Sdr./sdri Seperjuangan Setanahair PB,
Kita telah maklum bersama bahwa;di dlm satu-
dua hari mendatang ini akan dirayakan "Hari
Besar Perkabungan Nasional PB atau,hr./tgl./thn
kematian bangsa dan tanahair PB (The Great
Mourning National Day of the West Papuan
Nation/State); oleh akibat PBB/UNGA Resolusi
2504-XXIV, 19 November 1969 yg telah mene-
rima,menyetujui,dan membenarkan hasil pelak-
sanaan plebiscite (Act of NO Free Choice 1969)
di PB yaitu: hasil todongan bayonet TNI/ABRI
serta memaksa dan memasukan bangsa dan
tanahair PB ke dlm NKRI (Negara Korupsi RI
atau Negara Kacau RI) diluar kemauan/keingin-
an seluruh rakyat PB: para pejuang-pejuang
kemerdekaan nasionalist PB dan seluruh rakyat
jelata di DNPB dan di LN/International mutlak-
perlu rayakan HUT tgl.19 November 2007.
Seperti kita maklum bersama bahwa; kedua
bangsa ini Belanda dan Indonesia, keduanya
adalah bangsa/negara asing; yg nenek-moyang
kita terdahulu sampai dengan kita sekarang ini;
kita sama sekali tidak kenal kedua bangsa/nega-
ra asing ini; sungguh-sungguh sama sekali asing
bagi kita seluruh rakyat PB. Kedua negara asing
ini sesungguhnya, tidak kenal akan dirinya sendi-
ri atau tidak sadar akan diri sendiri dan tidak ber-
perasaan malu bahwa keduanya adalah bangsa/
negara asing mengapa harus berkelahi dan me-
nuntut PB: Belanda bilang itu miliknya saya,
Indonesia bilang tidak, itu miliknya saya; padahal
di dlm pemandangan mereka kedua bangsa ini
kita juga adalah bangsa/negara asing yg tidak
homogen baik cara etnik/ras,geografis,kultur,
adat-istiadat/tradition; bahkan juga religius/aga-
ma toch harus berkelahi dan baku gigit diantara
kedua bangsa/negara asing ini karena motivasi
kemiskinan (kepapaan) ekonomi (keuangan) nasi-
onal mereka sehingga bisa berkelahi dan baku gi-
git satu sama lain guna merbut,menduduki,dan
menguasai tanah/bumi PB yg mengandung/me-
nyimpan seribu-satu-macam (1001 macam) sum-
ber-sumber kekayaam mineral yg ada terpendam
di dlm tanah/bumi PB itu,dan faktor manusia PB
sama sekali tidak dihiraukan oleh kedua bangsa/
negara asing ini-dan hal itu telah terbukti dgn
Belanda menghianati dan balik belakang kepada
rakyat tertindas PB; dan pihak Indonesia sebagai
pem:kolonialist terbaru pengganti Belanda mene-
ruskan penjajahannya membunuh dan melenyap-
kan jiwa-jiwa rakyat PB yg tidak bersalah sambil
merampas dan mencuri segala sumber-sumber
kekayaan alam PB dan bawa lari pergi ke Jakarta
dan membangun kota Jakarta menjadi lebih mod-
ern dan terindah bagi para tourisme asing/LN;
itulah cara kerjanya orang-orang perampok dan
pencuri.
Tidak seorangpun yg mengaku menang atau
kalah di dlm pertandingan atau konflik senjata
diantara kedua bangsa/negara asing ini,sebagai
akibat ini situasi dunia bagian Asia-Pacific men-
jadi tenang dan gawat karena soal PB,dan justru
karenanya USA pimpinan Mr.John F.Kennedy alm;
segera melakukan intervensi dan interupsi situasi
tersebut dan memihak Pemerintah Kerajaan Belan-
da sebagai anggota NATO/NAVO dan mendesak
dgn keras supaya PB diserahkan kepada Indonesia
dgn tanpa sesuatu kondisi.Kendati,guna usaha me-
nutupi mata masyarakat dunia international dan
rakyat PB;maka Mr.John F.Kennedy segera meme-
rintahkan Duta Besarnya Mr.Bunker di Markas Be-
sar UN di New York guna menyusun dan menyedia-
kan sebuah draft yg sering disebut dgn istilah
"New York Agreement-15 augustu 1962!"
Yg sangat mengherankan atau yg merupakan
pertanyaan bagi kita semua ialah; mengapa ketika
Mr.John F.Kennedy melakukan intervensi dan inte-
rupsi situasi tersebut seharusnya bertanya secara
langsung pendapat atau opini politik kepada selu-
ruh rakyat PB;siapa yg pro-Belanda dan siapa yg
pro-RI; saya sungguh yakin dan percaya bahwa;
seluruh rakyat PB dan para pemimpin-pemimpin-
nya akan menjawab secara spontan bahwa;kami
tidak pro kepada salah satu bangsa/negara asing
yg kami tidak kenal mereka,oleh sebab itu, kami
minta dgn hormat dan hikmat yg tinggi kepada
pem:USA pimpinan Mr.John F.Kennedy supaya
semua hak dan kuasa kami harus segera dikem-
balikan ke dlm tangan kami sendiri;namun,USA
lalai dgn sengaja/tidak sengaja memberikan ke-
sempatan tersebut kepada kita seluruh rakyat
PB; ya, apa boleh buat nasi sudah menjadi bubur
bukan?
Begitulah faktanya; ketiga bangsa/negara asing
ini: USA,Belanda,Indonesia yg kita tidak kenal
mereka,meneruskan soal PB keagenda PBB/UN;
dgn begitu, ketiga negara ini dan bersama Un
dlm hal ini "Orang Hutan" (U Than)-SeKjen UN
asal Burmana negara diktator pembunuh manu-
sia sama model dgn Indonesia, mereka menerus-
kan permainan politik/diplomasi kotor,najis,cemar,
tidak jujur dan tidak adil di dlm usaha-usaha pe-
laksanaan "Act of Free Choice 1969" di PB dan aki-
bat permainan kotor,najis, dan cemar dibawah ta-
nah Indonesia memenangkan PEPERA dan rakyat
PB memikul kekalahan serta memaksa dan mema-
sukan PB ke dlm NKRI.Saya tidak menjelaskan
betapa kotornya dan cemarnya Pem:RI-sebagai
negara anggota PBB/UN menginjak-jinjak,mem-
perkosa,dan melanggar semua syarat Piagam UN
dan hukum international/International Law;namun,
kotoran/kecemaran atau kejahatan itu diterima,
diakui, dan dibenarkan oleh UN;tetapi, TUHAN
Allah pencipta langit dan bumi/duia ini Ia adalah
Raja Keadilan dan Raja Kebenaran dan membenci
kejahatan manusia; sebab itu, Indonesia tidak
tidak akan lari dari perbuatan kejahatannya di PB.
Dus,PB sebagai sebuah bola kaki ditendang dari
keempat sudut yaitu;USA,Belanda,Indonesia,
orang hutan/U Than dan UN formalisasikan perso-
alan PB. Disini kita semua bisa lihat dgn jelas
bahwa;tak ada seorang wakil PB yg diikut serta-
kan untuk melihat dan menyaksikan dari dekat
ttg permainan politik/diplomasi segi empat ini dan
kemudian ditetapkan resmi oleh UNGA. Jadi,kesim-
pulannya yg sudah ditarik dari uraian diatas ini
ialah bahwa; (1) Soal PB dimainkan dan dikubur-
kan oleh tangan-tangan bangsa-bangsa/negara-
negara asing dan mengorbankan hak bersura dan
nasib hidup seluruh rakyat PB di dlm tanah tum-
pah darahnya sendiri hanya demi "intrese" (kepen-
tingan) politik,ekonomi,mliter nasional mereka sen-
diri; (2) Soal kesimpulan nr:1 diatas ini sesungguh-
nya; suatu perbuatan kejahatan yg terbesar/skan-
dal terbesar yg dilakukan/dikerjakan oleh tangan-
tangan bangsa-bangsa/negara-negara asing ter-
hadap kita seluruh rakyat PB; (3) Guna usaha
memblokkir,menggagalkan, dan mematikan semua
perbuatan kejahatan bangsa-bangsa/negara-nega-
ra asing terhadap kita telah dijawab dgn resmi
oleh Prai-Rumkorem dgn pengumuman proklamasi
kemerdekaan bangsa PB 1 juli 1971 dan berbasis
di MARVIC,Hollandia/PB; (4) Jawaban resmi Prai-
Rumkorem dgn pengumuman proklamasi kemer-
kaan bangsa PB 1 juli 1971 mutlakperlu didukung,
dibina, dan dipertahankan oleh seluruh rakyat PB;
karena itulah selusinya yg paling tepat guna usaha
mengakhiri perpanjangan konflik di PB dari sejak
akhir tahun 1962-2007 (45 tahun) lamanya, (5)
Misi Politik OPM di DNPB dan di LN/International
sekarang ini ialah; "mensahkan/meresmikan"
Negara Proklamasi Rep.PB 1 juli 1971 di MARVIC,
Hollandia/PB dan tidak ada lain perjuangannya.
Seterusnya perlu diketahui oleh seluruh rakyat
PB ttg hari-hari besar dan mulia bagi seluruh rak-
yat PB secara turun-temurun ialah al;
1. Setiap tanggal 1 December; adalah Hari Besar,
Hari Sejarah Kenaikan Bendera Nasional PB
"Sang Bintang Kejora Berbaris" dan berkibar
di udara (angkasa biru) di tanah/bumi PB untuk
pertama kalinya samping kesamping dgn Bende-
ra nasional Kerajaan Belanda merah,putih,biru.
Rakyat/Bangsa PB di dlm seluruh negeri PB ber-
pesta: pukul tambur dan tiup suling,bermain
tonel,dangsa/menari, makan-minum dan mabuk
selama seminggu penuh; itulah sesunggunnya,
"MOMENTUM" yg tidak dapat dilupakan di dlm
hati sanubari seluruh rakyat PB.
2. Setiap tanggal 1 juli; adalah Hari Proklamasi
Kemerdekaan Bangsa/Negara Rep.PB.
3. Setiap tanggal 19 November; adalah Hari Besar
Perkabungan Bangsa/Negara dan tanahair PB
atau, Hr,tgl.thn kematian bangsa/negara dan
tanahair PB (The Great Mourning National Day
of the West Papuan Nation/State)-oleh akibat
UNGA Resolusi: 2504-XXIV,19 November 1969
menerima,menyetujui,dan membenarkan keja-
hatan pem:RI di PB serta memaksa dan mema-
sukan PB ke dlm NKRI (Negara Korupsi RI atau
Negara Kacau RI) diluar kemauan/keinginan
seluruh rakyat PB mutlakperlu diperingati secara
turun-temurun oleh seluruh rakyat PB.
4. Setiap tanggal 5 Februari; adalah Hari Besar
bagi seluruh rakyat PB justru karena kedua
misi Jerman: Otto dan Gesler membawa masuk
"Injil Yesus Kristus" untuk pertamanya di Mansi-
nam;Manokwari-Sorong (Vogelkoop) PB.
Dus, di dlm sejarah perjuangan OPM (Organisasi
Papua Merdeka-Free Papua Movement) telah men-
catat di dlm buku sejarah perjuangan OPM bahwa;
hari perayaan nasional PB akan dilakukan secara
berturut-turut di dlm empat (4) hari setahun;
dan sudah tentu sekali bahwa Pemerintah dan
rakyat PB akan sibuk bekerja keras untuk meraya-
kan hari-hari nasional tersebut secara berturut-
turut di dlm setahun; semoga TUHAN Yesus
Kristus,Raja,Bapa dan Pemimpin Agung kita
berkenan memberkati bangsa,negara, dan tanah-
air PB. Sekali lagi, kita (seluruh rakyat PB) tidak
mempunyai "National Day" yg lain; hanya kecuali
keempat national day tersebut diatas ini; camkan-
lah hal ini dgn baik di dlm kalbu hati kalian semua
di DNPB/tanahair tercinta kita bersama yakni:
"Negara Demokrasi Modern Rep.PB,insyah Allah!"
Hormat dan doa teriring bersama ini untuk kalian
semua di seluruh negeri PB. Mohon maaf, karena
mungkin sekali banyakkesalahan mengetiknya
karena saya mengejar waktunya.
Salam dan doa teriring bersama ini untuk kalian
semua dimana saja kamu berada.
J. H. Prai.
OPM-OIIO Malmö,Sweden.
4.
_________________________________________________________________
Connect to the next generation of MSN Messenger
http://imagine-msn.com/messenger/launch80/default.aspx?locale=en-us&source=wlmailtagline