN KELUHAN BIASA DENGAN “KELUHAN DARURAT”?


Pada Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2012 sekitar pukul 03.48 WIB
Saya menghubungi teman saya untuk menyampaikan hal tersebut dan untuk 
mengetahui alamat jelas lokasi kebakaran. Berdasarkan informasi dirinya, 
ternyata ia sebelumnya juga menelpon Call Centre PLN 123 namun tidak diangkat.


Pada Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2012 sekitar pukul 03.50 WIB Lokasi rumah
Saya mencoba menghubungi Polsek Medan Kota 0617366770 namun tidak diangkat.


Pada Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2012 sekitar pukul 03.51 WIB Lokasi rumah
Saya berhasil menghubungi Poltabes +62614524499 dan memberitahu ada kejadian 
kebakaran dengan alamat yang jelas.


Pada Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2012 sekitar pukul 03.54 WIB Lokasi rumah
Saya mencoba menghubungi teman saya, ternyata istrinya yang menjawab. Kemudian 
saya jelaskan kepadanya bahwa Mobil Dinas Pemadam Kebakaran sedang menuju 
kesana. 

Saya mengetahuinya karena terdengar suara sirenenya dari rumah ^_^


Pada Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2012 sekitar pukul 09.03 WIB Lokasi Kantor

Telp saya bunyi dan saya lihat dari nomor yang belum saya ketahui.

Kemudian si penelpon bertanya,
“Ini Pak Tony.. Yang di Kampung Kolam.. ? Saya baru menerima laporannya. 
MASALAHNYA SUDAH KELAR PAK?”

Dalam keadaan bingung, saya menjawab “Maaf bapak siapa?”

Beliau menjawab, “SAYA DARI PLN”

Langsung saya jelaskan kepada beliau kejadian sebenarnya.

Lalu beliau dengan nyantainya menjawab,
“BERARTI MASALAHNYA UDAH KELAR YA..”

Jujur, saya ga ingin berburuk sangka, 
Namun APAKAH KELUHAN KEADAAN DARURAT DIANGGAP BIASA SAJA OLEH PIHAK PLN?


Pada Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2012 sekitar pukul 10.00 WIB Lokasi Kantor

Alhamdulillah, akhirnya teman saya masuk ke Kantor dan beliau bercerita.

Bahwa Bapak Huddin P. Hasibuan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan 
agar segera menuju ke lokasi Kebakaran. Dan ini terbukti bahwa Dinas Pemadam 
Kebakaran Kota Medan sampai lebih dahulu ke lokasi kebakaran dibanding Dinas 
Pemadam Kebakaran Deli Serdang, padahal Deli Serdang lebih dekat ke lokasi ke 
bakaran. Wallahu a’lam.

Bahkan dari informasi yang saya terima dari teman saya, Dinas Pemadam Kebakaran 
Deli Serdang tiba setelah api sudah dipadamkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran 
Kota Medan.

Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Dan kami semua sangat berterimakasih 
kepada seluruh Pihak, terutama Bapak Huddin P. Hasibuan dan Tim Pemadam 
Kebakaran Kota Medan -Jazakumullahu khairan wa baarakallahu fiikum-.

Adapun kejadian di atas benar adanya, tidaklah saya menceritakan pengalaman 
unik saya disini kecuali sebagai nasehat kepada diri saya pribadi, pembaca dan 
pihak terkait agar kita semua PEDULI DAN TANGGAP dalam keadaan darurat walaupun 
kejadiannya jauh dari kita.

Kemudian terkait pengalaman unik ini saya punya saran agar kita semua memiliki 
nomor penting saat keadaan darurat. Seperti,
  a.. Kepolisian
  b.. Rumah Sakit
  c.. Dinas Pemadam Kebakaran
  d.. PLN

Kalau bisa memiliki no hp personilnya, anda pasti tahu kenapa alasannya ^_^

Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Huddin P. Hasibuan dan Tim 
Pemadam Kebakaran Kota Medan. 

Dan saya mohon tulisan ini jangan ditanggapi kecuali dengan tanggapan yang 
bersifat membangun.


Baarakallahu fiikum
Abdullah Sandly Anthony 


__._,_.___

Kirim email ke