CUBA TANYA KEPADA PENGKHIANAT MALIK MAHMUD DAN ZAINI ABDULLAH, PERNAHKAH WALI
NEGARA ACEH MERDEKA MENULIS ATAU MEMBUAT PERNYATAAN BAHAWA BELIAU BERSEDIA
UNTUK BERUNDING DENGAN KAFIR PENJAJAH INDUNESIA JAWA DAN MAHU TERUS TINGGAL DI
BAWAH BINGKAI NKRI?
MANA BUKTI TERTULIS DAN PERNYATAAN MEDIA MASSA BAHAWA TGK. DR. MUHAMMAD HASAN
DI TIRO TURUT MENDUKUNG MOU HELSINKI?
Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Stockholm, 14 November 2006
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
Aha, disuruh menjelaskan tentang “IDIOLOGI ACEH MERDEKA“, eh malah masuk lagi
kedalam lobang dilereng gunong halimon di Pidie. Apa pasal ini orang yang
memakai nama gunong halimon (Abdurrahman Ismail kah atau Yahya Taleb kah atau
Syamaun Gayo kah atau Anwar kah) tidak bisa menjawabnya, malahan masuk kedalam
lobangnya lagi. Itu gunung halimon telah dipakai sebagai nama oleh salah
seorang orang Acheh di Stockholm ini. Itu teman akrabnya saudara Yusuf Daud
kepala sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja & Hallefors ini.
Apa pula nama gunong dijadikan sebagai nama, ikut-ikutan orang penganut
kejawen dan aliran kepercayaan orang-orang Golkar saja atau ikut-ikutan
orang-orang Swedia yang memakai nama “berg“ seperti “Berglund“ yang artinya
gunong lund atau gunong yang ada di Lund, Swedia. Tetapi di Lund tidak ada
gunong yang ada hanya bukit saja.
Lain kali kalau tidak mengerti dan tidak paham apa itu yang dinamakan dengan
“IDIOLOGI ACEH MERDEKA“ yang mengacu kepada dasar perjuangan GAM dibawah
Pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro, jangan sok berlagak berteriak-teriak
inilah “IDIOLOGI ACEH MERDEKA“. Tetapi, ketika ditanya apa itu “IDIOLOGI ACEH
MERDEKA“, eh malah masuk kedalam lobang dilereng gunong halimon di Pidie. Dasar
otak sempit kegencet gunong halimon.
Eh, Ahmad Sudirman cukup hidup dan cukup mewah hidup di Swedia, tidak
memerlukan bayaran dari orang lain. Tetapi kalau angggota sindikat Paya Bujok
Telianet [195.252.42.4] yang ada Hallefors ini berapa dikasih uang tiap bulan
oleh Kommun Hallefors?, punya kerja atau nganggur? sekolah atau tidak? Itu
Yahya Taleb sekolah atau tidak? Atau Abdurrahman Ismail sudah tamat belajar
bahasa Swedianya atau belum, jangan hanya memakai bahasa Acheh saja biar tidak
budek, sedikit-sedikit pakai bahasa Swedia? Cukup tidak uang untuk sewa rumah
dan makan? Kalau tidak cukup kasih tahu saja di mimbar bebas ini, biar kita
kumpul-kumpul uang.
Terakhir, jadi lain kali sebelum memberikan tanggapan di mimbar bebas, itu
para anggota sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja & Hallefors
terlebih dahulu harus mengerti dan memahami tentang “IDIOLOGI ACEH MERDEKA“
yang diacukan pada perjuangan GAM yang dipimpin oleh Teungku Hasan Muhammad di
Tiro, bukan hanya mengarang sendiri yang sumber ceritanya diambil dari koran
Dagens Nyheter yang dibuang didekat tong sampah ICA dan KONSUM di Hallefors.
Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
memohon petunjuk, amin *.*
Wassalam.
Ahmad Sudirman
http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------
Received: (qmail 11205 invoked by uid 60001); 14 Nov 2006 16:19:28 –0000
Received: from [81.235.175.35] by web34001.mail.mud.yahoo.com via HTTP; Tue,
14 Nov 2006 08:19:28 PST
From: Gunong halimon [EMAIL PROTECTED]
Date: 14 november 2006 17:19:28
To: Ahmad Sudirman [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: "Idiologi Aceh Merdeka" diambil dari bungkus kacang di samping
ICA atau KONSUM
Sekarang tak payah lah menulis kata2 yang manis pada mulutnya saja, kamu
adalah MUNAFIK dan tak tau me nawu tentang aceh. Sekarang tinggal kau lah mamat
jawa sunda yang masih menjilat pantat malik malik dan Zaini, berapa kronor
mamat dibayar sekali menjilat pantat
malik........................................................................?
----------
---------------------------------
Sekarang dengan penyimpanan 1GB
http://id.mail.yahoo.com/