bukannya mau saingan bikin howto :-))

kalau mau bikin setup single domain, saya akan pakai:
- uw-imap
- prayer (webmail)
uw-imap bisa pakai unix native mailbox dan /etc/passwd,
sehingga administrasi user sudah tidak asing, mau quota
tinggal pasang dst. jangan termakan 'isu' kalau pakai
shared-uid (single uid, virtual user) lebih secure.
itu jelas ngaco. di rumah, untuk 'mdgr.padinet.com'
saya pakai cara ini (user cuman dua biji :-)

kalau mau bikin virtual domain:
- pakai maildrop *) sebagai transport, dan gunakan courier-imap/pop3
- pakai cyrus.

yang sudah siap untuk 'mass virtual domain' baru courier and the
gang. dengan demikian 'per-user filter' sudah siap, baik via
maildrop kalau pakai courier, atau bisa pakai sieve kalau pakai
cyrus.

ada juga gnu-mailutil, tapi masih belum stabil.

lupakan vpopmail/vpopmie/vmailmerger. bukannya apa-apa, kita
akan kesulitan sendiri nantinya, karena postfix oleh yang
empunya maunya didesign menggunakan protokol standar untuk
antar muka program. syarat ini tidak (belum?) bisa dipenuhi
oleh vpopmail/vmailmgr.

*) dengan menggunakan authlib unix, maildrop+courier-imap+sqwebmail,
   bisa jadi saingan uw-imap+prayer. malah dengan maildrop ada
   nilai plus soal filtering. sedangkan kalau menghendaki filtering
   dengan uw-imap+prayer, MTA-nya harus exim :-)))

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

Reply via email to