Kamis, 08 Februari 2007

Mulai November 2006 Tayangan Ulang Kick Andy Berubah Jam Tayang dari Jum'at 
pukul 14.05 WIB Menjadi Minggu pukul 15.05 WIB.
-->  Tayang setiap Kamis pukul 22.30 WIB dan Minggu pukul 15.05 WIB
Terima kasih atas perhatiannya.
-->
Sumbangan untuk Amai Nila dan Buyung telah ditutup pada tanggal 09 November 
2006 pukul 16.00WIB. Jumlah sumbangan yang terkumpul adalah Rp 70.894.585,- 
Terima kasih atas partisipasi dan sumbangan Anda.     
-->TOPIK MINGGU DEPAN
 -->Selama bulan Ramadhan 1427 H tayang ulang Kick Andy yang semula Jum'at 
pukul 14.05 dipindah menjadi minggu 14.05
 
-->  Dari Gerilya ke Kursi Gubernur
  Irwandi Jusuf nyaris saja tidak pernah tercatat sebagai gubernur Nanggroe 
Aceh Darussalam. Bukan karena dia anggota Gerakan Aceh Merdeka. Juga bukan 
karena pemerintah pusat "kurang berkenan".Tapi nama Irwandi nyaris tinggal 
sejarah karena saat Tsunami menghantam Aceh, ahli propaganda GAM ini satu di 
antara sekian banyak narapidana yang terjebak di penjara. 
   
  Setelah ditangkap di Jakarta, pada 23 Mei 2003, tokoh GAM yang mempunyai 
banyak nama samaran ini menjadi tahanan politik di Penjara Keudah. Pagi itu, 
setelah gempa kuat menerjang, terdengar suara gemuruh aneh di luar dinding 
penjara.
  Para narapidana mengira suara gemuruh itu berasal dari truk-truk besar yang 
sedang membersihkan puing-puing bangunan yang roboh. "Tapi, begitu melihat 
banyak burung laut terbang melintas di atas penjara menuju daratan, saya 
langsung menduga akan datang gelombang Tsunami," ujar Irwandi.
  Para napi tidak percaya. Bahkan, Pahlevi, rekan sesama GAM yang ditahan di 
situ juga merasa aneh dengan ramalan Irwandi. "Kami juga tidak percaya ada 
gelombang air laut bisa sampai ke penjara yang jaraknya puluhan kilometer," 
ujarnya.
  Apa lacur, ketika Irwandi meminta salah seorang narapidana untuk mengintip 
melalui tiang yang menjulang, sang napi berteriak: "Air! Air datang!". Sejumlah 
napi panik dan berebut menuju pintu keluar. Pada saat itulah air bah menghantam 
dinding penjara dan meluluhlantakan bangunan tua itu.
  "Ketika melihat semua orang berjejal di pintu keluar, saya memutuskan naik ke 
atap mushala," tutur Irwandi. Setelah air surut, dengan tenang dia melenggang 
pulang mencari kelurganya. "Penjara sudah berantakan," kata Irwandi memberi 
alasan mengapa tidak kembali ke penjara.
  Melalui darat dia ke Medan. Sebuah kotak rokok menyelamatkannya dari razia. 
Dari Medan dia lalu ke Jakarta dan kemudian ke Malaysia.
  Bersama Sofjan Dawood, salah seorang panglima perang GAM, Irwandi tampil di 
Kick Andy dan menceritakan sisi kehidupannya sebagai manusia, termasuk masa 
kecilnya. Begitu juga berbagai rahasia yang belum terungkap bagaimana gubernur 
baru Aceh ini mengelabui aparat keamanan dan wartawan selama perjuangan GAM 
untuk merdeka.
Bantuan Anda dapat disalurkan melalui: 
Bank BCA Puri Indah a/n: PT Media Televisi Indonesia
      No. Rek: 2883016777      
-->
-->  

 
---------------------------------
Bored stiff? Loosen up...
Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games.

Kirim email ke