a.. 26/10/2007 09:53 WIB

Petinggi Partai GAM ke Jakarta

[ rubrik: Serambi | topik: Politik ]


BANDA ACEH - Sejumlah petinggi Partai GAM disebut-sebut mulai melakukan 
pendekatan dengan sejumlah pihak di Jakarta, agar Partai GAM segera disahkan 
sebagai sebuah partai lokal di Aceh. Salah satu pihak yang ditemui di Jakarta 
adalah Menteri Hukum dan HAM, Andi Mattalata, Kamis (25/10) siang. 


Sebuah sumber Serambi menyebutkan, di antara para petinggi Partai GAM yang 
berangkat ke Jakarta adalah Muzakkir Manaf (Wakil Ketua), Yahya Muadz (Sekjen), 
TM Nazar (Wakil Sekjen Urusan Dalam Negeri), Darwis Jeunib (Pengurus DPP Partai 
GAM), dan Ibrahim bin Syamsuddin, Juru Bicara KPA Pusat. 

"Keberangkatan mereka ke Jakarta untuk melakukan pendekatan agar Depkum HAM 
mempercepat verifikasi partai lokal di Aceh. Juga agar pihak-pihak di Jakarta 
tidak mencurigai keberadaan Partai GAM, sehingga masalah parpol lokal ini cepat 
selesai," kata sumber yang enggan disebutkan namanya itu. 

Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Ibrahim bin Syamsuddin yang 
dikonfirmasi Serambi tadi malam membenarkan keberadaan sejumlah petinggi GAM di 
Jakarta itu, termasuk melakukan pertemuan dengan Menteri Hukum dan HAM, 
kemarin. Namun, pria yang kerap disapa Ibrahim KBS ini membantah bahwa 
kedatangan pihaknya ke Jakarta untuk melakukan lobi politik. "Biasalah, kita 
saling berkunjung dalam bulan Syawal. Hanya bersilaturahmi saja," kata KBS 
seraya menolak memberikan keterangan tentang isi pembicaraan dengan Menteri 
Hukum dan HAM. 

Sebelumnya, sebuah sumber menyebutkan, selain bertemu Menkum dan HAM, para 
petinggi Partai GAM itu juga akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak 
lain, termasuk dengan pihak-pihak yang menentang pendirian Partai GAM. 
"Sepertinya mereka akan melakukan lobi agar Partai GAM bisa lulus verifikasi, 
dengan alasan menjaga amanah MoU sekaligus guna mencegah terjadinya polemik," 
kata sumber itu. 

Seperti diketahui, keberadaan Partai GAM dengan lambang bendera merah dan 
bintang bulan serta garis hitam putih, sempat menjadi polemik setelah Menteri 
Hukum dan HAM, Andi Mattalata menyatakan bahwa pendirian Partai GAM ditolak, 
karena bertentangan dengan Pancasila dan konstitusi, serta bertentangan dengan 
Undang-undang No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Hal hampir senada 
juga diungkap oleh Menko Polkam, Widodo AS. 

Pernyataan tersebut mendapatkan reaksi dari para petinggi partai tersebut. 
Sekjen Urusan Dalam Negeri Partai GAM, Muhammad Nazar mengatakan belum ada satu 
partai lokal pun yang ditolak oleh pemerintah termasuk Partai GAM, karena 
verifikasi belum dilakukan. Ia menilai pernyataan Menteri Hukum dan HAM Andi 
Mattalata yang menyebutkan partai GAM ditolak, adalah pernyataan keliru dan 
mendahului proses hukum. 

Catatan Serambi, sejauh ini baru enam partai lokal yang sudah mendaftar ke 
Kanwil Depkum dan HAM Aceh yakni Partai GAM, Partai Gabthat, PARA, PSPNS, 
Partai Darussalam, dan PRA.(nal)


  ----- Original Message ----- 
  From: Paya Bujok 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, October 27, 2007 11:15 PM
  Subject: «PPDi» Peureté pangtibang ke Jakarta djak mita pangkat.




  Hoka Bangsa Aceh njang butoi darah pahlawan tjutjo endatu,njoe pereté 
pangtibang njoe meusidroe béknepemeuáh neuhukom maté pat njang meuteumeung bak 
masa ukeu njoe!!. Sabab brat thatka djipehina  Bangsa Aceh,njoe kadjidjak 
bersilaturahmi deungon ureung pabma djihlom!!!. 



  
http://www.serambinews.com/index.php?aksi=bacaberita&beritaid=36801&rubrik=1&kategori=2&topik=11


  __________________________________________________
  Do You Yahoo!?
  Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
  http://mail.yahoo.com 

   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.15.12/1095 - Release Date: 10/26/2007 
7:54 PM

Kirim email ke