Omar Putéh menulis:
   
  Vulgar itu bahasa Achèh atau bahasa Rusia?
   
  Semua bangsa Achèh di Achèh dan diseluruh dunia kan tahu, yang kalian belajar 
bahasa Melayu ataupun Indonesia kan selama kalian berada di Swedia.

muhammad nasir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Kok tulisan ini membingungkan,  Saya belum memahami esensinya. 
Mungkin bisa dinyatakan dalam bahasa yg lebih vulgar... 
  

omar puteh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        Omar Puteh menulis:
   
  Hussaini Daud,
   
  Bagaimanakah saudra Hussaini Daud mengenal mereka?
   
  I. Coba saudara Hussaini baca tulisan dibawah ini: 
   
     Rima menulis:
   
     "..............bahwa nafsu insani tidak akan usai sampee an jab jumoh 
manusia bak  
     tanoh, dan juga berita Nabi Muhammad benar bahwa tuhan itu adalah Allah, 
menjadi  
     statemen yang tidak ada jaminan benar hari esok.
   
  II. Setelah mebaca tulisan Rima inilah, maka saya bagai tersentak: Ini 
bukanlah, kawan bercengkerama tetapi inilah lain dari Alauddin Ziyadovich 
Umarov, kata hati saya. 
   
  Maka saya susun buatlah beberapa point pertanyaan untuk dijawab sbb:
   
  Omar Putéh menulis: 
   
  Kami tanyakan kepada Rima
   
  (1). Sejak kapankah nama Rima telah mulai digunakan dalam internet?
   
  (2). Mengapakah pada awal-awalnya nama Rima digunakan, tetapi topiknya sangat 
berbeda dengan yang sekarang?
   
  (3). Ingatkah Rima siapa-siapakah rakan "bercengkrama" ketika masa awal-awal 
itu?  Benarkah Rima tidak mengetahui bahwa rakan-rakan bercengkerama Rima itu 
memangnya memreka itu dari Halleførs, Fitya, Norsborg, Swedia?  Tolong 
sebutkanlah.
   
  (4). Dimanakah Rima bertempat tinggal salah satu kota dari ketiga-tiga tempat 
itu? 
   
  Nah, sekarang coba Rima kumpulkan tulisan-tulisan Rima, Affan Ramli dan 
Alauddin Ziyadovich Umarov, setelah itu coba Rima cari kesamaan tulisan-tulisan 
Rima dengan kesamaan tulisan dari Allauddin Ziyadovich Umarov atau Affan Ramli.
   
  (5). Kalaulah  "diskusi" hari ini memangnya baik, tetapi mengapakah Rima 
tidak menukar nama lain, nama yang pernah diberikan oleh orag tua Rima sendiri 
misalnya"
   
  (6). Mengapakah Rima melemparkan atau menyebarkan tulisan-tulisan dari 
Komunis-Atheis Jawa, ketika Affan Ramli sedang asyik sibuk menyebarkan 
tulisan-tulisan dari dari Iran, Amerika, Iran, Palestin.  Jadi jelaslah sudah 
bahwa, tulisan yang Rima forwardkan itu
  datangnya bukan dari saya, tetapi dari Rima sendiri yang  Rima kutip dari 
Google (?) atau Yahoo (?), yang menghinakan Muhammad Rasullah sambil mengatakan 
prihal nasib kewujudan Allah SWT!  diesok hari.
   
  Rima menulis jawabannya: 
   
  Masa bodoh, pastinya. Menghadapi tuduhan membabi-buta dari anda ini, aku 
pikir ga perlu terlalu ambil pusing, toh yang anda katakan ga da benarnya sama 
sekali, yang ada malah semakin lama berceloteh semakin ngawur. Bagaimanakah 
anda menilai seseorang berdasarkan susunan kalimat yang ditulisnya? Hebat betul 
anda ini, Psicologist- kah atawa Psycho?
   
  Perkara anggapan kentut yang ada katakan, pastinya kembali terpulang ke 
morality dan kepercayaan tiap manusianya. Begitupun aku ga’ akan membalasnya 
dengan menganggap “kentut” pula pendapat anda ini, karena ga’ semua hal 
mengharuskan balas setimpal pula, izinkan saya menghormati anda sebagai 
layaknya manusia yang lain, yang berhak memperoleh penghargaan terlepas dari 
kesalahan dan kebodohan yang ada padanya.
   
  Aku juga menyadari jika anda tentunya sangat memahami ajaran Marxism dan yang 
sejenisnya, jawaban-jawaban yang anda berikan bahkan sangat layak dijadikan 
acuan, hingga hampir-hampir membuat saya tak faham. Term “Komunis Kacang Soya” 
bahkan saya dapati dari anda, tapi tak mengapa karena aku bukan pengagum 
Soekarno, it’s worthless with me.
   
  OP, terlihat jika anda masih menggunakan jurus SOEHARTO, bawa-bawa nama Allah 
untuk mendiskreditkan lawan bicara yang tidak anda sukai. Karena ini 
benar-benar diluar kuasaku biar Allah saja yang menilainya, sembari aku 
mohonkan ampun pada-Nya jikalau diri bersalah dalam hal ini. Astaghfirullah ...
   
  Perkara MP, MB, MZ dan M-M GAM lainnya, well itu bukan urusanku, diri bukan 
bagian dari itu. Begitupun, kalau anda sangat sebegitu nafsunya ama kaum-kaum 
tsb, why don’t you address those issues directly to them huh?
   
  Saya akan memberi penjawaban atas tulisan Rima yang diatas dan tulisan Affan 
Ramli yang dibawah kapan ada waktu.  Tulisan yang diatas dan dibawah sudah juga 
saya beri jawaban sedikit dan akan saya sambung lagi dilain waktu. 
   
  Affan Ramli menulis: (respon/jawaban pertama)
   
  kalo aja kami anggap perlu menjelaskan perkara ini untuk tgk Omar, pastilah 
kami akan sebarkan di milist ini foto kami berdua, dengan tandatangan darah di 
bawahnya. Tapi apa pentingnya ? toh ga satu pun anggota milist ini terpengaruh. 
pereseh lagee abu takengoen ka hana soe tanggapi lee, ka ipiyoeh keudroe cit. 
   
  saleum,
                              
    Affan menulis: (respon/penjawan kedua)
          kami doakan keselamatan mu, dan keselamatan iman mu dalam Islam. 
Harusnya anda hidup di zaman dinasti-dinasti. . pada jaman itu, anda dengan 
mudah bisa menghalalkan darah siapapun, termasuk darah ibu mu sendiri. manusia 
udah bergerak jauh meninggalkan jaman itu, kecuali amrik dan indon. jadilah 
anda pengikut keduanya... 
   
  kecenderungan milist ni untuk ninggalin issu abu takengon soal aceh-gayo, 
karena peserta milist ni cukup tercerahkan. . tapi kalo anda terus tertarik 
dengan issu itu, anda punya kecenderungan yang berbeda dari kecenderungan arus 
utama milist ni. maka kecenderungan anda sama dengan kecenderungan abu 
takengoen, saya tidak katakan Omar Puteh @ Abu Takengoen, walopun kemungkinan 
itu tetap ada. setidaknya anda dan abu takengoen punya selera yang banyak sama. 
 
   
  salam,  




   
  III. Dan dari  tulisan Affan Ramli Imammiah (untuk membedakan dengan Affan 
Ramly Sira) dibawah inilah, mulapun juga terkesan dihati saya bahwa Affan Ramli 
(Halleførs, Fitya, Norsborg, Swedia) ini bukanlah sama dengan Affan Ramly (Sira 
di Bnda Achèh). 
  Affan Ramli Imammiah (untuk membedakan dengan Affan Ramly Sira) ini , memang 
sudah menyebutkan dirinya datang dari Halleførs, Fitya, Norsborg, Swedia dan 
juga sebagaimana terbaca dari email "malim nawa" ketika mengajak makan 
kebab.......... 
   
  Tulisan Affan Ramli Imammiah: ka troem keudeh si kemala njan......(saya 
artikan: tendangin aja si Keumala itu.......) bukankah bunyi nada tulisan ini 
ada kesamaan dengan bunyi nada dari tulisan si Putéh Sarong @ Mustafa Abubakar 
Gubernur Aceh (bocor) @ Tengku Meulaboh @ Fadli Hasan @ dr zaini abdullah @ 
mentroe malik @ atjeh lon sajang @ lake droë, saya tanyakan kepada saudara 
Hussaini Daud Sp?
   
  Karena tidaklah mungkin seorang pengikut Imammiah mengeluarkan kata-kata yang 
kesat dan bergaris cincang seperti itu, dalam pikiran saya. 
   
  Afffan Ramli menulis:
   
  ka troem keudeh si kemala njan.........
   
  Komentar saya terhadap kritikan saudara Hussaini Daud Sp:
   
  (a). Bagaimanakah saudara Hussaini Daud Sp dapat mengenal mereka berdua 
sedang mereka berdua di Halleførs, Fitya, Norsborg, Swedia?
   
  (b). Bagaimanakah saudara Hussaini Daud Sp bisa mengatakan mereka berdua 
bukan Allaudin Ziyadovich Umarov?  Apakah saudara Hussaini Daud Sp juga sudah 
mengenal Alauddin Ziyadovich Umarov sebelumnya? Tidakkah pernah saudara 
Hussaini Daud Sp mendeteksi bahwa lekok bayangan ketiga-tiga mereka: Rima, 
Affan Ramli Imammiah (untuk membedakan dengan Affan Ramly Sira) adalah sama 
atau hampir sama ketika diterpa cahaya matahari yang sedang condong ke barat?
   
  (c). Kalau saudara Hussaini Daud Sp dapat sudah dapat mengenal dan membedakan 
Rima dan Affan Ramli Immamiah (untuk membedakan dengan Affan Ramly Sira) dengan 
Alauddin Ziyadovich Umarov, mengapakah tidak meminta jasa baik mereka berdua 
Rima dan Affan Ramli Imammiah (untuk membedakan dengan Affan Ramly Sira) 
mengahalang atau bertindak dengan cepat agar Allaudin Ziyadovich Umarov agar 
tidak menghina bangsa Achèh, agama Islam, Nabi Besar Muhammad SAW dan Allah SWT 
dengan tulisan atheis-komunisnya?
   
  (d). Kalau saudara Hussaini Daud Sp mengenal Rima, mengapakah tidak cepat 
bertindak membetulkan tulisannya seperti dibawah ini?: 
   
  "..............bahwa nafsu insani tidak akan usai sampee an jab jumoh manusia 
bak  
     tanoh, dan juga berita Nabi Muhammad benar bahwa tuhan itu adalah Allah, 
menjadi statemen yang tidak ada jaminan benar hari esok.
   
  yang menghina nabi Besar Muhammad SAW, Allah SWT dan Islam dan juga bangsa 
Achèh khususnya, karena dia menggunakan beberapa potong kalimat/ayat berbahasa 
Achèh.
   
  (e). Kalau saudara Hussaini Daud Sp mengenal mereka Rima dan Affan Ramli 
Imammiah (untuk membedakan dengan Affan Ramly Sira) agar Allauddin Ziyadovich 
Umarov tidak memperkatakan perkataan yang kotor bernajis dan menjijikan dan 
menyuruh seseorang yang menamakan emailnya Dhani juga menyerang dengan 
perkataan yang kotor bernajis dan menjijikan terhadap Tengku Dr Ahmad Hakim 
Sudirman, ketika memberikan respon dengan mengatakan satu kenyataan tentang 
keatheisan dan kekomunisan Alauddin Ziyadovic Umarov, yang sangat berbahaya 
terhadap aqidah Islam umumnya dan aqidah bangsa Achèh khususnya?
   
  Saya cukupkan disini dulu untuk sebuah respon kritisi saudara Hussasini Daud 
Sp kepada saya sebagai sebuah bentuk terima kasih dengan catatan saudara 
Hussaini Daud Sp musti menjelaskan juga siapa mereka kepada orang lain lain 
tidak seperti jawaban yang jahat dan mengancam terhadap saya dengan ancaman cap 
darah.
   
  Karena saya sendiri sudah melihat dengan mata sendiri bagaimana 
pejuang-pejuang Achèh Merdeka, sebagai tahanan dari detention-detention camp di 
Malaysia meletakkan cap jari-cap jari mereka dengan darah dari tubuh mereka 
masing-masing, sebagai berkas dokumen bersejarah yang telah dikirimkan oleh 
rakan saya Yusra Habib Abdul Gani kepada Wali Negara Achèh di Swedia. 
   
  Mudah-mudahan saya akan juga berkesempatan menjawab sebuah respon dari 
saudara Hussaini Daud Sp tentang tulisan saya bahwa: Al-Qurän nul Qarim itu 
adalah sebagai hukum-hakam, sebagai mempertegas pembetulan keatas tulisan yang 
mengatakan ianya sebagai falsafah hidup, pedoman hidup, system Allah SWT dsb. 
dan juga terhadap pendiskridan keatas Abu Hurraira as, Bukhari /Muslim dan 
terhadap masalah Imam! 
   
  Tetapi sekali pinta saya saudara Hussasini Daud Sp segera menjawab siapa 
Rima, siapa Affan Ramli Imammiah (untuk membedakan dengan Affan Ramly Sira) dan 
kalau mungkin si Alauddin Ziyadovich Umarov.
   
  Omar Putéh, 
  sekian kilo meter dari Sandnes.
   
   
   
   
    
---------------------------------
  Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.   




    
---------------------------------
  Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it 
now.  

                         

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke