http://www.gatra.com/artikel.php?id=109561


Polda NAD Kembangkan Temuan Perakit Senjata

Banda Aceh, 17 November 2007 13:46
Polda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) terus mengembangkan temuan mesin bubut, 
yang diduga digunakan memproduksi senjata rakitan di wilayah itu.

"Polres Aceh Besar terus melakukan pengembangan dan pendalaman kasus, apakah 
benar bahwa mesin bubut yang ditemukan di Desa Panca, Kecamatan Lembah Seulawah 
itu memproduksi senjata rakitan," kata Kabid Humas Polda NAD, Kombes Pol Jodi 
Hariyadi, di Banda Aceh, Sabtu.

Jodi menjelaskan, Polres Aceh Besar menemukan satu unit mesin bubut bersama 
barang bukti lainnya, yakni sebuah laras senjata, di Panca, pedalaman Aceh 
Besar, dalam sebuah operasi yang digelar Jumat (16/11).

Mesin bubut yang diduga digunakan untuk memproduksi senjata rakitan itu 
memiliki berat sekitar lima ton, bermerek Ching-Fong. Bersama mesin bubut itu, 
polisi menahan delapan warga yang diduga terkait dengan keberadaan mesin 
tersebut, jelas Jodi.

"Yang jelas, kita akan terus mengembangkan temuan mesin bubut itu, apakah 
digunakan untuk memproduksi senjata rakitan atau tidak. Karenanya, delapan pria 
yang ditahan itu hanya untuk dimintai keterangan secara rinci," tambah dia.

Ia menjelaskan, upaya aparat kepolisian untuk memburu pemilik senjata api 
standar dan rakitan yang hingga kini masih beredar secara illegal di sejumlah 
wilayah di Aceh itu bertujuan untuk menekan angka kriminalitas bersenjata, 
seperti perampokan dan pemerasan.

Jika dalam penyelidikan dan pengembangan kasus nanti membuktikan bahwa mesin 
bubut tersebut digunakan untuk memproduksi senjata rakitan pasca kesepakatan 
damai yang ditandatangani di Helsinki, 15 Agustus 2005, maka pelakunya akan 
diproses sesuai hukum yang berlaku, jelas Jodi.

Gubernur Irwandi Yusuf, Kapolda Irjen Pol Rismawan dan Pangdam Iskandar Muda 
Mayjen TNI Supiadin AS dan Kajati, telah menginstruksikan agar pengunaan 
senjata illegal segera dihentikan dengan mengeluarkan maklumat.

"Kita melakukan razia untuk memperoleh senjata api standar atau rakitan, 
termasuk komponen lainnya terkait juga mesin yang memproduksi barang illegal di 
Aceh sebagai upaya kita menekan kriminalitas bersenjata yang akhir-akhir 
meresahkan masyarakat," katanya. [TMA Ant] 

URL: http://www.gatra.com/versi_cetak.php?id=109561 

Kirim email ke