Kalau Taufiq Mubarrak memiliki keinginan untuk menyatukan Acheh -
Sumatra memang bagus dan sangat diharapkan tapi tak perlu menempuh cara-cara
orang "Ill Will" dalam menanggapi tulisan Ustaz Ahmad Sudirman. Sebab kita
sebagai orang yang mengaku Islam perlu menyimak apa kata Rasulullah dalam
sebuah Hadist:"Kullihaq walau kana murra". Dari pemahaman hadist tersebut kita
juga dituntut untuk menerima kepahitan dari tulisan yang benar dari Ustaz Ahmad
Sudirman. Kalau kamu tidak pernah sadar sepertinya posisi kamu sekarang macam
Rokhmawan, Kang Rasyid dan Madza cs yang berpolemik demikian lama dengan kami
dulu sampai Madza terhempas dalam Tsunami. Setiap kali kami memaparkan
kebenaran perjuangan Acheh - Merdeka secepat itu pula disanggah oleh mereka
bagaikan cacing kepanasan.
Himbauan saya kalau memang kalian hendah membela Irwandi - Nazar, usahakanlah
agar mereka berhasil mengamandement UUPA Otonomi itu hingga benar-benar sesuai
dengan janji Hindunesia di Helsinki itu. Disamping itu kalau Irwandi - Nazar
mampu menghentikan itu Kuntoro cs yang membuat para musibah Tsunami bagaikan
mengalami "penjajahan" ekonomi mereka, barulah bangsa Acheh - Sumatra
mengangkat jempol dan tabek kepada mereka serta kita yang mendukungnya. Jadi
saya harap setiap kritik itu perlu dihadapi dengan benar bukan asal cuap saja
yang membuat kita bangsa Acheh - Sumatra malu dengan siapapun yang memiliki
pemahaman yang benar dalam persoalan Acheh - Merdeka.
Saya kira kita perlu merobah jalan pikiran kita untuk menerima setiap kritik
yang benar, hingga dengan kritik tersebut membuat kita tambah dewasa bukan
tambah picik terus. Maafkan saya kalau tidak bermaksud untuk melukai hati
kalian.
Husaini Caleue,-
Ahmad Sudirman, makin bodoh saja. Jangan2 ini bukan Ahmad Sudirman yang
saya baca tulisannya beberapa tahun lalu sebelum dibius oleh kepentingan elite.
Ahmad Sudirman skr keliatan makin bodoh dan analisanya di samping tumpul juga
keliatan bego
Ahmad Sudirman <ahmad_sudirman@ hotmail.com> wrote:
http://www.dataphon e.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED] se
Stockholm, 17 Februari 2007
Bismillaahirrahmaan irrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
REDAKSI ACEHKITA.COM MENAMPILKAN PHOTO PIMPINAN TINGGI GAM DAN "GUBERNUR ACHEH"
IRWANDI YUSUF SEBAGAI BAHAN PROPAGANDA
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.
MENYOROT TAKTIK FAKHRURRADZIE MENAMPILKAM PIMPINAN TINGGI GAM DAN "GUBERNUR
ACHEH" SEBAGAI ALAT PROPAGANDA PICISAN.
Ketika Pemimpin Redaksi acehkita.com Fakhrurradzie ([EMAIL PROTECTED] com)
beserta grup-nya hari ini, Sabtu, 17 Februari 2007 menampilkan photo Perdana
Menteri GAM Teungku Malik Mahmud berbicara dengan "Gubernur Acheh" Irwandi
Yusuf dalam acara peusijuek di Taman Ratu Safiatuddin, hari Kamis, 8 Februari
2007 yang lalu, menunjukkan seolah-olah pihak Fakhrurradzie cs ingin
menunjukkan kepada pembaca acehkita.com bahwa PM Teungku Malik Mahmud dengan
"Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf tidak ada masalah pertentangan dan perbedaan
politik.
Nah, photo yang dimuat oleh pihak acehkita.com sebenarnya kalau digali lebih
dalam tidak menggambarkan apa yang dimaksud oleh pihak saudara Fakhrurradzie
cs. Mengapa?
Karena, dilihat dari sikap, status dan kedudukan politik yang dijalankan oleh
kedua pihak ini, yaitu pihak Teungku Malik Mahmud dan saudara Irwandi Yusuf
sudah jauh berbeda.
Pertama, saudara Irwandi Yusuf plus saudara Muhammad Nazar telah secara sadar
dan secara politik menyatakan taat dan setia pada Presiden RI, pancasila, UUD
1945, garuda pancasila dan bendera merah putih. Sedangkan Teungku Hasan
Muhammad di Tiro, Teungku Malik Mahmud dan Teungku Zaini Abdullah belum pernah
tercacat secara politik jatuh kelembah ketaatan dan kesetiaan pada Presiden RI,
pancasila, UUD 1945, garuda pancasila dan bendera merah putih.
Kedua, acara peusijuek di Taman Ratu Safiatuddin adalah bukan acara politik
yang dimanifestasikan oleh pihak GAM, melainkan itu acara diluar politik GAM,
sebagai kelanjutan dari acara pelantikan "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf
beberapa jam sebelumnya.
Ketiga, pihak PM Teungku Malik Mahmud menaburkan bunga-bunga dalam acara
peusijuek hanyalah sebagai tradisi saja yang bukan didasarkan pada
kebijaksanaan politik GAM dan bukan berdasarkan Islam.
Keempat, kalau PM Teungku Malik Mahmud berbicara dengan pihak "Gubernur
Acheh" Irwandi Yusuf dalam acara peusijuek bukan merupakan pembicaraan politik
GAM, melainkan hanya bicara masalah umum saja.
Kelima, pihak PM Teungku Malik Mahmud menghadiri acara peusijuek Irwandi
Yusuf dan Muhammad Nazar adalah bukan berarti penyokongan politik dari pihak
GAM kepada pihak "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf.
Keenam, acara peusijuek Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar adalah bukan acara
politik yang bisa dianggap sebagai bentuk sokongan Pimpinan Tertinggi GAM
Teungku Hasan Muhammad di Tiro kepada pihak "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf.
Jadi, dengan adanya penjelasan diatas, maka sekarang kita sudah bisa mengerti
dan memahami bahwa photo Perdana Menteri GAM Teungku Malik Mahmud berbicara
dengan "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf dalam acara peusijuek di Taman Ratu
Safiatuddin yang dipublikasikan oleh pihak acehkita.com adalah hanya merupakan
gambar hiasan belaka yang tidak memiliki pengaruh politik apapun baik terhadap
GAM atau pihak "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf. Kedua belah pihak telah menempuh
jalur politik dan kebijaksanaan politik masing-masing.
Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
[EMAIL PROTECTED] se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu
untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang
Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di
HP http://www.dataphon e.se/~ahmad
Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon
petunjuk, amin *.*
Wassalam.
Ahmad Sudirman
http://www.dataphon e.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED] se
----------
Taufik Al Mubarak
chief editor of www.sirareferendum. org
mobile: +6281377157681
e-mail: taufik.almubarak@ gmail.com
____________ _________ ___
http://almubarak. multiply. com
Taufik Al Mubarak <[EMAIL PROTECTED]> skrev:
berikut berita dari Tabloid SUWA yang kami muat kembali di website SIRA
http://www.sirareferendum.org/indexa.php?mod=article&cat=wawancara&article=183
jangan lupa ikuti polling ya di website sira www.sirareferendum.org
salam
Taufik Al Mubarak
chief editor of www.sirareferendum.org
mobile: +6281377157681
e-mail: [EMAIL PROTECTED]
________________________
http://almubarak.multiply.com
Notice:
You I advise not to work but to fight
You I advise not to peace, but to victory
Let your work be fight, let your peace be victory
---------------------------------
Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from real
people who know.
---------------------------------
Klaustrofobisk innboks? Få deg en Yahoo! Mail med 250 MB gratis
lagringsplass http://no.mail.yahoo.com
---------------------------------
Alt i én. Få Yahoo! Mail med adressekartotek, kalender og notisblokk.