ada.... di [EMAIL PROTECTED]
Praz Sattia Isnamu wrote:
> Tidak adakah obrolan yang lebih bermoral/lebih islami ??
> Saya kira tips-tips seperti ini tidak perlu direspon ...
> Dan untuk yang mengirim tolong sadar dan manfaatkan portal ini untuk hal-hal
> yang bermanfaat. Mohon maaf.
>
> > -----Original Message-----
> > From: ZaKaRiA [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent: 23 Oktober 2000 15:41
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Re: minta dong....
> >
> > Harem
> > satulelaki.com - Tiga orang asing sedang berkunjung ke Turki. Suatu hari
> > mereka berjalan-jalan dan secara tak sengaja sampai ke sebuah harem yang
> > berisi sekitar 100 perempuan cantik.
> >
> > Mereka saling berkenalan dan dalam waktu singkat menjadi akrab. Ketika
> > sedang asyik-asyiknya ber-XXX, sheik pemilik harem datang. Ia sangat marah
> > dengan kehadiran ketiga lelaki asing tersebut.
> >
> > "Saya pemilik harem ini. Tak seorangpun yang boleh menyentuh
> > perempuan-perempuan di sini, kecuali saya. Kalian orang asing harus
> > menerima ganjarannya karena begitu lancang memasuki harem tanpa seijinku,"
> > kata sheik.
> >
> > "Saya akan menghukum sesuai dengan profesi kalian," lanjutnya. Sheik
> > menoleh ke lelaki pertama dan bertanya apa pekerjaannya. "Saya polisi,"
> > jawab lelaki pertama. "Kalau begitu aku akan menembak linggamu," kata
> > sheik.
> >
> > "Lalu apa pekerjaan sehari-harimu?" tanya sheik kepada lelaki kedua. "Saya
> > adalah petugas pemadam kebakaran," jawab lelaki kedua. "Berarti 'anumu'
> > harus dibakar," kata sheik.
> >
> > Tinggallah lelaki ketiga. Ketika ditanya apa pekerjaannya, ia mejawab,
> > "Saya penjual permen LOLIPOP." Nah rekan IKAPENS, tolong bantu kira-kira
> > hukuman apa yang tepat bagi lelaki ke tiga ? [Glexxx]
> >
> >
> >
> > At 03:26 PM 10/23/00 +0700, you wrote:
> > >hua ha ha ... mergane gak tau di-gawe macem-macem"
> > >:) [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > >At 14:43 23/10/00 +0700, bina wrote:
> > >>sekali-kali diatas..