Refleksi: Astagafirullah! Apa boleh buat taik kambing bulat-bulat, karena  
beginilah kalau yang namanya negara dikuasai oleh tukang copet bin bandit. 

28/06/07 22:11

Semua Maskapai Penerbangan RI Masuk "Daftar Hitam" Uni Eropa

Brussels (ANTARA News) - Komite Ahli Uni Eropa (UE)menempatkan semua 51 
maskapai penerbangan Indonesia dalam daftar maskapai yang dilarang terbang di 
wilayah negara-negara Uni Eropa karena alasan keselamatan, demikian diumumkan 
komite tersebut, Kamis.

Komite Ahli UE juga memutuskan untuk memasukkan maskapai penerbangan Ukraina 
Volare dan TAAG Angola Airlines dalam "daftar hitam" tersebut, lapor media 
transnasional.

Mereka mengatakan bahwa berdasarkan pendapat pakar, daftar tersebut juga akan 
diperbarui dalam beberapa hari mendatang.

Sementara itu restriksi bagi perusahaan penerbangan Pakistan International 
Airlines yang masuk "daftar hitam" sejak Maret lalu, akan dicabut, khususnya 
untuk penerbangan dengan pesawat Boeing 747 dan Airbus 310.

Sebagai tambahan, 10 perusahaan penerbangan Rusia, enam dari Bulgaria dan 
delapan dari Moldova akan menghentikan operasinya di Uni Eropa, menyusul 
dilakukannya konsultasi antara pejabat penerbangan di negara-negara tersebut 
dan Komisi Eropa.

Saat ini tidak ada maskapai Indonesia yang beroperasi ke Eropa. "Namun 
keputusan itu juga sebagai imbauan kepada pengguna jasa penerbangan di 27 
negara Uni Eropa dan agen-agen perjalanan untuk tidak menggunakan maskapai 
penerbangan Indonesia," kata seorang pejabat Uni Eropa.

"Warga Eropa harus menghindari penerbangan dengan maskapai Indonesia, karena 
sangat tidak aman," katanya.

Sementara itu Duta Besar Indonesia untuk Uni Eropa Nadjib Riphat Kesoema, 
seperti dikutip Reuters mengatakan maskapai penerbangan Indonesia aman, dan ia 
berharap Uni Eropa mempertimbangkan kembali keputusan tersebut pada pertemuan 
ahli-ahli keselamatan penerbangan Oktober mendatang.

"Adalah komitmen dan tekad kami untuk membangun keselamatan penerbangan sipil 
kami," katanya kepada Reuters.

"Kami berharap UE juga dapat memberi kesempatan kepada kami untuk melakukan 
perbaikan," katanya.

Nadjib mengatakan, pejabat penerbangan Indonesia telah mengundang pejabat Uni 
Eropa untuk menghadiri suatu konferensi mengenai keselamatan udara pada Juli 
mendatang.

Kemudian, katanya, para pejabat Indonesia akan ke Brussel pada Oktober 2007 
untuk berbicara mengenai kemajuan yang telah dilakukan dalam standar 
keselamatan di sektor penerbangan sipil.(*)

http://www.antara.co.id/arc/2007/6/28/semua-maskapai-penerbangan-ri-masuk-daftar-hitam-uni-eropa/

Copyright © 2007 ANTARA

Kirim email ke