|
dear
Friends... kalau udah ada yg pernah dapet e-mail serupa tolong e-mail ini
diabaikan... untuk sekedar sharing mengingatkan satu sama lain aku rasa gak ada
salahnya...
warm
regards,
uGen
FYI
>> > Dear Friends, >> > >> > Saya
korban hipnotis lewat telpon yg dilakukan oleh orang yang mengaku >>
> bernama Jones Siagian, no. HP. 08128050583 (sampai hari Senin tgl
6 >> > November 2000 ia masih memakai nomor ini, entah kalau
selanjutnya dia >> > menjual nomor itu dan ganti nomor baru). Cara
dia mendapatkan korban >> > (kemungkinan besar) dengan melihat buku
telepon. Dia menelepon ke rumah >> > saya dan berpura-pura
mencari seseorang. Orang rumah memberi tahu bhw >> > tak ada yg
orang dengan nama dan dengan ciri2 yang ia katakan dan >> >
diberitahu bahwa yg ada adalah saya dan adik saya. >> > >>
> Dia mendapat no. telp kantor saya dari orang rumah. Saya yang
kurang >> > berjaga-jaga hari itu, tiba2 jadi percaya saja dengan
segala >> > perkataannya... Singkatnya dia kemudian minta tolong
saya mentransferkan >> > uang untuk keperluan dia. Anehnya saya
menurut saja (padahal setelah >> > saya sadar, sebenarnya omongan
dia benar2 banyak tak masuk akalnya). >> > Bayangkan, sampai 3 kali
sepanjang hari itu saya disuruh bolak-balik >> > mentransferkan
sejumlah uang ke rekening Rumesta Pasaribu rek. BCA cab. >> >
Ketapang no. 8880015215 yang pastilah merupakan teman sekongkolnya. >>
> (bahkan merasa bahwa saya masih dibawah pengaruh hipnotis ia
masih >> > menelepon saya keesokan harinya untuk meminta saya
mentransfer kembali >> > sejumlah uang!!!) >>
> >> > Dari kakak ipar saya yang bertanya pada seseorang temannya
di BCA Pusat, >> > rekening tersebut memang sering menerima
transferan uang dan segera >> > diambil via atm dan hanya menyisakan
sedikit uang saja. Bahkan setelah >> > menerima tranfer dari saya,
orang BCA yang mengecek isi rekeningnya >> > hanya menemukan Rp.
10.000,00!!! Betapa pd-nya orang ini, pasti dengan >> > segera ia
yakin bisa menemukan korban baru sehingga rekeningnya tak akan >>
> tertutup dengan sisa uang sesedikit itu. Transferan untuk rekening
tsb >> > pada bulan Oktober 2000 saja Rp 30 juta. Sedang alamat KTP
Rumenta >> > Pasaribu itu tak ada no. rumahnya di Sabuaran Tumpeng
Rt 02/Rw02. >> > Tanggerang. >> > >> > Saya
harap peristiwa ini tidak menimpa orang lain apalagi kalau >> >
kerugiannya lebih dari sekedar uang!! >> > >> >
Pelajaran yang saya ambil tentang hal ini adalah : >> > >>
> Jangan mudah percaya pada orang lain, jangan terlalu meladeni >>
> pembicaraan (langsung atau pun via telepon) pada orang yang tidak
kita >> > kenal. >> > >> > Jangan pernah
ber'bisnis' dengan orang yang tidak kita kenal secara >> > pasti
latar belakangnya, apalagi jika uang harus keluar dari pihak kita >>
> lebih dulu. >> > >> > Bagi yang mempunyai bakat
murah hati, tetaplah waspada, kalau alasan >> > orang itu minta
tolong soal uang tidak menyangkut hidup-matinya dia, >> > cuekin
aja!!! Nggak usah gengsi dan takut dibilang pelit. >> > >>
> Berbagilah pada keluarga / teman dekat/ orang yg bisa anda
percaya untuk >> > meminta pertimbangan untuk suatu keputusan,
jangan lebih percaya pada >> > 'orang tak dikenal', terutama kalau
orang itu minta anda untuk >> > merahasiakannya (dia minta saya
merahasiakan dari keluarga ttg hal ini >> > dengan alasan yg
lihai) >> > >> > Tentang hipnotis dari dia, yang saya
agak tangkap adalah ia berusaha >> > menguasai pembicaraan, dan
kalau saya sedang berpikir ia langsung >> > mengalihkan konsentrasi
saya dengan bilang "Halo, halo" dan langsung >> > berbicara seperti
memerintah. Ia juga membuat skenario yang bagus >> > sehingga kita
benar2 seperti bisa membayangkan apa yang diomongkannya >> > seolah
benar (sesekali ia seolah sedang menerima telepon ataupun >> >
bertelepon ke pihak lain yang mengurus urusan yang berhubungan
dengan >> > masalah yg mana dia minta tolong saya). Ia juga mengajak
main >> > hitung-hitungan untuk mengetahui konsentrasi saya. Saya
yang saat itu >> > lagi malas mikir Cuma bilang, "Au ah gelap." Dan
dia bilang, "Kamu >> > bodoh," pada saya dengan nada bercanda. Ia
seperti memaksa saya menerima >> > perkataan negatif itu, shg
dengan bercanda pun saya bilang, "Emang gue >> > bodoh soal
itung-itungan." Dia sendiri selalu menolak perkataan negatif >> >
dari saya. Saya bilang dia, "Nggak beres ni orang," dia bilang,
"Nggak >> > boleh ngomong gitu!" >> > >> >
Hati-hati dalam membuka identitas pribadi kita kepada kenalan baru. >>
> Khusus menghindari kejahatan cyber, pakailah alamat e-mail
gratis untuk >> > berhubungan dengan kenalan cyber lewat chatting
maupun lewat mailing >> > list dengan orang yg tidak kita kenal. Ada
baiknya kita tidak terbuka >> > pada orang asing... apalagi dalam
dunia cyber di mana 'kalau monyet bisa >> > main internet, takkan
ada yang tahu siapa sebenarnya dia'. >> > >> > Terutama,
jangan lalai untuk meminta perlindungan Yang Mahakuasa. >>
> >> > Semoga ini bisa jadi peringatan bagi semua teman-teman
untuk selalu >> > waspada. >> > >> > P.S.
Kirimkan email ini untuk mengingatkan orang-orang yang kamu >> >
perdulikan!
| eGroups
Sponsor |
| ************************
E'88
*************************
|