http://freeacheh.info/Bahasa/Siaran+Press/4
FreeAcheh.info
The Preparatory Committee of the Free Acheh Democratic Movement
Siaran Press document.title += " : Siaran Press";
Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik
(Preparatory Committee of the Free Acheh Democratic)
Siaran Press
Untuk Disiarkan Segera
Kebebasan berdemokrasi bangsa Acheh adalah tanggung jawab semua pihak
Seminggu setelah kami keluarkan deklarasi untuk menyambung kembali perjuangan
kemerdekaan, meskipun tidak mendapat publikasi meluas dari media di Acheh
maupun Nusantara, tetapi deklarasi ini cukup mendapat respon dari para wartawan
di luar negeri yang mengontak sekretariat. Juga dari bangsa Acheh sendiri,
terutama mereka yang punya akses internet.
Salah seorang Representative GAM di AMM, telah merespon deklarasi kami dan
memberi label tertentu kepada Komite ini, namun kami jelaskan bahwa kami tidak
tertarik untuk berkonflik dengan bangsa kami sendiri. Seperti apa yang telah
tertulis dalam deklarasi diikuti dengan respon, Komite ini adalah independen
dan selebihnya kami serahkan kepada bangsa Acheh untuk menilai. Target kami
adalah jelas, pemerintah Indonesia dan para nasionalist-nya adalah musuh kami
dalam usaha mengembalikan kedaulatan Acheh.
Pada kesempatan ini kami ingin menjelaskan kepada bangsa kami perihal adanya
suara-suara yang dialamatkan kepada kami sebagai pihak yang berusaha
menghalangi proses perdamaian atau menciptakan instabiliti. Kami menolak semua
argumen tersebut karena semua itu didasari oleh kurangnya pemahaman demokrasi
oleh pihak pro-otonomi dan pihak Indonesia, sehingga mereka tidak dapat
memahami makna demokratik yang kami usung dalam Komite ini.
Sebagai suatu pergerakan demokratik maka perjuangan kami adalah anti kekerasan
(non violence), karena itu tidak ada alasan bagi semua pihak untuk menggunakan
kekerasan dalam menghalangi perjuangan kami, tidak ada suatu dasar yang dapat
dipakai oleh pihak Indonesia untuk melancarkan operasi militer atau menggunakan
cara khasnya yaitu kekerasan untuk membasmi bangsa Acheh. Untuk itu, semua
pihak harus memberi komitmen bagi ketenangan bangsa Acheh dalam menjalankan
kehidupannya, mengamalkan ideologinya, memelihara nasionalism-nya, memberi
ruang untuk berpikir secara independen, mendapatkan akses informasi, serta
melindungi kepentingan ekonominya.
Dalam theori perdamaian, kondisi yang terjadi di Acheh masih dalam kategori
perdamaian negatif (negative peace) dan belum memasuki pada tahap perdamaian
positif (positive peace). Karena ianya masih dalam tahap di mana monitoring
mission masih diperlukan, juga sejumlah dukungan bantuan kemanusian masih
berlangsung. Sedangkan positive peace di mana suatu perdamaian akan bertahan
adalah ketika semua hak-hak publik dan perangkat sosial politik disediakan.
Demokrasi (bukan hanya formaliti), keadilan, pemerintah yang bersih adalah
diantara syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam mengaktualisasi perdamain
positif. Akan tetapi menjadi suatu pertanyaan bagaimana pihak-pihak yang
mengaku terlibat dalam membangun perdamaian atau para pendukung perdamaian
berkeyakinan dapat menciptakan perdamaian positif dan berkesinambungan, jika
atasnama perdamaian mereka menghalangi kebebasan rakyat untuk berbicara dan
bertindak menurut keyakinan politik mereka, menghalangi hak publik untuk
mendapatkan informasi, meniadakan aspirasi-aspirasi politik rakyat, dan
atasnama perdamaian mereka membiarkan kejahatan kemanusiaan sebelum MoU
Helsinki berlalu tanpa pengadilan.
Sama halnya dengan mengatasnamakan kemerdekaan lalu menghancurkan kemerdekaan
individual. Maka konsep perdamaian yang tengah dijalankan adalah seperti
membangun rumah tanpa fondasi dan pilar, hanya atap yang menggantung yang
nantinya akan runtuh dan menghancurkan seluruh society di bawahnya.
Oleh sebab itu semua pihak bertanggung jawab dalam menjamin kebebasan bangsa
Acheh untuk memilih, berbicara, bertindak maupun berjuang untuk kemerdekaan
dalam kerangka demokrasi demi tercapainya perdamaian positif.
New York, 31 Januari 2006
signed
Eddy L. Suheri
Jurubicara sementara
[EMAIL PROTECTED]
Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami:
New York:
Tel/Fax. +1 718 337 8843
Stockholm:
Tel. + 46 739 756532
e-mail. [EMAIL PROTECTED]
website. www.freeacheh.info
Pertanyaan juga dapat ditujukan langsung kepada para anggota komite yang
membidangi masalah-masalah berhubungan pernyataan di atas.
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
----------------------------------------------------
Siaran Press Sebelumnya:
Giliran Kita Akan Tiba
Dukacita Untuk Korban Musibah Gempa
Lokalisasi Pelanggaran HAM Di Acheh
RAKYAT ACHEH PERLU MEMAHAMI SITUASI DAN MUSLIHAT POLITIK
Siaran Press: Joint Forum Komite Ucapkan Selamat Kepada Para Anggota Baru
Milisi Anti Demokrasi KPA kembali lakukan penculikan dan pemukulan di Pase
Refleksi Setahun Pendirian Komite
Maklumat Komite Atas Berpulang ke Rahmatullah Tgk. Ghazali Abdul Hamid
Tindakan Segera: Dua orang aktivis diculik menjelang Pilkada
AMANAT MILAD ACHEH MERDEKA YANG KE-30 4 DESEMBER 1976 - 4 DESEMBER 2006
Perhatikan Siasat Kolonialis dan Bersatu Dalam Perjuangan Tanpa Kekerasan
Pandangan Komite Tentang Situasi Semasa di Acheh
Demo 1 Mei di Stockholm: Protes terhadap penjahat perang dan
pelanggar-pelanggar HAM Aceh paska tsunami
Insiden Peudawa Membuktikan Indonesia Sebagai Musuh Perdamaian
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.