15 Muslim Cina Terus Ditahan di Penjara Guantanamo    
24/08/2005
  
              Guantanamo Bay, CubaSebuah laporan yang dipublikasikan menyatakan 
15 anggota minoritas Muslim Cina terus ditahan di penjara militer Amerika di 
Teluk  Guantanamo, Kuba, lebih dari 20 bulan setelah mereka dinyatakan bebas 
dari tuduhan terorisme. 
  Mengutip pernyataan para pejabat senior Amerika, The Washington Post  
menulis, pemerintah Bush memilih untuk tidak mengirim pulang tahanan muslim 
Uighur itu karena khawatir Cina akan memperlakukan dengan buruk atau menyiksa 
mereka.  Laporan itu juga menyebutkan, Departemen Luar Negeri Amerika belum 
dapat menemukan negara yang bersedia memberikan mereka suaka. 
  Para pejabat Amerika mengatakan, usaha-usaha terus dilangsungkan untuk 
mencari negara ketiga yang bersedia menerima para muslim Uighur ini, setelah 
permintaan mereka ditolak oleh sekitar 20 negara, termasuk Swedia, Finlandia 
dan Switzerland.
  China telah secara rutin dikritik atas perlakuannya terhadap kelompok etnis 
muslim. Beijing telah mengatakan, para tahanan itu merupakan bagian dari 
kekuatan teroris yang mengarah pada gerakan separatis di kawasan Xinjiang, 
China.
  Sumber: http://www.voanews.com/indonesian/archive/2005-08/2005-08-24-voa4.cfm

 __________________________________________________
Bruker du Yahoo!?
Lei av spam?  Yahoo! Mail har den beste spambeskyttelsen 
http://no.mail.yahoo.com 

Kirim email ke