http://www.indomedia.com/bpost/122006/14/depan/utama11.htm
"Irwandi Harus Bubarkan GAM" Jakarta, BPost Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional, Muladi terkejut begitu mengetahui pasangan Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar memenangi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Nangroe Aceh Darussalam sesuai hasil hitungan cepat. Menurut Muladi, untuk menepis kecurigaan dan kekhawatiran sejumlah pihak, Irwandi harus membubarkan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). "Komitmen Irwandi terhadap Negara Kesatuan harus dilakukan dengan wujud pembubaran GAM," tegas Muladi di Istana Negara Jakarta, Rabu (13/12). Pembubaran GAM dilakukan karena tak dibenarkan orang menuntut kemerdekaan dengan mendirikan gerakan sparatis. "Sebagai kenang-kenangan bolehlah, misalnya membuat perkumpulan eks GAM. Kalau tidak dibubarkan akan menimbulkan permasalahan baru dan menciptakan kecurigaan baru," jelasnya. Muladi makin terkejut, manakala mengetahui Irwandi maju sebagai calon independen. Kemenangan Irwandi menjadi pertanda tiadanya lagi kepercayaan rakyat Aceh pada partai politik atau pertanda betapa kuatnya GAM di Aceh. "Kemenangan itu di luar perhitungan partai politik. Kemenangan ini juga pertanda partai politik tidak kompak. Kalau partai politik kompak, dia tidak akan menang," kata Muladi. Kemenangan Irwandi itu juga dinilai Abdullah Toha, Anggota Komisi I DPR RI sebagai adanya kejujuran dalam Pilgub. "Tidak perlu dikhawatirkan siapapun yang menang dalam Pilkada Aceh. Kemenangan Irwandi yang tadinya orang GAM, tak akan membuat Aceh lepas dari NKRI. Siapapun pemimpin yang terpilih," tegasnya. Wapres Jusuf Kalla pun mengajak bangsa ini menerima ikhlas kemenangan Irwandi. "Kita harus ikhlas memberikan dukungan terhadap Pilkada yang berjalan secara demokratis, apalagi Pilkada yang dilaksanakan itu didasarkan Nota Kesepahaman (MoU) yang sudah kita sepakati," kata Kalla. ais/kcm
