1. Anjing-anjing penguasa jawa begitu tergiur dengan kekayaan yang ada di bumi
Aceh. Dari bumi Aceh lah anjing-anjing penguasa jawa itu menumpuk harta
kekayaannya di pulau jawa;
2. Anjing-anjing TNI/POLRI jawa pula yang kelaparan memakan gaji jatah di
pulau jawa dan hidup berhimpit-himpit di kawasan kumuh di pulau jawa, sangat
bercita-cita untuk pergi merantau ke Aceh sambil meneteng senjata yang
diberikan oleh penguasanya anjing-anjing jawa juga. Di Bumi Aceh lah
anjing-anjing TNI/POLRI dapat merasakan berbagai kesenangan. Dapat makan lebih
sedap, tempat tinggal yang baik, dan kenderaan yang bersahaja. Itu semua
diperoleh dengan meneteng senjata dan perangai buasnya ke mana sahaja mereka
pergi di atas Bumi Aceh;
3. Para abdi-abdi dalem jawa pula seperti KUNTORO dan yang segolongan dan
sebangsa dengannya, juga sangat berangan-angan untuk dapat terus tinggal di
Bumi Aceh, sambil mengucapkan mantera-mantera jawa semoga Tsunami ke 2 datang
melanda Aceh. Dengan bencana tsunami tersebut itulah abdi-abdi dalem jawa ini
akan mengumpul hartanya di bumi Aceh yang akan diangkut ke pulau jawa.
Abdi-abdi dalem ini akan mencuri hak para korban Tsunami tesebut dengan alasan
gaji sebab mereka bekerja membangun kembali Aceh yang dilanda tsunami;
4. Sementara anjing-anjing lain yang selama ini hidupnya dari menjadi
anjing-anjing pengemis kepada anjing jawa dan telah mengamalkan cara hidup
mencari nafkah seperti anjing-anjing jawa, juga berharap tsunami ke 2 akan
datang lagi ke Aceh. Dengan cara itulah anjing-anjing ini akan menjadi buruh
kepada anjing-anjing jawa, untuk mendapat jatah tertentu dari bahagian yang
sepatutnya menjadi korban tsunami.
Untuk pengetahuan rakan-rakan Bangsa Aceh di seluruh dunia, tadi malam saya
mengangkat telefon untuk menghubungi saudara-saudara kita yang tinggalnya di
sepanjang pantai Bumi Aceh. Berdasarkan laporan mereka, kebanyakan mereka yang
tinggal di tepi pantai bahkan yang tinggal 1 kilometer, hidup mereka
sehari-hari terpaksa membeli air untuk keperlunya sehari-hari. Sementara untuk
mandi dan mencuci pakaiannya atau peralatan rumah tangga yang lain, mereka
menggunakan air sumur yang masin.
Mereka yang mengatakan dirinya pemimpin di Aceh sekarang ini, tidak lebih
hanya menjadi abdi dalem jawa yang sehari-hari sibuk dengan kehidupannya
memperkaya diri dari kekayaan yang sepatutnya digunakan untuk rakyat Bangsa
Aceh. Seperti membangun sumber air bersih dan sihat, membangun jalan, membangun
bangunan untuk pendidikan, dan berbagai keperluan asas yang lain.
Sekarang para anjing-anjing yang sibuk mencalonkan dirinya untuk dipilih
dalam Pilkada sebenarnya juga tidak akan berbeza dengan anjing-anjing yang
selama ini menamakan dirinya pemimpin di Aceh. Mereka ini juga akan menjadi
binatang buas di Aceh yang siap menerkam semua kekayaan ynag sepatut
dipergunakan untuk kesejahteraan Bangsa Aceh semua. Anjing-anjing ini juga akan
mejadi buas untuk menerkam siapa sahaja yang menentang dan mengkritik
anjing-anjing ini.
MAKA KEPADA SEMUA BANGSA ACEH DISERUKAN SUPAYA JANGAN TERTIPU DENGAN PILKADA
ANJING-ANJING ITU. BANGSA ACEH WAJIB MENJAUHKAN DIRINYA DARI TERLIBAT DENGAN
SEMUA KEGIATAN DAN PROPAGANDA YANG DIJALANKAN OLEH ANJING-ANJING TERSEBUT YANG
BERTUAN KEPADA ANJING-ANJING JAWA.
NEGERI ACEH WAJIB DIMERDEKAKAN DARI KAFIR PENJAJAH INDUNESIA JAWA.
IKRAR BAGI PEMIMPIN ACEH:
KALAU SAYA MENJADI PEMIMPIN ACEH DAN BEBAS DARI KUASA KAFIR PENJAJAH
INDUNESIA JAWA, MAKA AKAN SAYA GUNAKAN SEMUA KEKAYAAN NEGERI ACEH UNTUK
MEMBANGUN NEGERI DAN BANGSA ACEH. SAYA JUGA AKAN MEMBANGUN BERBAGAI SEKTOR
PEREKONOMIAAN DAN KESEJAHTERAAN LAIN BANGSA DAN NEGERI ACEH YANG MENGIKUT RIDHA
ALLAH TAALA DUNIA DAN AKHIRAT.
SAYA JUGA BERJANJI KEPADA DIRI SAYA DAN KEPADA ALLAH TAALA AKAN BERUSAHA
UNTUK MENINGKATKAN IMAN SAYA DAN KELUARGA SAYA KEPADA ALLAH TAALA. SAYA JUGA
BERJANJI UNTUK TETAP MENDIDIK DIRI SAYA DAN KELUARGA SAYA SEMOGA SELALU
MENJALANKAN SYARIAT ISLAM TERMASUK TIDAK SEKALI-KALI LALAI DALAM IBADAH WAJIB,
SELALU MENJAGA AURAT, SELALU MEMBACA AL-QURAN (BUKAN UNTUK TES SAHAJA), SELALU
MEMPERBANYAK IBADAH SUNAT, DAN SELALU MENZIARAHI SETIAP SUDUT GAMPONG NEGERI
ACEH UNTUK MENJENGUK SEMUA BANGSA ACEH DAN MEMPASTIKAN MEREKA HIDUP DALAM
KEADAAN YANG MEMENUHI SYARAT HIDUP YANG BAIK. KUNJUNGAN SAYA ITU JUGA BUKAN
HANYA SEBAGAI KEGIATAN PROPAGANDA.
SAYA TIDAK AKAN PERNAH MEMINTA GAJI DAN SAYA TIDAK AKAN PERNAH PERLU
DISANJUNG. SAYA DAN KELUARGA SAYA AKAN SANGGUP HIDUP SAMA-SAMA SENANG DAN SUSAH
DENGAN SEMUA BANGSA ACEH DENGAN HASIL YANG DILIMPAHKAN OLEH ALLAH TAALA DI ATAS
DAN DALAM PERUT BUMI ACEH.
SIAPA YANG MAHU DAN DAPAT MENGIKUT JEJAK SAYA INI SEBAGAI PEMIMPIN NEGERI DAN
BANGSA ACEH, MAKA SAYA AKAN MENGUNDURKAN DIRI DAN TIDAK LAGI MENULIS DALAM
EMAIL SEPERTI INI.
JIKA TIDAK, MAKA SELAMA UMUR HIDUP SAYA YANG DIBERIKAN OLEH ALLAH TAALA, SAYA
AKAN TETAP MENENTANG SETIAP KEBATILAN YANG BERLAKU DI BUMI ACEH.
WASSALAM.
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!