Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Semua pakar politik internet yang saya muliakan.
Saudara saya se bansa dan se agama, seandainya Acheh ini di bagi 2 atau 3
berarti Acheh sudah tamat dan hilang nama Acheh di permukaan Bumi ini, saudara
boleh mencatat apa yang saya tulis ini dan kalau saudara panjang umur bisa
saudara buka lagi yang saudara catat ini setelah 100 tahun kedepan atau saudara
wariskan ke anak atau ke cucu saudara, apa yang saudara catat di dalam catatan
ini, benar atau tidak waktulah yang menentukan, kalau analisa saya akan terjadi
kepada kenyataan. alasan saya.
1- Penambahan Tranmigrasi besar besaran ke Acheh,yang sedang di lakukan
sekarang ini oleh RI.
2- Program Pemerintah Indonesia adalah menjawakan seluruh etnis yang ada di
pelosok desa di seluruh indonesia.
3- Penambahan tentara besar-besaran dengan alasan 2 KODAM untuk 2 propinsi.
4- Penambahan POLRI dengan alasan 2 POLDA untuk 2 propinsi.
5- Penambahan intansi pemerintahan tapi orang di rekrut dari jakarta seperti
kejadian di Lampung atau Riau.
Dengan lima alasan ini sangat kuat Bansa Acheh akan hilang di permuakaan bumi
ini.
Saudara saya se bansa dan se Agama. kita harus sangat hati-hati untuk
menangkapi isu-isu ALA atau ABAS karena yang mengkumandangkannya bukan Bansa
Acheh melainkan bangsa Jawa yang sudah lama tinggal di Acheh sama juga halnya
yang di tanah gayo, di gayo sudah dikuasai oleh orang jawa yang sudah lama
bertranmigrasi di gayo, mengakunya orang gayo padahal orang asli jawa.
Saudara saya se bansa dan se agama, jangan kita bikin lagi sejarah kedepan di
Acheh tapi lihat sejarah yang sudah terjadi di daerah lain seperti di
Jakarta,Lampung,Riau,Jambi dan Medan,
# jakarta asli orang betawi siapa yang kuasai sekarang.
# Lampung 65% orang jawa dan yang kuasai pemerintahan juga arang jawa.
# Riau 45% orang jawa belum sempat di kuasai oleh orang jawa tapi akan
# Jambi 40% orang jawa belum dapat di kuasai oleh orang jawa tapi akan.
# Medan 30% orang jawa belum dapat di kuasai oleh orang jawa tapi akan.
# Acheh 15% orang jawa sudah mulai di kuasai oleh orang jawa, tampuk pimpinan
BRR orang jawa ,tampuk pimpinan militer orang jawa, makanya ngak segan-segan
untuk menghabiskan nyawa bansa Acheh karena di anggap bukan bangsanya sendiri.
Saudara se bansa dan se agama, jangan lupa sejarah Program KB (keluaga
berencana) yang usulkan program KB orang jawa, tapi pada saat itu KB tidak
berlaku di pulau jawa hanya berlaku di pulau-pulau lain di luar pulau jawa.
Saya sangat mengharap kepada mantan pimpinan GAM yang sudah mendapat sedikit
jabatan atau uang dari pemerintah RI supaya jangan sok suci sekarang untuk
mendengungkan perdamaian di Acheh, pada dasarnya semua manusia ini rindu
perdamaian dan sangat mencintai kedaimaian, kedamaian di Acheh kita harus
melihat dari dua sisi untung atau ruginya.
pertama. semua bansa Acheh sangat senang dengan telah terjadi perdamaian di
Acheh karena sudah sangat lama terjadi konflik di tanah kelahirannya dan sampai
anak nya terlantar sekolah atau ke pengajian dan juga sangat susah untuk
membiayi keluarganya karena tidak bisa mencari nafkah disebab kan dengan
sweping dimana mana.(untung)
kedua.kedamaian di Acheh di mamfaatkan oleh bangsa jawa masuk ke Acheh untuk
mengkikis bansa bansa Acheh dengan pelan-pelan atau menghancurkan kultur dan
budaya Acheh malah sampai untuk menghabiskan etnis Acheh dengan cara
pelan-pelan (ini sangat merugikan bagi bansa Acheh sendiri kalau di biarkan
terlalu lama).
Pengungsi jawa yanu dulu pulang ke medan sekarang sudah balik lagi ke Acheh
karena acheh dianggap sudah aman,Apakah ini menguntungkan untuk Acheh atau
merugikan kepada bansa Acheh sendiri ?????
Terima kasih atas perhatian saudara-saudara se iman.
T. MUSA
---------------------------------
Get the name you always wanted with the new y7mail email address.