|
Sent: Thursday, October 26, 2000 1:22 PM
Subject: [PMIKJ] Kilas Balik Demo Palestina Assalamu 'alaikum wr. wb.
Saudara-saudari sekalian, berikut adalah ringkasan kilas balik
demo dan unjuk rasa di seluruh dunia berkaitan dengan
tragedi Palestina. Bagaimana dengan kita
di Jepang?
Wassalamu 'alaikum wr. wb.
Bowo
4 Oktober:
eramuslimcom Demonstrasi massal pecah di kota-kota besar di
berbagai negara. Di Montreal, Kanada, ribuan umat muslim
menggelar demonstrasi di depan kedutaan besar Israel mengutuk
aksi pembantaian yang terjadi atas muslimin Palestina. Radio
internasional Kanada menyebutkan aksi yang dilakukan muslimin itu sempat
bentrok karena dihadang oleh ratusan warga Yahudi yang
menyambut mereka. Tapi keadaan bisa dikendalikan oleh
pihak keamanan Kanada yang membubarkan para
demonstran.
Sementara di New York, ribuan umat Islam juga menggelar demo yang sama. Mereka mendatangi kantor konsulat Israel di kota itu. Mereka meneriakkan yel-yel yang berisi protes keras aksi biadab Israel atas muslimin Palestina. Demonstrasi juga pecah di kota Paris. Sejumlah kaum muslimin yang mengatasnamakan Persatuan Pelajar Palestina turun ke jalan memprotes kebiadaban Israel dan menyatakan bahwa Israel harus hengkang dari tanah Palestina. Aksi di Paris ini juga dilakukan oleh sejumlah ormas antara lain Gerakan Anti Rasial, Organisasi Advokasi Buruh, Organisasi Persahabatan Perancis Palestina dan Partai Komunis Perancis. Bagaimana dengan Indonesia? (na) 5 Oktober detikcom - Jakarta, Perkembangan terakhir di Palestina
membuat para pelajar Islam di Indonesia tak bisa menahan geram. Seratusan
siswa-siswa Madrasah (SLTP-SMU) se-Jakarta berdemo di depan Kedubes AS. Mereka
membakar bendera Israel dan AS sebagai protes atas penyerangan yang menewaskan
57 warga Palestina.
Kemarahan pelajar yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Pelajar Islam Indonesia (KAPII) itu benar-benar ditumpahkan di depan Kantor Kedubes AS di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2000). Para siswa berseragam sekolah putih-putih 穆ebagian siswi berjilbab- itu tampak heroik dengan ikat kepala bertuliskan KAPII. Para demonstran itu memprihatinkan penyerangan Israel ke Palestina Kamis pekan lalu. Selain menewaskan sedikitnya 57 warga sipil, invasi itu juga melukai 120 orang. KAPII mengutuk Israel, sekaligus menyesalkan ketidaktegasan Dewan Keamanan PBB dalam menyelesaikan konflik Muslim Palestina dengan Yahudi Israel. 6 Oktober
Dunia Islam, Jakarta - Tidak ada kompromi
bagi Israel, penyelesaian konflik Palestina hanyalah Jihad
!!!. Demikianlah kesimpulan acara Tabligh akbar yang diselenggarakan di
Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, siang ini. Acara
yang rencananya berlangsung di halaman Masjid
Al-Azhar itu, dihadiri ribuan kaum Muslimin dari
berbagai lembaga, ormas dan partai Islam. Tampil sebagai
pembicara dalam acara tersebut antara lain
: ketua umum yayasan Al-Azhar, KH. Rusdi
Hamka, Fitra Asril (KAMMI), H. Adyaksa, SH, (KNPI), Drs. Ahmad Heriawan,
Lc Achmad Sumargono, SE (KISDI), DR. Hidayat Nurwahid (PK), dan Abdullah
Hehamahua, M.Sc (Partai Masyumi).
Orasi-orasi mengutuk kebiadaban Israel dan USA bergantian disampaikan oleh para pembicara dalam acara itu. Teriakan yel-yel takbir menggema saat menyampaikan dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina. Puisi yang mendukung perjuangan Palestina juga dibacakan oleh Arief Winata, seorang pelajar berusia 12 tahun. Puluhan Poster berisi hujatan terhadap Israel dan USA digelar saat demo ini berlangsung. "Kick the Jews form the Palestine", "Dengan Ukhuwwah Islamiyyah, Mari bersama kita tolak Zionis Israel.", "Pasukan Cinta Muhammad Pasti Kalahkan Israel", tampak diantara puluhan spanduk dan poster yang digelar. 8 Oktober
Puluhan ribu umat Islam keluar membanjiri jalan-jalan di Qathar menggelar
demonstrasi terbesar dalam sejarah modern negeri itu. Demonstrasi yang dilakukan
usai shalat Jum'at itu dipimpin langsung oleh ulama kaliber internasional, Dr.
Yusuf Qardhawi. Mereka meneriakkan kecaman keras atas pembantaian umat Islam
Palestina oleh tentara Zionis. Ribuan umat Islam itu juga menyerukan saatnya
mengumandangkan jihad dunia Islam terhadap Israel.
13 Oktober Jakarta - Saat ini kurang lebih 700 massa Partai Keadilan, dan masih akan
bertambah, telah datang dan melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR.
Mereka memulai aksinya dengan teriakkan takbir dan membagi-bagikan foto
pembantaian yang dilakukan Israel atas bangsa Palestina. Aksi ini cukup menarik,
mengingat hari masih sepagi ini namun ibu-ibu dengan jilbab panjang dan
menggandeng anak-anak mereka sudah melakukan demonstrasi. Selain ibu-ibu, para
pemuda pun sudah berkumpul dan akan terus bertambah jumlahnya. Diperkirakan
massa yang akan datang berjumlah ribuan. Mereka datang dari Jabotabek dengan
menggunakan berbagai sarana transportasi.
Kekejaman Israel telah menyentuh hati anak-anak muslim di luar Palestina. Dua orang anak asal Mesir dan Yordan, kemarin memutuskan diri untuk meninggalkan rumah mereka untuk berangkat ke Palestina. Seorang anak asal Yordan (12 tahun), dilaporkan telah pergi dengan membawa sejumlah pisau dan uang sebanyak 14 dolar ke Palestina. Sementara Ahmad yang juga berusia 12 tahun, asal Mesir, sempat bergabung dalam demonstrasi anti Israel di Kairo. Tapi ia menyatakan akan bergabung dengan pasukan batu, teman-temannya di Palestina untuk melawan Israel. Ahmad tidak sempat meminta izin kepada dua orang tuanya, kecuali beberapa rekannya di sekolah. "Saya berangkat untuk membela anak-anak Palestina dan memelihara masjid suci ketiga umat Islam," katanya. Kemarin, diberitakan Ahmad telah menaiki mobil menuju al-'Arisy, untuk kemudian melanjutkan ke kota Ghaza. 17 Oktober
eramuslimcom Ribuan murid sekolah dasar Mesir tumpah ruah di Kairo. Mereka
meneriakkan kecaman terhadap Israel yang membantai teman-teman mereka di
Palestina. Mereka juga menyatakan menuntut balas atas kematian Muhammad al-Durra
yang tewas dalam tragedi Natzare secara memilukan. Inilah demonstrasi anak-anak
terbesar dan pertama di Mesir. "Dengan nyawa dan darah, kami akan melindungimu
ya Palestina ...", begitu bunyi salah satu spanduk yang mereka bawa. Para
demonstran kecil itu menuntut satu kursi dalam KTT Arab yang akan datang,
bernama kursi Muhammad al-Durra. Apa yang dikatakan anak-anak Mesir tentang KTT
Negara Arab dan tuntutan kursi untuk Muhammad al-Durra?
Mazin Rizq, bocah 10 tahun yang terlibat dalam aksi ini mengatakan, sejak melihat tragedi tewasnya syahid Muhammad al-Durra di televisi mengaku tak dapat tidur semalaman karena menangis. "Muhammad al-Durra dibunuh Israel. Mereka telah membunuh al-Durra. Kalau saya punya pistol dan akan berangkat ke Palestina..." katanya. Selanjutnya ia mengatakan, karena tubuhnya lebih kecil dari al-Durra, ia saat ini akan menulis surat kepada sejumlah pemimpin Arab untuk mengungkapkan perasaannya. Bukan hanya Mazin, sejumlah anak-anak Mesir yang kali ini terlibat dalam aksi demonstrasi pun merasakan hal yang sama. Keesokan harinya, Muhammad al-Durra menjadi simbol perlawanan anak-anak muslim melawan Israel. Sejumlah anak-anak memperbanyak rekaman pembantaian Muhammad al-Durra dalam video dan berulangkali menyaksikannya sebelum tidur. Rana Muhammad Abdul Aziz, 12 tahun, panjang lebar menguraikan, "Saya tidak tahu apa yang dikatakan para pemimpin Arab atas kematian al-Durra. Apa dosa Muhammad al-Durra? Apa yang dilakukannya hingga ia meninggal dalam kondisi seperti itu? Kalau saya ikut dalam KTT nanti, saya akan katakan bahwa haram seorang anak muslim meninggal dalam keadaan seperti Muhammad al-Durra. Mana perlindungan yang kalian berikan atas anak-anak Palestina?" (na) 19 Oktober SURABAYA-Aksi solidaritas terhadap penderitaan warga Palestina tampaknya
terus berlanjut. Rabu kemarin Konjen AS di Surabaya kembali didemo ratusan
mahasiswa HMI dan Hammas (Himpunan Mahasiswa Muslim Antarkampus) Surabaya, serta
KAMMI (Komite Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia).
Hammas dan KAMMI datang lebih dulu sekitar pukul 11.00. Mereka kemudian berorasi dan membentang berbagai poster dan spanduk yang isinya mengecam ketidakadilan AS dalam menyelesaikan masalah Palestina. AS selalu menerapkan standar ganda, dan tampil sebagai pembela Israel yang melakukan aksi-aksinya. 23 Oktober eramuslimcom Apa yang ingin dikatakan anak-anak Suriah kepada para pemimpin
Arab yang ingin menggelar KTT di Mesir besok? Harian Alittihad yang terbit di
Emirat Arab mewawancarai sejumlah anak-anak yang terlibat dalam demonstrasi
menentang Israel atas kematian Muhammad al-Durra. Mereka kemarin keluar dari
sekolah dan turun ke jalan meneriakkan kecaman atas tragedi Muhammad al-Durra.
Berikut kutipan wawancara tersebut :
Walid Sa'ada (14 th): Aku akan katakan pada para pemimpin Arab, bagaimana kalian bisa tidur sedangkan kalian menyaksikan bagaimana pilunya tragedi kematian Muhammad Al-Durra dan muslim Palestina di sana sedang berperang melawan Israel? Orang-orang Yahudi ingin membunuh semua anak-anak Arab. Maka seharusnya para pemimpin melindungi mereka dengan senjata, harta dan pasukan. Hasim Awabida (10 th): Anak-anak muslim harus meminta pada para pemimpin mereka untuk segera mengirim obat-obatan dan makanan ke Palestina. Mereka juga harus bisa memindahkan para korban yang luka ke rumah sakit-rumah sakit Arab. Sampai mereka bisa sembuh dan kembali lagi ke Palestina untuk melanjutkan intifadhah. Aram Abud (12 th): Para pemimpin negara Arab jangan berdamai dan menghapus semua perjanjian dengan Israel. Orang Yahudi dari dahulu selalu melakukan kejahatan. Para pemimpin harusnya memberi bantuan senjata kepada anak-anak dan pemuda Palestina, karena batu saja sekarang tidak cukup untuk mereka melawan Yahudi. Selain itu mengizinkan bagi anak-anak Arab yang ingin pergi bergabung dengan teman-temannya di Palestina. Samir Saman (9 th): Para pemimpin Arab harus mengizinkan anak-anak Arab masuk ke Palestina untuk membantu teman-teman mereka yang dibunuh oleh Yahudi. Selain itu kita harus mengirimkan obat dan makanan untuk Palestina. Jorje Sweid (11 th): Ketika Yahudi membunuhi anak-anak Palestina, harusnya mereka bertindak cepat untuk menyelamatkan. Mereka harus mendukung intifadhah dengan apa saja dan membiarkan anak-anak dan pemuda Arab untuk masuk ke Palestina dan membantu intifadhah. (na) 25 Oktober Demo untuk Palestina, mengutuk Israel, marak di berbagai daerah. Di
Jakarta, aksi simpatik berhasil mengundang simpati. Derai air mata pun tak kuasa
dibendung.
Katakan cinta dengan bunga. Itulah yang dilakukan Polwan (polisi wanita) kepada para muslimah, peserta unjuk rasa untuk solidaritas Palestina, di halaman gedung DPR/MPR, Jum誕t (13/10) lalu. Ungkapkan rasa cinta dan simpati lewat pemberian bunga itu, jelas beda dari kebiasaan sebelumnya. Yang biasa terjadi adalah polisi mendapatkan bunga dari para pengunjuk rasa. Namun para anggota polwan itu洋ungkin sebagai ungkapan cintanya pada warga Palestina yang dibantai Israel dan simpatinya kepada para peserta demo yang melakukan aksinya secara simpatik曜ustru memberikan sejumlah bunga kepada para wanita berjilbab yang turut berunjuk rasa. 27 Oktober
KHAIBAR KHAIBAR YA YAHUD !!!
KHAIBAR KHAIBAR YA YAHUD !!! Saudara-saudari kaum muslimin yang dirahmati Allah, Luangkanlah sejenak waktu Anda (khususnya yang tinggal di Tokyo & sekitarnya) untuk hadir pada demonstrasi damai menentang penindasan rakyat Palestina, ke Kedubes Israel Tokyo, pada: Hari : Jum'at Tanggal : 27 Oktober 2000 Pukul : 14.30-16.30 Tempat : Ichigaya-eki Mae Sotobori Koen Hadirilah bersama suami, istri, anak, teman dan seluruh kaum muslimin. ALLAHUMMANSUR MUJAHIDIINA FI FILISTIN !!! ALLAHU AKBAR !!! ALLAHU AKBAR !!! ALLAHU AKBAR !!! Wassalamu'alaikum wr.wb. KAMMI Jepang dan Japan Muslim Solidarity Tjahjo Pranoto N.B. : 1. Ijin pelaksanaan Demo telah kami dapatkan dari Kepolisian (OxZ<'¡) 2. Contact Person : a. Tjahjo Pranoto : 090-2447-6607 b. Fuziansyah Bachtar : 070-5546-0346
********************************************** Homepage PMIKJ : http://www.pmikj.net Homepage KB-PMIKJ : http://www.geocities.com/ResearchTriangle/ThinkTank/4447/komite/kb-pmikj |
- Re: Fw: [PMIKJ] Kilas Balik Demo Palestina Candra Dermawan
- Re: Fw: [PMIKJ] Kilas Balik Demo Palestina Son Kuswadi
- RE: Fw: [PMIKJ] Kilas Balik Demo Palestina Praz Sattia Isnamu

