http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
Stockholm, 28 Juli 2007
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
DANNY EMMY ORANG AMPIBI MENEMPATKAN DIRI SEBAGAI OPOSISI, TETAPI OTAK TELAH
DIPENUHI OLEH RACUN SEKULER PD-NYA MBAH SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.
DANNY EMMY ALIAS EDANNY KPG ORANG AMPIBI MENCOBA SEBAGAI SALAH SEORANG KELOMPOK
OPOSISI, TETAPI PIKIRAN DAN HATINYA BUTA AKAN DEBU-DEBU SEKULER YANG
DITERBANGKAN OLEH GUS DUR DAN PDI-P-NYA MEGAWATI
Rupanya Danny Emmy alias Danny Kpg adalah bukan orang Acheh dan baru saja
menyelusup kedalam grup diskusi yahoo oposisi-list yang didirikan pada tanggal
9 November 1999 oleh para kelompok oposisi ketika pada awal tahun Gus Dur yang
sekuler memegang kendali negara pancasila. Sedangkan Ahmad Sudirman dari sejak
tanggal 11 November 1999 sudah berdomisili didalamnya dengan tulisan ("MENJAWAB
PROLAB DAN GPK" ,Ahmad Sudirman , XaarJet Stockholm - SWEDIA) (
http://groups.yahoo.com/group/oposisi-list/message/2 )
Nah, mengapa Danny Emmy alias Danny Kpg memilih masuk kedalam grup diskusi
yahoo oposisi-list? Karena ia mau menempatkan diri sebagai kelompok oposisi
terhadap mbah Susilo Bambang Yudhoyono cs di negara pancasila. Tetapi
sayangnya, Danny Emmy alias Danny Kpg adalah memang orang yang sudah banyak
dicuci otaknya oleh pengaruh-pengaruh sekuler dan fakta serta bukti yang tidak
benar oleh pihak para penerus Soekarno cs alias kelompok unitaris yang banyak
memberikan penipuan dan pemutarbalikkan fakta dan bukti tentang sejarah proses
jalur pertumbuhan dan perkembangan mati dan hidupnya RI dikaitkan dengan Acheh.
Karena itu, mengapa Danny Emmy alias Danny Kpg kalau dihadapkan pada masalah
Acheh, terutama masalah MoU helsinki langsung saja menolaknya mentah-mentah
dengan menggumankan alasan sempitnya seperti:
".karena otakmu kepelintir..pegetahuanmu yang kopig itu...(mungkin kamu
terlahir bukan dari gua garba tapi dari pantat ibumu...jadi pola pikir atau
pemikiran dan otakmu terbalik balik....tapi ya pantas saja, ....kalau orang
yang terlahir begitu...jadinya punya sifat ya begini selalu merasa benar... dan
possesif...tadinya mau berak jadinya beranak....)"
Nah sekarang, orang yang memakai nama Danny Emmy (perpaduan antara jantan dan
betina) yang diakunya pemberian kedua orang tua-nya yang bukan bangsa Acheh,
tetapi bangsa yang datang ke dan menentap di Acheh yang baru saja masuk ke
dalam kelompok grup oposisi sudah menyuarakan suara sumbangnya bahkan sekaligus
ikut menyuarakan suaranya mbah Susilo Bambang Yudhoyono.
Kalau Danny Emmy alias Danny Kpg ini adalah benar-benar bangsa Acheh, maka
tidaklah mungkin menuliskan suara gombalnya seperti:
".....percuma kau teriak teriak seperti selama ini malah orang tambah panas
dan terpicu kemarahannya tidak ada perasaan damai karena tulisanmu...apa itu
yang diajarkan oleh ajaran agama..seperti saya tidak pernah menemukan hal
semacam itu diajaran agama yang saya pelajari...semua muaranya kekebaikan antar
sesama manusia saling memaafkan..bantu sesama, atau jangan-jangan kamu
sebetulnya gak percaya itu semua karena saking pinternya......ah pinter ya
tidak...bodoh malah pastinya........ok gitu ya Mad...... "
Karena, apa yang sebenarnya sekarang terjadi di Acheh, seperti yang dituangkan
dalam UU No.11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Acheh buatan DPR RI adalah tidak
mengacu kepada MoU helsinki sebagaimana yang telah disepakati dan
ditandatangani oleh pihak GAM dan RI di Helsinki, Finlandia.
Jadi, kalau Danny Emmy alias Danny Kpg orang yang ampibi ini memahami secara
mendalam, baik itu UU No.11 tahun 2006 dan juga MoU Helsinki 15 Agustus 2005,
maka ia tidak akan segegabah dan seberani menuliskan alasannya yang dikutipkan
diatas itu.
Nah sekarang, kalau Ahmad Sudirman membongkar secara mendetail tentang MoU
Helsinki dikaitkan dengan pasal-pasal dan ayat-ayat yang ada dalam UU No.11
tahun 2006 tentang Pemerintahan Acheh buatan DPR RI, maka itu membuktikan bahwa
pihak RI termasuk DPR RI masih tidak secara konsisten dan tidak komitmen dengan
apa yang telah disepakati dan disetuji serta ditandatanganinya di Helsinki,
Finlandia tentang perdamaian di Acheh antara pihak GAM dan pemerintah RI.
Jadi sekarang, yang sebenarnya orang yang disebut kopig itu adalah orang yang
ampibi alias memakai nama jantan dan betina seperti Danny Emmy alias Danny Kpg
yang bukan orang dan bangsa Acheh.
Terakhir saran Ahmad Sudirman kepada orang kopig yang berlabel Danny Emmy alias
Danny Kpg adalah sebelum menyuarakan suara ampas pikiran ceteknya itu di dalam
grup yahoo oposisi-list khususnya untuk menanggapi tulisan Ahmad Sudirman
adalah coba berpikir dan menggali seribu kali, karena kalau tidak, ya akhirnya
akan menjadi sampah sekuler sebagaimana hasil tiupan sampah sekulernya Gus Dur
dan PD-nya mbah Susilo Bambang Yudhoyono.
Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon
petunjuk, amin *.*
Wassalam.
Ahmad Sudirman
http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------
Received: from [222.97.183.129] by web44904.mail.sp1.yahoo.com via HTTP; Sat,
28 Jul 2007 07:20:47 ICT
Date: Sat, 28 Jul 2007 07:20:47 +0700 (ICT)
To: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [email protected]
From: Danny Emmy <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Balasan: DANNY KPG YANG SUDAH KEMASUKAN BAKTERI MEMATIKAN KETOPRAK
PD-NYA MBAH SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
hai......mad,
tepat sekali dugaan saya, bahwa kamu orang yang terusir, kemudian jadi warga
negara kelas kambing di swedia degan ber angan-angan suatu saat bisa kembali ke
Indonesia...sesuai dengan bayanganmu... impianmu.....yang tidak
membumi....karena otakmu kepelintir..pegetahuanmu yang kopig itu...(mungkin
kamu terlahir bukan dari gua garba tapi dari pantat ibumu...jadi pola pikir
atau pemikiran dan otakmu terbalik balik....tapi ya pantas saja, ....kalau
orang yang terlahir begitu...jadinya punya sifat ya begini selalu merasa
benar... dan possesif...tadinya mau berak jadinya beranak....), mengenai saya,
ya biar saja kamu mau bilang apa......toh saya punya prinsip...kalau bicara
sama orang gila ya harus gila juga....jadi kita sedikit mengimbangi kegilaan
kamu... yang jelas saya kasihan sama kamu....membela aceh...bukan pula orang
aceh...menulis buku,jadi masalah...minimal utk dirimu sendiri...karena ibarat
penari... kamu tidak bisa mengikuti irama....mau berontak...tidak punya
pendukung.....jangan-jangan tampang kamu mirip kusni kasdut....jauh dari
simpati orang orang disekitar...karena begitu bertemu kamu pasti orang punya
rasa under estimate.... mau nipu atau minimal menggurui...seperti kamu
sekarang ini...kasihan deh loe...!!!! apa lagi, oya mengenai nama saya
tentunya itu yang terbaik minimal menurut saya apapun yg diberikan org tua
tetap saya syukuri...mungkin saja orang tua berharap adanya keseimbangan dalam
diri saya diantara perpaduan dua karakter...hebat kan..tidak seperti kamu
terlahir sbg orang indonesia malah njelek-njelekin bangsa dewek...untung aja
kamu tidak lahir sebagai orang ethopia..atau mana yg sering
kelaparan..gitu,..dan masih untung bisa ditampung di swedia kendatipun warga
kelas embek.....syukuri dong...atau mampus memang mungkin sebuah pilihan
...tapi saya yakin kamu belum berani menghadapinya....karena kamu sering
memutar balikkan ayat...sehingga kamu sendiri juga takut....ya sulit kalau
begini..saran saya, urusi diri sendiri bertoubat merenung zikir, lepaskan semua
kepentingan pribadi....perbanyak teman biar nanti mati banyak yang
bantu.....percuma kau teriak teriak seperti selama ini malah orang tambah panas
dan terpicu kemarahannya tidak ada perasaan damai karena tulisanmu...apa itu
yang diajarkan oleh ajaran agama..seperti saya tidak pernah menemukan hal
semacam itu diajaran agama yang saya pelajari...semua muaranya kekebaikan antar
sesama manusia saling memaafkan..bantu sesama, atau jangan-jangan kamu
sebetulnya gak percaya itu semua karena saking pinternya......ah pinter ya
tidak...bodoh malah pastinya........ok gitu ya Mad......
----------