Selasa, 23 September 2008 | 05:36
Bank Mandiri Dirampok 2 Goni Uang Dibawa Kabur

  
---------------------------------
    MEDAN-Cash Outlet (CO) Bank Mandiri Darma Agung Jalan TD Pardede/Jalan 
Bantam disantroni perampok bersenjata api (senpi), Senin (22/9) sekira pukul 
12.45 WIB. Akibatnya perampok itu berhasil menggodol 2 goni uang diduga berisa 
miliaran rupiah. 

Dengan gerak cepat perampokan di depan Universitas Darma Agung (UDA) 
berlangsung sekira 5 menit. Para perampok bergegas meninggalkan lokasi dengan 
terlebih dahulu meletaskan tembakan menakuti warga supaya mereka tenang 
melarikan diri. 

Keterangan yang diperoleh di tempat kejadian menyatakan, perampok berjumlah 6 
orang memakai topeng dengan menggunakan senpi laras panjang jenis AK 47 dan 
pistol jenis FN. Perampokan pada siang bolong ini sangat mengejutkan para 
nasabah yang saat itu berada di dalam. Mereka kemudian disuruh merunduk dan 
tidak bergerak, sedangkan pegawai bank diminta segera menunjukkan brankas dan 
mengeluarkannya. 

Triwan Saragih (23) nasabah yang berada di dalam bank saat perampokan ketika 
ditanya wartawan mengatakan, saat itu dia hendak menarik uang guna pembayaran 
uang kuliahnya. Namun tiba-tiba dikejutkan masuknya 6 perampok, 4 memakai 
topeng dan 2 memakai helm, sambil menodongkan senjata. 

“Aku gak jelas, mereka pakai senpi apa saja. Yang ku tahu 1 bawa senjata laras 
panjang dan 1 lagi pakai pistol,” tukas mahasiswa tingkat 3 Universitas Darma 
Agung tersebut.

Sementara itu, Satpam bank Van Azwar Siagian kepada petugas mengatakan, dia 
tidak dapat bergerak karena senjatanya segera diambil perampok yang menodong 
kepalanya. “4 orang masuk sedangkan satu orang lagi menjaga pintu sambil 
menenteng senjata api laras panjang,” ujar Azwar.

Setelah melumpuhkan petugas Satpam, kedua pelaku langsung menuju ruang kas. 
Sedangkan empat palaku lainnya menunggu di luar dengan sepedamotor. 
Selanjutnya, pelaku langsung mengancam Kepala Cabang Hendri Tampubolon untuk 
menyerahkan uang yang tersimpan di dalam brangkas. Tak berapa lama, kedua 
pelaku langsung ke luar dengan menenteng tiga goni yang diyakini berisi uang.

Hendri Tampubolon salah seorang staf di bank tersebut saat ditanya wartawan 
menyatakan, sampai saat ini mereka belum mengetahui berapa kerugian yang 
dialami bank. “Penghitungan kerugian segera kita lakukan begitu kepolisian usai 
melakukan pemeriksaan disini,” tukasnya.

Kapoltabes Medan AKBP Aton Suhartono yang langsung melakukan peninjauan kepada 
wartawan dalam menyatakan, dari keterangan awal terhadap beberapa saksi 
perampok berjumlah 6 orang, 4 masuk ke dalam 2 menjaga di luar.
“Satu senpi milik satpam diambil oleh perampok. Belum diketahui berapa banyak 
jumlah uang yang berhasil diambil mereka. Saat petugas terus melakukan olah TKP 
dan memeriksa beberapa saksi,” ujarnya lagi.(min)


       

Kirim email ke