On Mon, Mar 08, 2004 at 08:42:31AM +0800, William wrote:
> Tapi saya setuju dengan penggunaan Maildir daripada Mbox krn
> user saya rata-rata kirim email pake attachment 2 Mb per email,
> satu hari ada yg kirim sampai 10 email= 20 MB perhari sedangkan
> saya pake IMAP, jadi mailbox user saya 50 s/d 100 MB! Tetapi
> kalo cuma kirim text saja mungkin lebih baik pake mbox, gakk
> ribet!

benar. secara umum, kalau mail besar-besar, jumlahnya sedikit
pakailah maildir, kalau mail kecil-kecil tapi jumlahnya banyak
pakailah mbox. walaupun untuk situasi anda di atas, kalau
menggunakan pop3, tetap saja mbox bisa lebih optimized :-)

> IMHO, MD menurut saya lebih user freindly ketimbang postfix, misalnya:
> 1. Log Activitas: dilayar langsung terbagi log utk SMTP In/Out, Pop,
> Multipop dsb (sampai saat  ini saya tidak tahu dimana baca log smtp
> in/outnya Postfix)

postfix me-log via syslog. tergantung setting di tempat anda.
mandrake menggunakan /var/log/mail/*, redhat menggunakan
/var/log/maillog. bisa diset di /etc/syslog.conf.
kalau sekedar membagi smtp in/out itu tidak user friendly :-)
banyak detail yang disembunyikan oleh mdaemon, yang menyulitkan
troubleshooting. logging untuk pop session sudah diluar konteks
postfix.

> 2. Schedule antivirus include, bisa urgent update

ini feature dari antivirus yang dipakai. rata-rata vendor
antivirus menyediakan feature ini. beberapa wrapper anti
virus seperti amavis menyediakan tool semacam ini (setidaknya
ada kontribusi user).

> 3. Filternya lebih mudah, misalnya untuk menolak email dengan
> message body "xyz" dan size attachmentnya > 2 MB

bukan lebih mudah. tapi sudah dibuatkan :-) kalau ada yang
membuatkan untuk anda di postfix, postfix akan _jauh_ lebih
fleksibel dibanding mdaemon. hint: smtpd policy, content filter.
pada prinsipnya, apa-apa yang sudah tersedia tampak seperti
lebih userfriendly :-)

> 4. Dimana setting Bayesian dan Tarpiting di Postfix? Ngatur Threshold nya
> gimana? Saya maunya klik saja.

yup. klik dan ngaco. tidak ada mailserver yang bisa jalan bagus
hanya dengan klak-klik. percaya atau tidak. kalau anda cermati
kekacauan berupa notifikasi virus brengsek yang bikin network
trafik lebih besar karena banyak MTA yang tidak user friendly.
MTA-MTA seperti ini, didesign seperti black magic, membuat user
terbelalak tapi tidak tahu apa-apa. kalau terjadi apa-apa yang
disalahin user :-) postfix dibuat dengan: least surprise
principle. semakin lama anda menggunakan postfix, anda akan
semakin mengerti prinsip ini. saya lihat ini jarang dijumpai
di MTA yang lain.

> 5. Mengajar pemula dengan MD cukup 2-3 hari saja, krn MD cukup jalan di W2K
> Pro. Kalo Postfix? Belajar linux dahulu? (maklum kita umumnya belajar dari
> Windows, seaindainya belajar dari Linux tentu beda hasilnya)

belajar lah sampai ke negeri cina :-) belajarlah sampai seumur
hidup. asal ada di dekat saya. saya bisa mengajar orang
menggunakan postfix 8 jam kerja, dan hasilnya lebih
robust dibanding kalau pakai mdaemon. lebih tepat, itu mah
bukan mengajar, tapi mendikte ... he..he..

itu lah mengapa saya bilang postfix user friendly. saya pikir,
tugas milis ini menunjukkan bahwa postfix user friendly.

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

Reply via email to