rEFLEKSI: Soeharto silahkan mati dan masuk neraka! Tetapi, harta haram hasil 
korupsinya adalah hak milik rakyat, harus disita untuk kepentingan 
kesejahteraan rakyat bukan dibiarkan menjadi milik keluarganya dan konco-konco 
tukang copet untuk hidup dialam nirwana.  Bila selesai masalahnya berarti hidup 
NKRI pun harus diselesaikan secepat mungkin, karena kalau terus dibiarkan maka 
rakyat, terlepas dari agama maupun etnik diberbagi pelosok Nusantara akan terus 
dijadikan badut-badut kemiskinkan dan diketerbelakangkan menjadi pengemis 
penunggu belaskasihan dari perampok-perampok berkuasa di Jakarta. 

Sadarlah dan bangkitlah, berjuanglah untuk membebaskan dari belunggu penipuan 
dan perampokan demi hak dan hari depan lebih baik, bebas dari pada naungan 
Negara Koruptor RI!


KOMPAS
Sabtu, 05 Januari 2008 


Ketua DPR: Kasus Hukum Soeharto Dianggap Selesai 



JAKARTA, KCM - Ketua DPR Agung Laksono mengatakan, persoalan hukum mantan 
Presiden Soeharto dianggap sudah selesai. Karena itu, Agung meminta media massa 
tidak mengungkit-ungkit lagi.

"Permasalahan (hukum) menyangkut Soeharto kita anggap sudah selesai. Tolong 
media jangan mengungkit-ungkit lagi,"kata Agung usai membesuk mantan Presiden 
Soeharto di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, Sabtu (5/1).

Sebagai bangsa yang besar, kata Agung, bangsa Indonesia harus menghargai para 
mantan pemimpinnya. Peran para pemimpin---termasuk yang yang telah meninggalkan 
kekuasaannya---selama ini telah membuat Indonesia bisa seperti sekarang ini.

Ditanya soal kondisi terakhir Soeharto, Agung mengungkapkan, mantan penguasa 
orde baru tersebut saat ini masih dalam keadaan kritis dan belum bisa bicara. 
Tim dokter masih berupaya melakukan tindakan perawatan guna mencegah penurunan 
kondisi yang lebih buruk.(SMS)

Kirim email ke