Ma'af, Jika nama tokohnya sama berarti suatu kebetulan. Apakah kamu sudah 'keluar', sayang? satulelaki.com - Mengapa Arif selalu bertanya, "Apakah kamu sudah keluar, sayang...?" setelah bercinta. Bagaimanakah Gatmir dapat meminta Arif tidak menanyakan hal ini? (Adakah yang salah dengan pernyataan ini? ) Menurut pendapat Prof. Dr. Praz, sebagian kejengkelan perempuan kalau ditanya disebabkan oleh pertanyaan bahwa "Jika kamu tidak tahu, kamu pasti tidak pernah memperhatikan". Ini tak selalu benar. Menentukan apakah seorang perempuan telah mencapai klimaks dapat menyulitkan Anda, karena terutama setiap perempuan yang berbeda, mengalaminya juga berbeda pula. Lelaki biasanya bertanya demikian dengan dua alasan. Pertama, mereka (lelaki) sangat memperhatikan pasangannya dan sangat memperhatikan apakah pasangannya sudah puas atau belum; Kedua, lelaki merasa kuatir apakah mereka sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Kejujuran menyarankan bahwa sebaiknya perempuan menanggapi pertanyaan lelaki dengan ramah jika Anda (perempuan) merasa bahwa lelaki menanyakan hal itu demi alasan pertama. Di sini perempuan tidak diminta untuk menunjukkan kesabaran yang lebih besar seperti ketika perempuan ditanya demi alasan kedua. Bagi lelaki yang kelihatannya benar-benar peduli, katakan "Semuanya nikmat. Nikmat sekali, ah..., nanti saja kita bicarakan". Kemudian, diskusikan berbagai cara yang dapat dilakukan pasangan untuk bisa mengamati orgasme perempuan, dan kenyataannya (jika memang ada), perempuan bisa menerimanya meskipun tak mendapatkan orgasme. Pada saat yang sama, waspadalah bahwa lelaki yang paling sensitif pun telah belajar bahwa orgasme perempuan merupakan simbol kunci kejantanan mereka. Sulit sekali mengabaikan pengalaman yang menyenangkan ini. Jika perempuan belum mencapai klimaks ketika ditanya oleh lelaki, dan dan Anda (perempuan) memang menginginkannya, tersenyumlah dan beri semangat kepada pasangan Anda (lelaki) untuk melanjutkan tugasnya. Ratri: "There isn't a wife in the world who has not taken the exact measure of her husband, weighed him and settled him in her own mind, and knows him as well as if she had ordered him after designs and specifications of her own" (Charles Dudley Warner).
