http://www.suarapembaruan.com/News/2007/07/06/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
--------------------------------------------------------------------------------

Pemprov Aceh Diminta Tidak Berutang ke Luar Negeri
[BANDA ACEH] Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam solidaritas mahasiswa untuk 
rakyat (SMUR), melakukan aksi unjuk rasa ke kantor gubernur Aceh, Kamis (5/7). 
Mereka minta agar Pemprov Aceh tidak meminjam uang keluar negeri dan segera 
membatalkan rencana berutang pada Islamic Development Bank (IDB), sebab 
tindakan itu akan merugikan masyarakat di masa depan. 

"Jika tuntutan tersebut tidak digubris oleh Pemerintah Aceh, kami akan terus 
berunjuk rasa sampai pemerintah membatalkan rencana mengambil utang ke luar 
negeri," ancam koordinator unjuk rasa, Baim Fadli. 

Mereka juga minta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Aceh agar menolak rencana 
pemprov berutang senilai US$ 500 juta pada IDB, guna membangun perkebunan sawit 
seluas 140-150.000 hektare. Kebijakan itu sama sekali tidak tepat dilakukan di 
tengah tingginya angka kemiskinan, meski pemerintah berjanji dalam pembayaran 
utang tersebut sama sekali tidak menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran 
Pendapatan dan Belanja Aceh. 

Para mahasiswa sangat nyakin kalau utang itu dibebankan kepada pengusaha, utang 
tersebut sulit dibayar sehingga masyarakat yang bakal melarat dan utang hanya 
menguntungkan pengusaha, bukan masyarakat, katanya. 

SMUR menyarakan agar pemerintah segera melakukan nasionalisasi perusahaan besar 
yang kini mengeksploitasi sumberdaya alam di Aceh. Selain itu, perlu 
dimaksimalkan dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan dana pada di BRR. 
Dengan dana besar itu dirasa cukup untuk investasi pemerintah kepada semua 
sektor kegiatan produktif. 

Unjuk rasa yang berlangsung dijaga puluhan aparat kepolisian dari Poltabes 
Banda Aceh. Aparat berjaga-jaga di luar dan dalam gedung, meskipun sempat 
terjadi aksi menutup papan nama kantor gubernur dengan poster- poster oleh 
mahasiswa, tetapi aksi itu berlangsung damai. [147] 


Last modified: 6/7/07 

Kirim email ke