Mikroprosesor Transmeta Crusoe Untuk Mobile Internet
Reporter: Sara Imban

detikcom - Jakarta, Transmeta Corp, dengan yakin, menyatakan bahwa teknologi mikroprosesor produksinya lima tahun lebih maju dari teknologi Intel dan Advanced Micro Devices (AMD). Beberapa produsen komputer terkemuka sudah menyatakan kesediaannya untuk menggunakan prosesor produksi Transmeta dalam produk-produknya. Demikian diberitakan Reuters Rabu (27/9/2000).

Prosesor Transmeta berjejuluk Crusoe menggunakan sebuah software yang dapat melakukan berbagai fungsi yang dahulu dioperasikan oleh hardware. Dengan menggunakan Crusoe, produsen komputer dapat membuat komputer notebook yang lebih ringan dengan masa hidup baterai yang lebih lama.

"Untuk menyaingi prosesor ini, mereka harus melakukan pendekatan yang berbasis software juga. Artinya, mereka harus mulai dari awal, dan dari pengalaman saya selama 20 tahun, hal itu akan memakan waktu minimal 5 tahun hingga prosesor mereka dirilis ke pasar," kata David Ditzel, CEO Transmeta.

Transmeta tambah mantap memposisikan diri dalam industri mikroprosesor dan di Wall Street dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengumumkan notebook berbasis Crusoe.

Diantara perusahaan-perusahaan yang akan menggunakan prosesor Crusoe adalah Fujitsu Ltd. Fujitsu akan menggunakan Crusoe dalam dua notebook terbarunya yang akan dirilis awal November. Crusoe juga akan diaplikasikan dalam notebook atau laptop produksi Sony Corp, Hitachi Ltd dan NEC Corp.

Menurut Ditzel, strategi Transmeta sekarang adalah untuk menguasai pasar prosesor untuk notebook dan peralatan mobile internet. Oleh karenanya, Intel dan AMD yang merajai pasar prosesor untuk komputer desktop dan server tidak perlu merasa tersaingi dengan kehadiran prosesor-prosesor Transmeta.

Kehadiran teknologi Transmeta diakui sebagai terobosan pertama yang paling serius dalam industri mikroprosesor sejak 15 tahun terakhir.(ala)

Kirim email ke