http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=293781

Selasa, 10 Juli 2007,

 
Partai GAM Jalan ke Referendum





DEKLARASI Partai Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menuai kecaman dari Gubernur 
Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Muladi. Menurut Muladi, pembentukan 
partai tersebut merupakan jalan masuk bagi pelaksanaan referendum Aceh. Karena 
itu, pemerintah didesak untuk bertindak tegas membubarkan partai tersebut.

"Ini akan mengarah ke referendum," tegas Muladi menjelaskan hasil kajian 
Lemhanas. Prediksi tersebut didasarkan pada arah politik menuju perebutan kursi 
legislatif di tingkat provinsi dan kabupaten/kota pada Pemilu 2009. Mereka juga 
akan berupaya meraih simpati masyarakat Aceh dalam pilkada kabupaten/kota.

Jika saat ini saja pasangan Gubernur Aceh terpilih Irwandi Jusuf- M. Nazar 
merupakan wakil dari GAM, melalui gerbong politik Partai GAM, kursi parlemen 
bukan tidak mungkin bisa dikuasai. Setelah posisi eksekutif dan legislatif 
berada di tangan GAM, wacana referendum tidak bisa dicegah lagi. 

Dengan mewacanakan referendum menjadi suara rakyat Aceh, Perserikatan 
Bangsa-Bangsa (PBB) mau tidak mau akan mempertimbangkan aspirasi rakyat Serambi 
Makkah tersebut. Untuk langkah awal mengantisipasi efek domino dari pendirian 
partai itu, pemerintah diminta melaporkan perkembangan tersebut kepada Aceh 
Monitoring Mission (AMM). "Kalau suatu gerakan tidak mendapat dukungan dari 
dunia internasional, ia akan mati sendiri," jelas Muladi.

Namun, Muladi tidak mengusulkan kepada pemerintah untuk membubarkan Partai GAM 
dan melakukan proses hukum dengan menangkap para pendirinya. Dia justru meminta 
agar pendekatan dialog dengan tokoh-tokoh pendiri partai itu.(cak)

Attachment: 1184003171b
Description: Binary data

Kirim email ke