MEMBANGUN KONSEP BARU PERJUANGAN PAPUA MERDEKA KEDEPAN   
    A. POSISI OPM DITENGAH KEMAJEMUKAN RAKYAT PAPUA

OPM adalah salah satu gerakan politik perjuangan dan perlawanan diantara 
kelompok-kelompok perlawanan dan perjuangan yang tergabung dalam berbagai 
segmen masyarakat perlawanan Papua. Segmen perjuangan memiliki beberapa level. 
Level paling rendah perjuangan secara umum dapat dipahami oleh seluruh rakyat 
Papua. Namun level tertinggi merupakan segmentasi khusus yang hanya di ajarkan 
aktivis OPM dalam struktur organisasi.

Sebagai gerakan perjuangan dan perlawanan, OPM mengacu pada pada pemaknaan 
secara langsung dari kenyataan penindasan dan penistaan yang dialami oleh 
rakyat Papua Barat, tanpa mengacu pada gerakan-gerakan primordialis, seperti 
kesukuan, ras, warna kulit, agama dan rambut.

Sebagai gerakan, OPM dan elemen perjuangan dibawahnya, menolak segala bentuk 
gagasan politik yang berasal dari luar budaya (nilai-nilai Papua) dan nilai 
primordial- sektarian dari dalam budaya Papua sendiri- tetapi murni sebagaimana 
yang diajarkan oleh pemikiran demokrasi modern -baik nilai-nilai asli yang 
mengarah pada distingsi antara gunung dan pantai bagi penduduk. 

Tapi sebagai gerakan modern, OPM baru, harus menolak segala bentuk gagasan 
sosial politik yang berasal sistem kolonial- tetapi murni disemangati kenyataan 
lapangan, penindasan dan penghinaan. Landasan baru OPM, sebagaimana diajarkan 
oleh nilai-nilai demokrasi asli para generasi pejuang dulu -bukan nilai-nilai 
Papua primordial yang bertentangan dengan demokrasi dan HAM tapi konsep modern 
dari Barat, dan nilai baik asli Papua, sebagai dasar ideologis dari perubahan.

Aspek isme (paham)Papua dari gerakan ini bisa dipahami bersama oleh seluruh 
rakyat Papua. Kecuali, kaki tangan kolonialis. Aspek isme Papua dari gerakan 
ini diikuti oleh seluruh rakyat Papua. Namun tidak oleh rakyat yang mengikuti 
isme primordial sempit dan rasialistik demikian juga antek-antek dan kaki 
tangan kolonialis. Aspek gerakan isme Papua dan perubahan dari gerakan ini 
dilakukan secara simultan oleh seluruh gerakan OPM dan sub-OPM namun tidak oleh 
kalangan anti politis dan pro status quo dari penduduk Papua asli.

Diatas empat level (kemanusian, keadilan, kebenaran, kebersamaan), ada satu 
seruan khas yang melekat pada perjuangan isme OPM, yaitu seruan 
pembebasan/kemerdekaan, yang menjadi level tertinggi diantara berbagai level 
perjuangan sebelumnya yang selalu terjebak pada dichotomisasi primordial. Level 
seruan pembebasan dan kemerdekaan ini merupakan inti dari doktrin perjuangan. 
Setiap level dibangun berdasarkan level yang ada dibawahnya, contoh : Agar 
menjadi pejuang OPM seseorang harus memahami makna keadilan, kemanusiaan, 
kebersamaan dan lain-lain, agar paham makna kemanusiaan, keadilan, seseorang 
ikut menyaksikan ketidak adilan dan merasakan penghinaan diatas tanah Papua, 
untuk itu mereka terlebih dulu diberikan pelatihan advokasi, seminar, dan 
lain-lain. Mereka harus menerima isme-isme perjuangan OPM, ajaran OPM, kemudian 
ideologi OPM.

Namun demikian, doktrin kemerdekaan/pembebasan- pandangan yang melekat erat 
pada pandangan OPM dan merupakan inti dari pandangan ini -tidak diperuntukkan 
terbatas hanya pada kaum Papua asli saja, namun juga untuk mereka yang ada pada 
level yang lain yang bersimpati pada perjuangan OPM.

B. KONSEP PERJUANGAN OPM

Berikut ini rangkuman konsep OPM dalam pemahaman OPM baru, yaitu :
1. OPM adalah satu-satunya sistem politik perjuangan Papua yang sah
2. OPM adalah organisasi perjuangan yang berdasarkan hukum dan di jalankan 
melalui kepemimpinan yang dipilih oleh rakyat Papua
3. Hanya ada satu OPM yang berdiri diseluruh level perjuangan tertinggi
4.Perjuangan OPM adalah kewajiban seluruh rakyat Papua
5.Cara untuk memperjuangkan OPM adalah dengan memberikan pemahaman tentang 
konsep ini kepada mereka yang berkuasa dan memeberikan wewenang kepadanya untuk 
menjalankan (pemerintahan) perjuangan, ketika seluruh wilayah rakyat Papua 
telah berubah menjadi NKRI dan seluruh peninggalan budaya sedang dimusnahkan 
penjajah.

Menurut pendapat saya, konsep ini bisa dipahami bersama, bahkan oleh seluruh 
lapisan masyarakat Papua. Sebab konsep perjuangan OPM tidak bertentangan dengan 
konsep perjuangan dari sub-OPM. Hanya saja, doktrin OPM tidak secara exksplisit 
atau hanya secara implisit saja mengemukakan sistem ini.

C. NILAI UNIVERSAL KONSEP OPM

Sebagaimana telah diutarakan sebelumnya, bahwa konsep OPM memiliki 5 level, 
yaitu (kemanusiaan, keadilan, kebenaran dan kebersamaan), namun konsep ini 
memiliki level lain yang dapat kita kenali dengan sebutan konsep nilai Papua 
asli dan peradaban modern termasuk didalamnya nilai yang diajarkan oleh agama.

Nilai Papua asli adalah ajaran yang dianut oleh penduduk asli diseluruh daratan 
dan pulau/pesisir Papua serta pegunungan Papua. Nilai baru modern dan agama, 
adalah pemahaman yang dianut oleh seluruh umat manusia didunia ini yang percaya 
pada nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, kebebasan, kebenaran dan keadilan.

Dewasa ini, pergerakan OPM, mendapat sorotan baik di tingkat internasional, dan 
kecaman sebagai separatis oleh kolonial dan kapitalis sebagai penghina 
kemanusiaan manusia Papua. Karena OPM, perjuangannya untuk menegakkan 
kedaulatan wilayah Papua sebagai perwujudan nilai kemanusiaan dan keadilan 
tertinggi. Propaganda anti seperatisme yang menggambarkan perjuangan OPM anti 
kemanusiaan atau kekerasan lebih tepatnya, tuduhan gerakannya lebih belakangan 
sebagai teroris yang mengancam keutuhan NKRI. Maka persaingan antara dunia 
penegakan HAM dan demokrasi di dalam tubuh organisasi OPM menjadi tak 
terelakkan.

Walaupun demikian, prinsip dari konsep perjuangan OPM, dalam hal ini perjuangan 
kemerdekaan, berkaitan dengan nilai papua asli (penegakkan hak penduduk asli) 
dan nilai peradaban modern. Karenanya, konsep ini sebenarnya dapat diterima 
bukan hanya oleh kalangan penduduk asli Papua; bahkan oleh mereka yang amber, 
karena mereka dinegeri asalnya ternistakan dan mengalami nasib ter-marginal-kan 
dan datang ke tanah Papua untuk menetap dengan kemuliaan hidup sebagai manusia. 
Karena itu perjuangan konsep kemanusiaan OPM tidak hanya diterima dan 
dimengerti internasional, tapi dapat di mengerti kolonialis sekalipun, selama 
perjuangan/konsep ini dibahasakan dengan cara mudah dimengerti oleh mereka.

Dalam hal ini, mereka yang menerima konsep perjuangan OPM tidak serta-merta 
membuat mereka wajib berkomitmen secara penuh ataupun menyetujui seluruh 
argumentasi prinsip perjuangan- Papua merdeka -terpisah dari NKRI. Karena itu, 
argumentasi perjuangan Papua merdeka sepatutnya hanyalah ditujukan kepada 
generasi muda lahir besar di tanah Papua yang ikut serta mengalami, menyaksikan 
atas semua penderitaan ketidakadilan dan kekasaran politik yang menghinakan 
kemanusiaan manusia Papua.

Lebih lanjut, pendapat saya, bahwa "konsep perjuangan OPM baru, bisa diterima 
oleh semua penduduk Papua majemuk dalam- tanpa membedakan rambut, kulit, suku, 
agama, termasuk didalamnya kaum militer NKRI dari Papua asli -pemerintahan". 
Berarti bahwa ideologi negara Papua Barat, adalah negara demokrasi modern yang 
masuk akal, dapat digambarkan dan diterima bahkan oleh kalangan amber yang 
hidup di wilayah hukum negara Papua Barat (karena mereka hampir tidak akan 
menemui kesulitan). Mereka bisa memilih sikap pasif perjuangan OPM- dalam hal 
ini tidak perlu berkomitmen pada konsep yang mendasari dan jadi tujuan 
pendirian negara Papua Barat itu sendiri.

D. KEUNIKAN PERJUANGAN OPM 

Sayangnya, kecuali perjuangan OPM, ditengah-tengah rakyat perjuangan Papua 
Merdeka sendiri tidak ada gerakan lain dari cerminan kemajemukan yang 
berdimensi universal dan internasional sejati yang menentang secara 
terang-terangan sistem despotisme dan tirani kolonialis NKRI, untuk membela 
kewajiban membiarkan Papua Merdeka sebagai satu bangsa berdaulat penuh. 
Jangankan kaum muslim amber Papua, para mahasiswa besar-kelahiran dikota-kota 
Papua, kerap tidak peduli dengan perjuangan Papua Merdeka, beserta peran 
penting mendasarinya dalam membebaskan kemanusiaan Papua, mereka umumnya diam, 
apakah karena mereka terpengaruh dan disesatkan oleh doktrin NKRI yang keliru, 
atau mereka takut akan tekanan penguasa kolonial zalim sebagai negara asal usul 
mereka sendiri, yang sedang mempertahankan statusnya sebagai ekspasionis Papua 
sebagai wilayah koloni. 

Mereka berfikir bahwa mereka akan memperoleh simpati ataupun pengakuan dari 
kolonial jika mereka melakukannya. Namun perlu dipahami bahwa semua itu 
ternyata hanyalah ilusi belaka, faktanya, mereka akan kehilangan dukungan moral 
dari para penduduk asli dan dunia internasional sebagai penghianat. Dan 
kehilangan dukungan dari para nasionalis dan pemikir ajaran demokrasi dan HAM 
modern yang telah memahami karakter exploitatif penindas dan anti kemanusiaan 
dari sistem negara bangsa dengan teritorialnya tersebut. Jika hal ini terus 
berlangsung, mereka tidak hanya menghianati tujuan mulia dari perjuangan OPM, 
tapi bagi manusia dan kamanusiaan dirinya, terhadap panggilan universalnya 
kepada para pemeluk agama sejati serta mereka yang menghayati hal itu.

Karena itu, menurut hemat saya, dalam konteks perjuangan kemerdekaan Papua 
kontemporer, hanya perjuangan OPM yang bisa dikatakan sebagai wadah "Gerakan 
Perjuangan Politik Kemerdekaan Papua" yang memperjuangkan terealisasinya 
kedaulatan negara Bangsa Papua-yang merupakan panggilan universal (nilai 
kultural asli Papua dan demokrasi modern); tidak hanya untuk penduduk asli 
Papua tetapi untuk seluruh rakyat dan umat manusia demi kemanusiaan Papua.

Karena itu, peran dari perjuangan OPM menjadi bersifat ganda yaitu :
1. Mencerahkan penduduk asli (khususnya para pejuang di rimba raya) akan 
kewajiban mereka dalam memperjuangkan, "perjuangan OPM" sesuai dengan HAM dan 
demokrasi modern.
2. Menjelaskan misi perjuangan OPM-Universal yang menegakkan keadilan, 
kebenaran, kemanusiaan, dari sistem dikcotomis primordial sebelumnya, kepada 
dunia dan seluruh rakyat negeri jajahan dengan sudut pandang ilmu sosial modern.

E. PERAN PERJUANGAN OPM DI PAPUA

Kecuali luar Papua, kebebasan experesi dan beraktivitas politik-berserikat dan 
berkumpul -ditanah Papua, jauh dari harapan. Karena itu, gerakan perjuangan 
OPM, diluar negeri dan mahasiswa seluruh kota study diluar Papua, memiliki 
posisi terbaik dalam mewujudkan harapan ini, pergerakan perjuangan sub-OPM oleh 
mahasiswa telah banyak berhasil mengangkat issu Papua dengan aksi turun 
kejalan, karya intelektual, dalam menerjemahkan perjuangan OPM, namun juga 
telah menghasilkan berbagai artikel berita langsung dalam situs internet. Lebih 
lanjut, mereka juga berhasil melakukan peregenerasiaan anggotanya melalui 
berbagai kegiatan sosial-budaya.

Namun perlu digaris bawahi, karakter yang sangat mencolok dari perjuangan OPM, 
dilevel mahasiswa adalah keberhasilannya dalam membangun jaringan kerja 
diantara berbagai organisasi seluruh kota study.

Jaringan kerja, diantara kelompok perjuangan sub-OPM dikelola oleh mahasiswa 
diluar Papua ini adalah sesuatu yang belum terealisasi seluruh organ-organ 
sub-OPM di Papua dan perjuangan OPM masa lalu, terutama dirimba raya. Karena 
adanya tekanan dan ancaman pembunuhan atau penculikan dari militer yang 
mengawasi dan mengintai setiap saat orang Papua bergerak, dan setiap jengkal 
tanah pemukiman penduduk Papua.

Luar negeri (Vanuatu, Australia dan Selandia Baru) dan bukan tanah air Papua 
Timur, adalah tempat yang memenuhi persyaratan untuk membangun kembali gerakan 
perjuangan OPM, karena diluar Papua, selain cukup tersedia sarana komunikasi 
bebas, aman, dilihat dari segi keamanannya tidak sebagaimana ketat dan gawat di 
Tanah Papua Barat.

Terdapat harapan, bahwa sub-OPM (mahasiswa) akan berhasil dalam memperjuangkan 
perjuangan OPM, melalui sarana internet, kebebasan dan utamanya aksi turun 
kejalan. Sebab, selain ada kebebasan ruang gerak, ada sorotan media massa 
mempengaruhi opini internasional.

F. KESIMPULAN

Perjuangan pergerakan OPM, tidak hanya dapat diterima oleh komunitas asli 
Papua, namun juga sangat diinginkan oleh mereka yang percaya pada kesetaraan, 
keadilan, kebebasan, kebenaran dan kemanusiaan. Pasalnya sistem perjuangan OPM 
memiliki tujuan, menegakkan nilai-nilai demokrasi dan HAM didunia lain, diluar 
claiman domokratis para kolonialis. Perjuangan OPM baru, menjamin secara 
sungguh-sungguh otonomi komunitas beragama, ras, kulit, bahasa, dalam konteks 
sosial yang sangat beragam. Perjuangan OPM baru, juga sebagai seruan pembebasan 
untuk mengentaskan kemiskinan dari sistem negara bangsa yang exploitatif 
merendahkan martabat kemanusiaan manusia.

OPM adalah satu-satunya gerakan perjuangan kemerdekaan Papua yang 
memperjuangkan tegaknya konsep HAM dan demokrasi serta menentang secara 
terang-terangan penjajahan dan campur tangan internasional yang kapitalistik 
dan exploitatif atas sumber kekayaan alam Papua yang kaya raya. Karena itu OPM 
baru, memiliki kewajiban ganda :

1. Mencerahkan semua penduduk secara bolak-balik (penduduk asli dan amber) dan 
utamanya OPM garis keras non kooperatif di rimba raya, akan keharusan dalam 
perjuangan menegakkan HAM dan demokrasi modern dan juga nilai asli untuk di 
hargai warga amber.
2. Menjelaskan misi perjuangan baru, dari sistem perjuangan OPM dalam 
mempromosikan sistem perjuangan modern dalam dunia yang terasa terus 
mengglobal-menyempit. Dan Prinsip kemanusiaan dan nilai kebenaran sejati yang 
universal dalam perannya sebagai pembebas dari sistem negara bangsa yang 
exploitatif- yang memenjarakan manusia dalam kerangka negara bangsa dengan 
claim teritorialnya - kepada dunia dan sudut pandang nilai asli Papua dengan 
meminjam ilmu sosial Barat.

Internet, dan diluar Papua adalah tempat terbaik untuk menjalankan gerakan 
perjuangan OPM, karena jaminan keamanan relatif baik, terexpos dan kebebasan 
aktivitas politik, berserikat, berkumpul, seperti ini tidak didapatkan di tanah 
jajahan (Papua Barat). Mahasiswa Papua diluar kota study Papua, memanfaatkan 
kebebasan turun kejalan dan internet sebagai sarana agitasi dan pembangunan 
opini internasional atas penghinaan dan penistaan kemanusiaan manusia Papua .

http://ismail-asso.logspot.com


       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke