http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stockholm, 23 Februari 2007
 
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

 
TARMIZI-SESAT-CHONG-CHI-KA-SHEK DARI LANGSA TIDAK MENGENAL BAHWA DIRINYA 
BERASAL DARI YUNAN CINA SELATAN
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.
 

 
TARMIZI-"KECOA YUNAN"-CHONG-CHI-KA-SHEK DARI LANGSA, ACHEH TIMUR TIDAK MENGENAL 
BERBAGAI BANGSA YANG HIDUP DAN TINGGAL DI ACHEH.

Rupanya teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"kecoa Yunan"-chong-chi-ka-shek yang 
mengaku dan mengibul pernah belajar di University of Warwick di tingkat 
postgraduate semester 3 untuk mendalami Business Mathematics pada tahun 2002 
dan juga mengibul menjadi auditor adalah buta pula tentang pengetahuan 
bangsa-bangsa yang ada di Acheh ini.

Dimana teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"kecoa Yunan"-chong-chi-ka-shek mengklaim 
bahwa semua bangsa Acheh menghujat dan memaki tentang sejarah Acheh dan 
perjuangan Teungku Hasan Muhammad di Tiro yang dihubungkan dengan pertumbuhan 
dan perkembangan RI yang diluncurkan oleh Ahmad Sudirman di mimbar bebas ini.

Nah, disini kelihatan teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"kecoa 
Yunan"-chong-chi-ka-shek tidak mengenal tentang sejarah bangsa-bangsa yang ada 
di Acheh ini. Dimana bangsa-bangsa yang ada di Acheh itu banyak, misalnya 
bangsa Melayu Tamiang, bangsa Julu, bangsa Alas, bangsa Gayo, bangsa Acheh, 
bangsa Aneuk Jamee, bangsa Sigulai, bangsa Haloban, bangsa Devayan dan bangsa 
Kluet. Kemudian disamping bangsa-bangsa tersebut diatas, masih banyak bangsa 
lain yang datang dari luar Acheh, diantaranya bangsa yang datang dari Yaman, 
dengan berbagai nama arabnya dengan memakai nama kabilahnya seperti Sungkar, 
Badjuber, Kathiri, Attas, Habsyi, Idris. Begitu juga selain bangsa yang datang 
dari Yaman, datang juga bangsa dari Tamil dan Gujarat. Tidak ketinggalan bangsa 
yang datang dari Persia dan Turki juga.

Selanjutnya bangsa Gayo yang hidup dan tinggal di Acheh Tengah dan Acheh Timur. 
Dimana bangsa Gayo ini terbagi kedalam dialek, seperti suku bangsa Gayo Lut 
yang tinggal di daerah Danau Lut Tawar, suku bangsa Gayo Luwes, suku bangsa 
Gayo Linge, suku bangsa Gayo Seberjadi yang tinggal disekitar Lokop juga sampai 
ke Acheh Timur, dan suku bangsa Gayo Johar di Sumatera Timur. Kemudian, bangsa 
Alas yang tinggal diwilayah Acheh Tenggara. Seterusnya bangsa Singkil yang 
mendiami Acheh Singkil. Bangsa Tamiang yang menduduki wilayah Acheh Tamiang, 
bangsa Simeulue yang hidup di Pulau Simeulue. Lalua bangsa Sunda, bangsa Jawa, 
bangsa Cina, bangsa India, bangsa Arab, bangsa Bugis, dan bangsa Minangkabau.

Nah, bangsa-bangsa yang hidup dan tinggal di lima Kabupaten yang ada di Acheh, 
yaitu Acheh Singkil, Acheh Tenggara, Gayo Luwes, Acheh Tengah, dan Bener 
Meuriah adalah bangsa-bangsa yang bukan bangsa Acheh. Yaitu bangsa Gayo, Alas 
dan Singkil. Dimana wilayah mereka itu membentang dari Selatan, yaitu dari 
Acheh Singkil sampai ke wilayah tengah yaitu ke Acheh Tengah dan Bener Meuriah.

Begitu juga mereka yang asalnya dari Yaman dengan berbagai kabilahnya seperti 
Sungkar, Badjuber, Kathiri, Attas, Habsyi, Idris. Juga bangsa yang datang dari 
Tamil dan Gujarat. Tidak ketinggalan bangsa yang datang dari Persia dan Turki. 
Mereka semua tidak bisa diklaim sebagai bangsa Acheh. Tetapi, mereka adalah 
sebagai rakyat Acheh, warga negara Acheh. Mereka punya hak dan hidup di bumi 
Acheh.

Hanya tentu saja, bangsa Acheh yang berasal dari Deutero Melayu atau Melayu 
Muda dan tinggal di daerah pesisir serta telah mendapat pengaruh budaya hindu 
India, Islam dan Eropa ini mayoritas di Acheh. Tetapi tidak berarti 
bangsa-bangsa lainnya yang hidup dan tinggal di Acheh disepelekan atau 
dikesampingkan. Dan tentu saja kalau ditelusuri ke asalnya bangsa Deutero 
Melayu atau Melayu Muda adalah dari Yunan Cina Selatan.

Jadi kalau teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"kecoa Yunan"-chong-chi-ka-shek 
mengatakan dirinya bangsa Acheh adalah sebenarnya asal muasalnya dari Yunan 
Cina Selatan alias "kecoa Yunan"-chong-chi-ka-shek. Dan kelihatan teroris 
Tarmizi-rufaqa'-sesat-"kecoa Yunan"-chong-chi-ka-shek sangat rasis. Padahal 
dirinya sendiri adalah keturunan dari Yunan Cina Selatan yang menetap di Langsa 
Acheh Timur.

Terakhir, kalau teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"kecoa Yunan"-chong-chi-ka-shek 
mengklaim bahwa semua bangsa Acheh menghujat dan memaki tentang sejarah Acheh 
dan perjuangan Teungku Hasan Muhammad di Tiro yang dihubungkan dengan 
pertumbuhan dan perkembangan RI yang diluncurkan oleh Ahmad Sudirman di mimbar 
bebas ini, maka pengklaimannya itu adalah pengklaiman seorang yang budek dan 
tidak tahu asal muasal bangsa Acheh dan rakyat Acheh.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL 
PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca 
tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam 
dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP 
http://www.dataphone.se/~ahmad
 
Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon 
petunjuk, amin *.*
 
Wassalam.
 
Ahmad Sudirman
 
http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------

Kirim email ke