KITA AKAN MENYAKSIKAN APAKAH BENAR2 HASAN TIRO
  MAU MASUK KEDALAM BINGKAI NKRI 
  BHINNEKA TUNGGAL IKA
   
  
   
  KALAU HASAN TIRO 
  MATI DALAM PERJALANAN KE ACEH
  MALIK MAHMUD DAN ZAINI ABDULLAH YANG
  BERTANGGUNG JAWAB.
   
   
  SEKARANG HASAN TIRO SEDANG BELAJAR
  MOU YESSSSSSSSSSSSSSSSSS
  NKRI YESSSSSSSSSSSSSSS
  MERDEKA NOOOOOOOO
   
  http://www.theglobejournal.com/detilberita.php?id=861
   
  Hasan Tiro Turis ke Aceh 
  
---------------------------------
    M Rizal | The Globe Journal

Sabang Kabar kepulangan Wali Nangroe Hasan Tiro ke Aceh pada 11 Oktober 2008 
sudah dinanti-nantikan oleh masyarakat Aceh yang ingin melihatnya dari dekat 
sosok pemimpin yang sempat menggegerkan duia tersebut. Namun tidak demikian 
halnya dengan pihak kepolisian Daerah Nangroe aceh Darussalam bahkan tidak ada 
pengamanan dan pengerahan anggota khusus untuk mengawal wali nangroe  pulang ke 
Aceh. Hal tersebut disampaikan Kapolda Irjen Pol Rismawan setelah meninjau 
lokasi pos penertiban arus mudik lebaran di terminal ferry penyeberangan 
Balohan Sabang Kamis (25/9). 
   
  Menurutnya walau tidak ada perlakuan khusus termasuk pengamanan yang 
berlebihan namun pihaknya akan tetap memberikan pelayanan sesuai dengan 
ketentuan yang berlaku bagi turis-turis lainya yang ingin ke Indonesia termasuk 
Aceh. “Dia kan bukan pejabat Negara untuk apa pengamanan khusus, kalau 
dibutuhkan pun kita hanya wajib memberikan perlakuakn yang sama dengan 
turis-turis lainya yang ingin berkunjung ke Indonesia dengan catatan semua 
persyaratan termasuk paspornya harus sudah lengkap,” imbuhnya.
   
  Dia juga menambahkan soal kepulangan Wali Nangroe merupakan hak pribadi 
seseorang dan secara individual saja sama halnya dengan saat kita ingin 
mengujungi daerah lain dengan tujuan pulang kampung dan tentunya perlakuan 
khusus dan sambutan meriah akan diperoleh dari teman-teman kita sekampung 
secara interent saja.[003]
   
          Sabtu, 27 September 2008 | 10:56
Semua Warga Asing Bebas Masuk
Pangdam IM: Perlakuan Biasa buat Hasan Tiro
  
---------------------------------
  BANDA ACEH-Terkait bakal kedatangan Hasan Tiro ke Aceh pada 11 Oktober, 
nanti, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda, Mayjen TNI 
Soenarko mengakatan, tidak ada pengamanan khusus terhadap Hasan Tiro. Menurut 
Pangdam IM Hasan Tiro merupakan warga negara asing yang berkunjung ke Aceh, 
jadi perlakuannya juga sama seperti warga negara asing lainnya.

Pangdam mengungkapkan semua warga asing bebas masuk ke Aceh pascadamai. “Apa 
beda dia (Hasan Tiro-red) dengan warga asing lainnya. Sama, kan. Jadi jangan 
dibesar-besarkan-lah,” ujar Pangdam IM, Kamis malam (25/9), seusai berbuka 
puasa dengan tokoh agama, masyarakat, dan Muspida Aceh di kediaman Panglima, di 
Blangpadang.

Pangdam IM menjelaskan, prosedur pengamanan yang dilakukan TNI adalah untuk 
mengamankan kedatangan presiden atau wakilnya, tamu negara RI atau kepala 
negara asing. "Kalau mau tanya tentang pengamanan, silakan tanya pada Kapolda," 
kata Soenarko.

Ketika disinggung tentang ‘benang merah’ Hasan Tiro dengan konflik Aceh. 
Soenarko menegaskan saat ini Aceh sudah damai dan tidak ada konflik lagi. Ia 
pun menuturkan damai yang dirasakan masyarakat sama seprti dirinya, karena 
hampir tiap hari ia dan istrinya berjalan keliling kota, hanya berduaan saja.

Seusai menjawab hal itu, Soenarko balik bertanya kepada wartawan: “Kalian ini 
bagaimana. Sekarang Aceh, kan, sudah aman, kenapa konflik dikait-kaitkan lagi. 
Itu cerita lama. 

Kalau ada yang bilang sekarang masih konflik, bisa saya tangkap orangnya,” 
tegas Pangdam.
Hadir pada acara itu, Kapolda Irjen Rismawan, Wagub Muhammad Nazar, sejumlah 
kepala dinas provinsi Aceh, Ketua DPRK Muntasir Hamid, pejabat tinggi Makodam 
IM, dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Mengisi selang waktu berbuka, Kabintaldam IM Letkol Drs.H.Ahmad Husen 
memberikan tausiah tentang tawakal di bulan Ramadhan. Siraman rohani sekilas 
yang penuh contoh-contoh kehidupan dengan ditimpali ‘gojlokan-gojlokan’ ringan 
tak terasa geer-geer-an pun terlontar dari mulut para undangan.

Santuni Anak Yatim

Sebelum berbuka puasa bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala dinas, dan 
Muspida Aceh, dan wartawan. Pangdam dan istri Ny Rini Soenarko menyantuni 69 
anak yatim yang tinggal di sekitar lingkungan asrama tentara yang ada di Kota 
Banda Aceh.

Puluhan anak yatim yang hadir disana, berusia mulai tingkatan sekolah dasar 
hingga mahasiswa. Pangdam IM didampingi Ny.Rini Soenarko memberikan wejangan 
dan kata-kata penyemangat kepada anak-anak yatim tersebut, agar bersabar dan 
tidak kenal putus asa menjalani hidup.

Setelahnya, istri orang nomor satu di Kodam IM, memberikan bingkisan berupa 
penganan dan makanan waralaba fried chiken serta minuman segar untuk berbuka 
puasa. Selain itu, uang tunjangan hari raya (THR), yang kata Rini, agar 
anak-anak bisa membeli apa yang mereka suka dengan THR tersebut. (ian)
                   ke Aceh 

       

Kirim email ke