http://www.tempointeraktif.com/read.php?NyJ=cmVhZA==&MnYj=MTIwMDY5
Seorang Polisi Militer Tewas Ditembak di Aceh Sabtu, 29 Mar 2008 | 22:22 WIB TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Sersan Satu Ujang, anggota Polisi Militer (POM) Kodam Iskadar Muda, Sabtu (29/3) sekitar pukul 02:00 WIB dinihari, tewas ditembak orang tak dikenal di kawasan stadion Lhong Raya, Banda Aceh. Panglima Kodam Iskandar Muda Mayor Jenderal Supiadi AS. mengatakan peristiwa itu terjadi saat Sertu Ujang yang mengendarai mobil sewaan bersama tiga rekannya, yakni Prajurit Kepala Gardon dan dua warga sipil, sedang melintas di stadion Lhong Raya. Tiba-tiba di persimpangan mereka diserempet oleh seorang pengendara sepeda motor. Orang tersebut kemudian langsung melepaskan tembakan ke arah Sertu Ujang. Korban langsung tewas di lokasi karena peluru mengenai bagian kepala korban. "Kalau kita lihat dari bukti seperti selongsong pelurunya, yakni kaliber 5,56 milimeter, senjata yang digunakan pelaku bukan pistol, tapi laras panjang. Bisa jadi M-16 atau AK," kata Supiadin. "Tapi, kami akan terus menyelidiki motif dan latar belakang kejadian itu." Para pelakunya langsung melarikan diri setelah melakukan aksinya dalam kegelapan malam. Pangdam menjelaskan, satu dari dua warga sipil yang berada dalam satu mobil dengan korban kini sedang dalam pengamanan sebagai saksi. "Dua rekan anggota saya itu adalah mantan kombatan, tapi yang jelas ini tidak ada hubungannya dengan politik," ujar Supiadi. "Saya sangat prihatin, di Kota Banda Aceh yang seharusnya aman ini ternyata ada senjata yang beredar. Kami akan usut kasus ini hingga tuntas." Jenazah Sertu Ujang sempat hendak dipulangkan ke kampung halamannya di Palembang, Sumatera Selatan. Namun, pihak keluarga akhirnya membawa Jenazah korban ke kampung halaman istrinya di Kota Subulussalam untuk di makamkan. Adi Warsidi
