Semoga bermanfaat :
Ini ringkasan ceramah Prof.DR.Ir.Adi Ima. Bsc tentang seni
dikritik
Langkah/methode supaya kritikan yang baik dapat diterima :
1. Selalu introspeksi diri
-Bila ada yang mengeritik maka selalu
melihat kembali apa yang telah diperbuat.
-Yang terpikir adalah tidak merasa dirinya
selalu benar
2. Hilangkan ketersinggungan ( karena tersinggung itu sifat dominan
wanita )
-Biasanya hati teriris bila kritik
berlawanan dengan arahan hati, maka berlapang dadalah untuk menerima setiap
kritik.
Redam emosi , jadikan kritik sebagai
masukan dan sebagai olahan bahan pikiran mendatang.
Pertengkaran akan terjadi bila salah satunya
mudah tersinggung.
3. Mengembalikan/mengkonfirmasikan setiap permasalahan kepada Allah dan
RasulNya .
Udah jelas.....
4. Beragumentasilah dari sumber yang Haq.
Arti Critic dalam kamus :
1. a person who judges or comments : seseorang yang menilai atau
mengomentari
2. a person who find fault : seseorang yang menemukan kesalahan (cela)
seseorang
Jadi carilah sumber argument dari sumber yang Haq :
Kitabullah dan Sunnah Rasul
( bila critic dalam Science maka sesungguhnya
science itu adalah bagian dari Sunnatullah )
5. Berada dalam satu majelis / tempat musyawarah.
- Dengan musyawarah dalam satu majelis keputusan akan dapat diambil
dengan haq karena dalam majelis pasti ada ketuanya.
SELAMAT SHAUM , SEMOGA DENGAN SHAUM BISA MEMBUKAKAN PINTU HIDAYAH ALLAH
KEPADA ANDA SEMUA
-----Original Message-----
From: bina ardianto
[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Friday, November 24, 2000 9:20 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [daarut-tauhiid] Seni
Mengritik
Semoga Bermanfaat
> Ringkasan Ceramah KH Abdullah Gymnastiar.
>
>
> SENI MENGRITIK
>
>
> Ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan agar
kritikan kita diterima
orang lain dengan baik :
>
>
>
> 1.. Tidak merasa lebih hebat daripada yang
dikritik.
>
> - Bila kita tidak merasa lebih hebat daripada
yang dikritik maka
kritikan kita menjadi enak didengar karena tidak
memvonis.
>
> - Yang terpikir oleh kita adalah membantu,
bukan menyalahkan.
>
>
>
> 2.. Saat yang tepat, waktu yang tepat.
>
> - Setiap kata memiliki waktu dan tempat
terbaik.
>
> - Kritik sebaiknya dilakukan pada saat pikiran
senang sehingga lebih
mudah diterima.
>
>
>
> 3.. Metode.
>
> - Cara penyampaian dan pemecahan masalah yang
baik akan lebih mudah
diterima daripada pembicaraan panjang yang tanpa
arti.
>
>
>
> 4.. Siap.
>
> - Walaupun kritikan sudah kita sampaikan
dengan cara yang baik, belum
tentu orang lain bisa menerima.
>
> - Kita mesti siap jika kritikan itu membuat
dia memusuhi kita.
>
> - Kita tidak perlu kecewa karena yang menilai
setiap langkah kita
adalah Allah SWT.
>
>
>
> 5.. Jangan ujub.
>
> - Jika orang yang kita kritik berubah menjadi
baik, tidak sepantasnya kita
berbangga hati dan memamerkannya kepada orang lain.
>
> - Yang membuatnya baik bukan kita, Allah lah yang
menggerakkan hatinya.
>
> - Kita ini kebagian bicara, kalau Allah
menghendaki dia berubah setelah
mendengar kritikan kita, itu juga bagian dari
skenario Allah SWT.
>