Hallo Boldok tua !
KPAMD made Yusuf Daud cs tidak terdaftar secara resmi baik di Amerika ataupun
di negara lainnya.
Ok, saya ada satu soalan untuk kou Boldok.
Dimanakah ASNLF dibawah pimpinan tengku Hasan di Tiro di daftarkan ?.
Apakah di Yahoogroups?.
Tolong jelaskan pada saya,kalou tidak saya akan menjelaskanya.
Jumpalagi.
Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
Stockholm, 6 Februari 2007
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
SIRA MENCOBA MENAMPILKAN MP GAM ALIAS PERMAS ALIAS KPAMD ALIAS KSMAID ALIAS
GOIAS ALIAS ORGANISASI SOSIAL ILEGAL.
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.
SIRA MELALUI TABLOID SUWA MENCOBA MENYALURKAN SUARA UNTUK MENGHANCURKAN GAM
DIBAWAH PIMPINAN WALI NEGARA TEUNGKU HASAN MUHAMMAD DI TIRO.
Hari ini Ahmad Sudirman membaca hasil wawancara dengan Teungku Abdul Wahab
Kreung Seumideun dan Abu Muslimin yang dibuat oleh tabloid mingguan SUWA milik
SIRA (Sentral Informasi Referendum Aceh) dan dipublisir SIRA pada 28 januari
2007.
Ada beberapa poin yang perlu digarisbawahi dan perlu dikomentari dari apa
yang diungkapkan dalam hasil wawancara tersebut.
Pertama, pandangan yang disampaikan oleh Teungku Abdul Wahab yang menyatakan
bahwa Bagi mafia, nyawa insan tak berarti. Artinya, sikap beginilah yang telah
melahirkan Majelis Pemerintahan (MP) GAM murni yang dipecat oleh pencuri surban
Wali. Wali sendiri tak pernah memecat siapapun, saya tahu karakter Wali. (
http://www.sirareferendum.org/indexa.php?mod=article&cat=wawancara&article=170 )
Nah, dari apa yang dikutif diatas ada tiga masalah yang perlu ditanggapi,
yaitu pertama masalah mafia, kedua masalah Majelis Pemerintahan (MP) GAM murni
dan ketiga masalah pencuri surban Wali.
Sekarang, siapa yang dimaksud dengan mafia oleh Teungku Abdul Wahab dalam
ucapannya itu? Apakah Wali Negara Teungku Hasan Muhammad di Tiro beserta
Kabinet-nya yang dipimpin oleh PM Teungku Malik Mahmud dan Dr Zaini Abdullah
beserta stafnya?
Dalam hal ini tidak bisa dipisahkan antara Wali Negara dan Kabinet-nya, yaitu
antara Teungku Hasan Muhammad di Tiro sebagai pimpinan tertinggi GAM dan
Stafnya, yaitu Teungku Malik Mahmud dan Stafnya.
Jadi kalau Teungku Abdul Wahab menyatakan bahwa mafia itu adalah Kabinet-nya
Teungku Hasan Muhammad di Tiro yang dipimpin oleh Teungku Malik Mahmud, maka
pernyataan Teungku Abdul Wahab adalah sudah merupakan suatu tuduhan dan
anggapan yang mengarah kepada penghancuran GAM dibawah pimpinan Tertinggi
Teungku Hasan Muhammad di Tiro.
Selanjutnya, siapa yang dimaksud dengan Majelis Pemerintahan (MP) GAM murni?
Kalau yang dimaksud dengan Majelis Pemerintahan (MP) GAM murni adalah yang
dikoordinasi oleh Dr Husaini Hasan dan Yusuf Daud cs, maka yang ada adalah
bukan Majelis Pemerintahan (MP) GAM murni melainkan Persatuan Masyarakat Aceh
Skandinavia (PERMAS) alias Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik (KPAMD)
alias Koalisi Suara Masyarakat Acheh Internasional untuk Demokrasi (KSMAID)
alias The Government of independent Acheh Sumatra (GOIAS) alias organisasi
sosial ilegal. Dimana Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik (KPAMD) made
Yusuf Daud cs tidak terdaftar secara resmi baik di Amerika ataupun di negara
lainnya. Begitu juga Koalisi Suara Masyarakat Acheh Internasional untuk
Demokrasi (KSMAID) made in Dr Husaini Hasan adalah tidak ada daftar resmi baik
secara politis ataupun sosial di Amerika atau di negara-negara lainnya.
Termasuk juga The Government of independent Acheh Sumatra (GOIAS) made in Dr
Husaini Hasan tidak ada diakui baik di Amerika atau dinegara-negara lainnya.
Kemungkinan hanya yang bisa dimasukkan kedalam kelompok atau organisasi sosial
adalah apa yang dinamakan dengan Persatuan Masyarakat Aceh Skandinavia itupun
kalau ditelusuri anggaran dasar organisasinya tidak ditemukan daftarnya di
negara-negara yang tergabung kedalam Scandinavia.
Jadi, kalau Teungku Abdul Wahab menyatakan Majelis Pemerintahan (MP) GAM
murni, maka itu tidak ada bedanya dengan menyatakan sesuatu yang kosong alias
tidak wujud secara hukum dan politik alias gombal saja.
Seterusnya, siapa yang dimaksud dengan pencuri surban Wali?.
Kalau Teungku Abdul Wahab mengarahkan pandangan dan pikirannya kepada
Kabinet-nya Teungku Hasan Muhammad di Tiro yang dipegang oleh Teungku Malik
Mahmud, maka pandangan Teungku Abdul Wahab adalah sudah menyimpang jauh dan
salah. Mengapa? Karena kalau Kabinet dipegang oleh Teungku Malik Mahmud atas
sepengetahuan Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro, itu
namanya bukan mencuri surban Wali, melainkan melaksanakan tugas pemerintahan
sehari-hari dalam pemerintahan GAM di pengasingan.
Jadi, dari apa yang disampaikan oleh Teungku Abdul Wahab dalam wawancara
dengan tabloid mingguan SUWA milik SIRA itu ternyata isinya hanya melantur dan
penuh kebohongan saja.
Kedua, pandangan yang disampaikan oleh Abu Muslimin yaitu Dari dulu saya
yakin Teungku Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar pasti menang. Saya sepandangan
dengan Teungku Bahktiar Abdullah bahwa kedua Tokoh GAM ini (IrNa), sangat
dicintai Rakyat. Yang dicintai rakyat pasti Menang. (
http://www.sirareferendum.org/indexa.php?mod=article&cat=wawancara&article=164 )
Nah, dari apa yang dikutip diatas menggambarkan bahwa Abu Muslimin hanya
melihat dari luar-nya saja. Kalau Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar menang, itu
bukan berarti sangat dicintai rakyat, melainkan rakyat hanya sekedar melihat
bungkusnya saja, karena tidak tahu apa sebenarnya yang akan dibuat dan
dilaksanakan oleh Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar dalam program
politik-pemerintah-nya. Sekarang saja sudah kelihatan bahwa mereka berdua sudah
berangkulan dengan PD-nya Susilo Bambang Yudhoyono dan Golkar-nya Jusuf Kalla
agar mendapat dorongan dan sokongan politiknya di Acheh. Apakah Abu Muslimin
dan rakyat yang memilih Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar sebelumnya
diberitahukan bahwa Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar bekerjasama secara politis
dengan PD dan Golkar?. Jelas, taktik dan strategi politik yang mengarah ke
Golkar dan PD tidak akan mungkin diberitahukan oleh Irwandi Yusuf dan Muhammad
Nazar serta tim sukses-nya kepada Abu Muslimin dan rakyat di Acheh.
Seterusnya mengenai Bahktiar Abdullah, yang diikuti oleh Abu Muslimin adalah
sudah membawa jalur sendiri jauh dari jalur pimpinan Tertinggi GAM Teungku
Hasan Muhammad di Tiro. Jalur politik yang ditempuh Bahktiar Abdullah adalah
sudah tidak searah lagi dengan jalur politik Teungku Hasan Muhammad di Tiro.
Begitu juga kalau Abu muslimin meminta tolong kepada Irwandi Yusuf dan
Muhammad Nazar untuk berjumpa dengan pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan
Muhammad di Tiro, maka jalur tersebut adalah jalur yang salah. Secara resmi dan
secara pemerintahan, seharusnya Abu muslimin meminta tolong dan bantuan kepada
Pimpinan Kabinet GAM Teungku Malik Mahmud yang diberikan kepercayaan penuh oleh
Wali Negara Teungku Hasan Muhammad di Tiro agar bisa dijumpakan dengan Wali
Negara. Jadi, bukan meminta tolong kepada Irwandi Yusuf ataupun kepada Muhammad
Nazar ataupun kepada Bahktiar Abdullah untuk dijumpakan dengan pimpinan
Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro.
Terakhir, berdasarkan dari apa yang diungkapkan diatas, maka sekarang
kelihatan dengan jelas bahwa Teungku Abdul Wahab Kreung Seumideun dan Abu
Muslimin dalam memberikan jawabannya tersebut hanyalah sekedar bersuara saja,
karena isinya kosong dan penuh dengan kebohongan saja. Celakanya, kebohongan
mereka berdua dipublikasikan oleh SIRA dalam tabloid mingguan SUWA dan dalam
Home Page SIRA-nya.
Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk
membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah
Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP
http://www.dataphone.se/~ahmad
Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
memohon petunjuk, amin *.*
Wassalam.
Ahmad Sudirman
http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------
---------------------------------
Be a PS3 game guru.
Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games.