Rahbar dan Urgensi Persatuan Islam

Dalam pertemuan dengan warga Qum, Iran, pada acara hari raya Ghadir Khoum, 
Selasa 8 Januari, Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menegaskan 
bahwa kewajiban umat Islam yang paling mendesak sekarang ini ialah menjaga 
persatuan dan membantu proses kebangkitan Islam. Kewajiban itu harus ditunaikan 
dengan baik karena berbagai kekuatan besar dunia yang diporosi AS sedang 
berusaha mengadu domba dua kelompok besar Islam, Sunni dan Syiah. Upaya kotor 
ini gencar terutama setelah AS dan sekutunya gagal memaksakan ambisinya di 
Irak, Afghanistan, Libanon, dan Palestina. 

Dunia Islam didera oleh praktik pemaksaan hegemoni AS Cs, terutama dalam kurun 
waktu dua dekade terakhir. Di saat yang sama, Dunia Islam masih menderita luka 
yang diwariskan oleh era kolonialisme yang terjadi beberapa abad. Luka itu 
antara lain menyebabkan Dunia Islam sulit menyatukan visi dan kebijakan 
politik,  lebih banyak bertikai daripada bersatu dan kompak, dan tertinggal 
jauh di bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Penderitaan Dunia Islam 
ini sampai sekarang masih berlanjut dan menemukan bentuknya yang baru.

Menurut Rahbar, isu neo-imperialisme bukanlah isapan jempol. "Timteng Baru" 
yang diproyeksikan AS tak lain adalah bagian dari agenda neo-imperialis untuk 
melancarkan sebentuk penjajahan terhadap bangsa-bangsa dunia. Untuk 
menyukseskan ambisi ini, Barat menggunakan plot-plot baru yang antara lain 
berupa strategi divide and rule (pecah belah lalu kuasai) serta pencegahan 
perkembangan dan kemajuan bangsa-bangsa dunia, terutama bangsa-bangsa Muslim.

Rahbar mengingatkan negara-negara Islam agar tidak terjebak dalam perangkap 
yang dipasang AS. Beliau lantas menyinggung isu tentang obsesi AS untuk 
membentuk aliansi anti Iran yang melibatkan Inggris dan sejumlah negara Arab. 
Kata beliau, aliansi ini seperti sudah pernah terbentuk ketika Iran sedang 
didera invasi militer Rezim Ba'ath Irak di tahun 1980-an. Mereka bersatu 
mendukung Saddam untuk merobohkan Republik Islam Iran yang baru berdiri. Tetapi 
konspirasi itu gagal total dan mempermalukan mereka sendiri di mata dunia. 
Sekarang mereka ingin mengulangi kegagalan itu lagi, apalagi di saat bangsa 
Iran kini sudah jauh lebih kuat dan tangguh. Mereka menari-nari di atas fantasi 
absurd mereka sendiri.

Dalam upaya mengganyang Iran yang terus melesat maju, isu partisan mazhab 
Sunnah-Syiah sudah lama diandalkan AS dan sekutunya. AS berusaha membangkitkan 
kecemburuan sekaligus rasa takut negara-negara Arab yang Sunni terhadap 
pesatnya kemajuan saintifik Iran yang Syiah. Padahal, seperti ditegaskan Iran 
dan dipercaya oleh banyak negara Muslim lainnya, kemajuan Iran adalah kemajuan 
unutk segenap komunitas Dunia Islam. Kata Rahbar saat menjelaskan masalah 
nuklir Iran, energi nuklir yang dihasilkan oleh bangsa Iran adalah aset Dunia 
Islam. 
 


Ahmadinejad:Penentangan Terhadap Program Nuklir Iran, Tidak Beralasan
 
Presiden RII menekankan, masalah pendayagunaan energi nuklir adalah tuntutan 
hak dan legal rakyat Iran; dan sikap negara-negara adidaya yang menentang hal 
ini adalah ilegal. Mahmud Ahmadinejad, Selasa kemarin, di sidang kabinet 
pemerintahannya menambahkan, .....

  Hasyemi Rafsanjani, Musuh Berniat Memecah Kekuatan Umat Islam

Ketua Badan Penentu Kemaslahatan Negara RII menekankan, dengan berbagai akal 
liciknya, musuh-musuh berusaha menjadikan perbedaan yang ada antara Syiah dan 
Sunni sebagai perselisihan dan peperangan internal di negara-negara Islam. 
Ayatullah Hasyemi Rafsanjani, ......
  
 Iran Tidak Membatasi Hubungannya dengan UEA 
Kunjungan Presiden Iran ke Amerika Latin Dimulai Hari Jumat
Peluang Terbaik Hubungan Cina dan Iran
Wakil PLO di Lebanon Menyebut Perang Interen Palestina Tidak Mungkin
Rezim Zionis Memerintahkan Penghentian Pembangunan Tembok Pemisah
Nuri Maliki: Strategi AS Harus Masuk Ke Dalam Strategi Pemerintah Irak
50 Orang Bersenjata Tewas Di Baghdad
PM Ethiopia: Pekan Depan Militer Ethiopia Akan Keluar dari Somalia
 Serangan Gelap Terhadap Sebuah Markas Militer Ethiopia di Mogadishu
Media Internasional Sorot Pidato Rahbar
Kelompok Pendukung Saddam Terlibat Bentrokan dengan Tentara Irak
Tentara Zionis Tangkap Puluhan Warga Palestina
Mantan Kenselir Jerman Temui Bashar Asad di Damaskus
Presiden Filipina: KTT ASEAN, Pendukung Gerakan Anti Teroris
Kapal Selam AS Tabrak Kapal Barang Milik Jepang
Tentara AS Serang Selatan Somalia
 POLITIK
....
  Posisi Dewan Ahli dalam Sistem Pemerintahan Islam Iran   
 Pada tanggal 15 Desember, rakyat Iran datang ke kotak pemilihan umum untuk 
memilih anggota sebuah lembaga yang istimewa dan tidak ditemukan di negara 
lain, yaitu lembaga bernama Majlis-e Khubregan atau Dewan Ahli.
 Lebanon, Jejak Keruntuhan Imperialisme AS 
 Kegagalan Sidang Kelompok 5+1  
 [  Index Politik  ] 
.....


 
____________________________________________________________________________________
Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
http://new.mail.yahoo.com

Kirim email ke